Foto: Tangkap Layar.
NABIRE, TOMEI.ID | Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Papua Tengah kembali membuka dan melaksanakan survei gelombang II dalam rangka memperkuat pendataan sumber daya manusia (SDM) kesehatan di wilayah tersebut. Survei ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari evaluasi pelaksanaan survei gelombang pertama yang menunjukkan masih terdapat responden yang belum mengisi data secara lengkap.
Kegiatan survei ini bertujuan untuk memperoleh data tenaga kesehatan yang akurat, terkini, dan komprehensif sebagai dasar perencanaan kebutuhan tenaga kesehatan di Provinsi Papua Tengah.
baca juga: DKP Papua Tengah Dorong Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Empat Kabupaten
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Papua Tengah, dr, Agus, mengajak berbagai kelompok sasaran untuk berpartisipasi dalam pengisian survei, di antaranya siswa dan siswi SMA/SMK bidang kesehatan, mahasiswa kedokteran umum, mahasiswa kedokteran gigi, koas, tenaga kesehatan, hingga tenaga medik yang berasal dari maupun bekerja di wilayah Papua Tengah.
Pengisian survei gelombang II ini dibuka pada 4 hingga 17 Maret 2026, dan dapat diakses melalui tautan yang telah disediakan sesuai kategori responden.
Adapun kategori survei yang dapat diikuti meliputi:
1. Survei bagi siswa/siswi SMA/SMK Kesehatan
https://forms.gle/qA3upLjmifS8g9ncA
2. Survei bagi tenaga kesehatan
https://forms.gle/P9WPXreqbFjiEeLB8
3. Survei bagi mahasiswa kedokteran umum/dokter gigi/koas
https://forms.gle/LokgKZMvLE4tCEPU8
4. Survei bagi tenaga medik
https://forms.gle/D4zZ7Zpy86BZc32X8
Sementara itu, Kepala Bidang Sumber Daya Manusia (Kabid SDM) Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Papua Tengah, Kristianus Tebai, mengimbau kepada seluruh pihak agar turut membantu menyebarluaskan informasi survei ini kepada tenaga kesehatan di wilayah masing-masing.
baca juga: Sinkronisasi Data Sektoral, Bapperida Papua Tengah Perkuat Perencanaan Pembangunan Berbasis Data
“Survei ini kami lakukan untuk memetakan tenaga kesehatan, termasuk siswa SMA kesehatan dan mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan kedokteran umum maupun kedokteran gigi. Kami berharap survei ini dapat diisi serta diteruskan kepada seluruh tenaga kesehatan di wilayah masing-masing,” ujar Kabid SDM Dinkes Papua Tengah.
Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap dapat membangun basis data SDM kesehatan yang lebih kuat dan terintegrasi, sehingga perencanaan kebutuhan tenaga kesehatan di Papua Tengah dapat dilakukan secara lebih tepat sasaran serta mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat. [*].
NABIRE, TOMEI.ID | Pengurus Cabang Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Nabire St. Albertus…
JAYAPURA, TOMEI.ID | Menteri HAM dan Hukum Universitas Cenderawasih mengecam tindakan aparat dalam pembubaran aksi…
JAYAPURA, TOMEI.ID | Massa aksi Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Wilayah Numbay Titik Expo Waena…
MANOKWARI, TOMEI.ID | Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Wilayah Mnukwar bersama Sektor Mapega menggelar aksi…
NABIRE, TOMEI.ID | Menteri Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (MenHAM) RI, Natalius Pigai, tiba di…
JAYAPURA, TOMEI.ID | Aksi mahasiswa Universitas Cenderawasih (Uncen) bersama Komite Nasional Papua Barat (KNPB) dan…