Berita

Delapan Anggota DPRK Lanny Jaya Jalur Otsus Resmi Dilantik, Perkuat Representasi Adat

WAMENA, TOMEI.ID | Delapan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Lanny Jaya dari jalur Otonomi Khusus (Otsus) periode 2025–2030 resmi dilantik dalam Rapat Paripurna Istimewa yang digelar di Tiom, pada Selasa (14/4/2026) kemarin. Pelantikan ini menandai penguatan representasi masyarakat adat dalam struktur legislatif daerah.

Rapat paripurna tersebut menjadi bagian penting dari implementasi kebijakan Otonomi Khusus Papua yang menempatkan orang asli Papua sebagai subjek utama dalam proses pembangunan, termasuk di lembaga politik daerah.

Prosesi pengambilan sumpah/janji dipimpin oleh Ketua Pengadilan Negeri Wamena, Hirmawan Agung Wicaksono, dan disaksikan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta masyarakat.

Sidang dibuka oleh Wakil Ketua I DPRK Lanny Jaya, Wim Kogoya, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) Gubernur Papua tentang pengangkatan anggota DPRK melalui mekanisme jalur Otsus.

Bupati Lanny Jaya, Aletinus Yigibalom, dalam arahannya menegaskan bahwa pelantikan tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

“Saudara-saudara adalah perpanjangan tangan rakyat di kampung-kampung. Jabatan ini adalah titipan. Gunakan untuk merumuskan kebijakan yang berpihak pada kebutuhan dasar seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur kampung, dan pemberdayaan ekonomi berbasis potensi lokal,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara lembaga legislatif dan eksekutif dalam mengawal implementasi dana Otsus agar tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat.

“Kita ingin setiap rupiah dana Otsus kembali ke rakyat dalam bentuk pelayanan yang nyata,” tambahnya.

Masuknya delapan anggota melalui jalur Otsus diharapkan mampu memperkuat fungsi representasi DPRK, khususnya dalam menyuarakan aspirasi masyarakat adat serta mendorong kebijakan yang lebih inklusif dan berkeadilan.

Pelantikan ini menjadi langkah strategis dalam memastikan Otonomi Khusus tidak berhenti pada kebijakan, tetapi benar-benar terwujud dalam kerja nyata yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat dan mempercepat pembangunan di Lanny Jaya. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

DPR Papua Tengah Desak Kapolda Jelaskan Perkembangan Kasus Dogiyai

NABIRE, TOMEI.ID | Wakil Ketua I DPR Papua Tengah, Diben Elaby, meminta Kapolda Papua Tengah…

5 jam ago

KADIN Dogiyai Dorong Kopi Kembali Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat

NABIRE, TOMEI.ID | Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Dogiyai, Amatus Anouw, mendorong masyarakat…

6 jam ago

IPMADO Tuding Eks Kapolres Dogiyai Yocbeth Mince Mayor Otak Pembunuhan Juventus Edowai

NABIRE, TOMEI.ID | Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Dogiyai (IPMADO) Kota Studi Nabire menuding mantan Kapolres…

6 jam ago

Polda Papua Barat Tetapkan Dua Tersangka Kematian Presenter TVRI Yanto Idorway

MANOKWARI, TOMEI.ID | Polda Papua Barat menetapkan dua orang berinisial D dan P sebagai tersangka…

1 hari ago

Perdana Ikut Kriyanusa 2026, Dekranasda Deiyai Bawa Noken dan Kerajinan Khas ke Panggung Nasional

JAKARTA, TOMEI.ID | Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Deiyai untuk pertama kalinya membawa produk…

1 hari ago

Dari Buku ke Diskusi, IPM-IDAKI Gerakkan Budaya Literasi di Kampung Harapan

NABIRE, TOMEI.ID | Ikatan Pelajar dan Mahasiswa/Mahasiswi Idadagi Kigamani (IPM-IDAKI) kembali menggelar kegiatan Lapak Baca…

1 hari ago