Berita

Dinkop UKM Dogiyai Perkuat Ekonomi Kampung, Minimarket dan Bantuan Kios OAP Digenjot

DOGIYAI, TOMEI.ID | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dogiyai, melalui Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) terus memperkuat ekonomi berbasis usaha rakyat dengan mendorong pembangunan minimarket di sejumlah kampung serta memberikan dukungan kepada pelaku usaha Orang Asli Papua (OAP).

Program tersebut diarahkan untuk memperluas aktivitas ekonomi hingga ke tingkat kampung sekaligus membuka ruang yang lebih besar bagi masyarakat lokal untuk terlibat dalam kegiatan perdagangan. Pemerintah daerah menempatkan usaha kecil dan menengah sebagai salah satu penggerak perputaran ekonomi masyarakat.

Pada 24 September 2026, pembangunan minimarket difokuskan di sejumlah kampung, yakni Kampung Idadagi, Makidimi, Egebutu, dan Idakebo. Program tersebut diarahkan untuk memperpendek rantai distribusi barang, membantu menekan harga di tingkat masyarakat, serta memperkuat akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Dogiyai, Fabianus Pekei, mengatakan pembangunan minimarket tersebut melibatkan 100 persen tukang lokal Orang Asli Papua (OAP).

Menurutnya, pelibatan tenaga kerja setempat dilakukan agar anggaran pembangunan tidak hanya menghasilkan fasilitas fisik, tetapi turut memberikan manfaat ekonomi secara langsung kepada masyarakat Dogiyai.

“Dalam rangka mengangkat usaha kecil dan menengah, karena kami percaya usaha kecil masyarakat adalah nadi perekonomian rakyat. Kami sengaja libatkan tukang-tukang lokal OAP agar uang pembangunan berputar di Dogiyai sendiri,” ujar Fabianus Pekei, Kamis (24/9/2026).

Bagi Pekei, keterlibatan tukang lokal menjadi bagian penting dalam menjaga agar manfaat pembangunan tetap berputar di daerah. Dengan memanfaatkan tenaga kerja masyarakat setempat, pendapatan dari kegiatan pembangunan diharapkan kembali masuk ke dalam aktivitas ekonomi masyarakat melalui konsumsi dan usaha lokal.

Selain pembangunan minimarket, Dinas Koperasi dan UKM juga menyalurkan bantuan paket sembako kepada sejumlah kios milik OAP yang aktif dan konsisten menjalankan usaha. Bantuan tersebut ditujukan untuk memperkuat ketersediaan barang dagangan sekaligus membantu menjaga keberlangsungan usaha masyarakat di tingkat kampung.

Fabianus menegaskan, program tersebut tidak hanya berorientasi pada pembangunan fasilitas perdagangan, tetapi juga diarahkan untuk membangun ekosistem ekonomi yang memberikan ruang lebih besar kepada masyarakat Dogiyai sebagai pelaku utama kegiatan usaha.

“Impian kami di Dinas Koperasi dan UKM adalah terwujudnya demokrasi ekonomi yang sejati: Dari Rakyat Dogiyai, Oleh Rakyat Dogiyai, dan Untuk Rakyat Dogiyai. Itu yang terus kami gencarkan melalui ekonomi pro-rakyat,” tegasnya.

Ia menambahkan, penguatan usaha rakyat membutuhkan dukungan yang berkelanjutan, terutama melalui keterlibatan pelaku usaha lokal, tenaga kerja setempat, serta penyediaan akses perdagangan yang lebih dekat dengan masyarakat.

Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat fondasi ekonomi kampung, sekaligus membuka peluang usaha baru yang produktif, mandiri, berkelanjutan, dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat lokal.

Melalui pembangunan minimarket dan penguatan kios OAP, Dinas Koperasi dan UKM Dogiyai mendorong agar perputaran ekonomi tidak hanya bertumpu pada distribusi barang dari luar daerah. Modal, tenaga kerja, perdagangan, dan konsumsi masyarakat diharapkan semakin banyak berputar di Dogiyai sehingga usaha rakyat memiliki ruang tumbuh yang lebih kuat. [*]

Redaksi Tomei

Recent Posts

BKPSDM Papua Tengah Perkuat Kompetensi Digital ASN, Microsoft Office Jadi Bekal Kerja Pemerintahan

NABIRE, TOMEI.ID | Badan Kepegawaian, Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Provinsi Papua Tengah memperkuat kompetensi…

1 jam ago

HUT ke-81 TNI di Nabire, Prajurit Didorong Semakin Profesional, Responsif dan Adaptif Hadapi Ancaman

NABIRE, TOMEI.ID | Tentara Nasional Indonesia (TNI) menegaskan pentingnya profesionalisme, kesiapan, integritas, dan kemampuan adaptasi…

2 jam ago

Kemarau Lima Bulan, Air Kali Bedu Siriwo Berubah Keruh, Pdt. Obeth Magai: Fenomena Ini Belum Pernah Terjadi

NABIRE, TOMEI.ID | Kondisi Kali Degeuwa atau yang lebih dikenal masyarakat sebagai Kali Bedu di…

3 jam ago

Bupati Yahukimo Nyatakan Bantuan Mahasiswa di Manokwari Dihentikan, Pemkab Diminta Jelaskan Dasar Kebijakan

MANOKWARI, TOMEI.ID | Persoalan lebih dari 100 mahasiswa asal Kabupaten Yahukimo yang masih bertahan di…

4 jam ago

Dua Hari Bertahan di Gereja, Mahasiswa Yahukimo Tunggu Respons Pemkab soal Hunian

MANOKWARI, TOMEI.ID | Sejumlah mahasiswa asal Kabupaten Yahukimo yang sedang menempuh pendidikan di Kota Manokwari…

14 jam ago

Mahasiswa Yahukimo di Jayapura Desak Pemkab Bangun Asrama bagi Mahasiswa di Manokwari

JAYAPURA, TOMEI.ID | Mahasiswa Yahukimo yang berada di Kota Studi Jayapura mendesak Pemerintah Kabupaten Yahukimo…

16 jam ago