Berita

Disnaker Papua Siapkan Program Kartu Siap Kerja, Fokus Buka Akses Pelatihan dan Lowongan Kerja

JAYAPURA, TOMEI.ID | Dinas Tenaga Kerja Provinsi Papua mulai menyiapkan sosialisasi program Kartu Siap Kerja sebagai upaya membantu masyarakat memperoleh akses informasi terkait pelatihan kerja, program magang, hingga lowongan pekerjaan.

Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesiapan pencari kerja menghadapi kebutuhan dunia industri dan persaingan tenaga kerja yang terus berkembang.

Kepala Bidang Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja Papua, Fransiska Rerey, mengatakan Kartu Siap Kerja disiapkan untuk mempermudah masyarakat mendapatkan informasi dan layanan ketenagakerjaan dalam satu sistem yang terintegrasi.

“Di dalam Kartu Siap Kerja tersedia informasi terkait pelatihan, magang, dan lowongan pekerjaan,” ujarnya di sela kegiatan Job Fair Papua 2026, Selasa (12/5/2026).

Menurut Fransiska, dunia kerja saat ini semakin membutuhkan tenaga kerja yang memiliki kemampuan, keterampilan, dan kompetensi sesuai kebutuhan perusahaan.

Karena itu, masyarakat, khususnya pencari kerja muda, didorong aktif mengikuti berbagai program pelatihan maupun kursus keterampilan yang tersedia, termasuk pelatihan gratis yang difasilitasi pemerintah.

“Paling tidak memiliki kompetensi dan keterampilan yang bisa dipakai saat melamar pekerjaan,” katanya.

Ia menjelaskan program tersebut juga menjadi bagian dari langkah pemerintah daerah dalam menekan angka pengangguran sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia Papua agar mampu bersaing di dunia kerja, baik di sektor swasta maupun pemerintahan.

Selain menyiapkan sosialisasi Kartu Siap Kerja, Dinas Tenaga Kerja Papua juga mencatat adanya peningkatan minat masyarakat dalam mengikuti Job Fair Papua 2026 dibandingkan tahun sebelumnya.

Tingginya antusiasme pencari kerja dinilai menunjukkan kebutuhan masyarakat terhadap akses informasi lapangan pekerjaan masih sangat besar.

Disnaker Papua juga meminta seluruh perusahaan peserta job fair melakukan pendataan terhadap jumlah pelamar yang mendaftar di masing-masing perusahaan.

Data tersebut nantinya akan digunakan sebagai bahan evaluasi pemerintah untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan bursa kerja dan penyediaan program ketenagakerjaan di Papua.

Pemerintah Provinsi Papua berharap program Kartu Siap Kerja dapat menjadi jembatan antara pencari kerja dan dunia usaha, sekaligus membuka peluang kerja yang lebih luas bagi masyarakat Papua di tengah perkembangan kebutuhan industri dan investasi daerah. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Satu Ruang, Banyak Harapan: KLDM Kigamani Dorong Budaya Literasi dari Kampung

DOGIYAI, TOMEI.ID | Di tengah keterbatasan akses pendidikan, Komunitas Literasi Dogiyai Maju (KLDM) Pos Kampung…

7 jam ago

Pemprov Papua Tengah Tutup Halaman Kantor Gubernur dan Runway Bandara Lama hingga 18 Agustus

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah menutup sementara halaman Kantor Gubernur Papua Tengah…

7 jam ago

KNPB Meepago Keluarkan Himbauan Umum Jelang Aksi 15 Agustus di Nabire

NABIRE, TOMEI.ID | Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Meepago mengeluarkan himbauan umum kepada masyarakat yang…

17 jam ago

GERMAS PMKRI Kecam Dugaan Penembakan Tiga Warga di Maybrat

MANOKWARI, TOMEI.ID | Presidium Gerakan Mahasiswa (GERMAS) PMKRI Cabang Manokwari “St. Thomas Villanova”, Yufentus Temorubun,…

18 jam ago

Fransiskus Magai Bantah Isu Mengatasnamakan Banggar DPR Papua Tengah: Jangan Terprovokasi

NABIRE, TOMEI.ID | Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR Papua Tengah sekaligus Ketua Fraksi Gabungan Papua…

18 jam ago

Tiga Warga Diduga Tertembak di Maybrat, Organisasi Katolik Desak Investigasi Independen

MAYBRAT, TOMEI.ID | Organisasi Katolik mendesak penyelidikan yang transparan dan independen atas dugaan penembakan terhadap…

19 jam ago