Berita

Dogiyai Jadi Kabupaten Pertama di Papua Tengah Lantik Pengurus PASI, Siap Cetak Atlet hingga Level Internasional

DOGIYAI, TOMEI.ID | Kabupaten Dogiyai mencatat sejarah baru sebagai daerah pertama di Provinsi Papua Tengah yang resmi melantik kepengurusan Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) periode 2026–2030 secara lengkap, sah, dan sesuai mekanisme organisasi.

Pelantikan yang berlangsung pada Jumat (22/5/2026) itu menjadi tonggak penting kebangkitan olahraga atletik di Dogiyai sekaligus menegaskan keseriusan daerah dalam membangun sistem pembinaan atlet yang terarah dan profesional.

Ketua PASI Provinsi Papua Tengah, Albertus Adii, memberikan apresiasi tinggi kepada PASI Kabupaten Dogiyai karena dinilai mampu menjadi pelopor tempo dalam penataan organisasi olahraga di Papua Tengah.

“Kami memberikan apresiasi kepada PASI Kabupaten Dogiyai yang telah resmi dilantik hari ini. Apresiasi khusus kami sampaikan karena dari delapan kabupaten di Papua Tengah, Dogiyai adalah yang pertama kali melaksanakan pelantikan. Secara organisasi, mereka telah berjalan melalui prosedur dan proses yang tepat,” ungkap Adii.

Menurutnya, langkah cepat dan tertib yang dilakukan PASI Dogiyai layak menjadi panguan bagi tujuh kabupaten lain di Papua Tengah agar segera membangun organisasi olahraga yang profesional, tertib administrasi, dan patuh terhadap aturan organisasi.

Adii menegaskan, kehadiran kepengurusan baru diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet muda potensial yang dapat membawa nama Papua Tengah bersaing di level regional, nasional, hingga internasional.

“Harapan kami, Dogiyai pasti mampu melahirkan atlet muda berprestasi yang bisa memberikan sumbangsih bagi Papua Tengah, baik di tingkat daerah, nasional, maupun internasional. Melalui olahraga, harkat dan harga diri orang Papua bisa diangkat dan dikenal secara luas. Kami ingin memastikan anak-anak muda yang memiliki bakat luar biasa di sini benar-benar mampu bersaing di tingkat regional, nasional, bahkan hingga ke ajang Sea Games. Semua harapan besar ini, niscaya akan kita wujudkan bersama atas izin dan berkat Tuhan,” tambahnya.

Dukungan penuh terhadap kepengurusan baru PASI juga disampaikan Sekretaris Umum KONI Kabupaten Dogiyai, Alfred Pekei. Ia menilai pembinaan atlet usia muda menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan Dogiyai menghadapi berbagai agenda olahraga besar, termasuk Pekan Olahraga Nasional (PON) mendatang di Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Kami dari KONI sangat mendukung langkah ini. Langkah pencarian bibit unggul ini diarahkan guna persiapan menuju ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) yang rencananya akan diselenggarakan di Nusa Tenggara Timur (NTT). Selain itu, momen ini menjadi ruang dan wadah bagi PASI untuk berperan sebagai laboratorium pengembangan bakat bagi pemuda-pemuda Dogiyai yang ingin berkarier di bidang olahraga,” tegas Pekei.

Ia memastikan KONI Dogiyai akan terus membangun kolaborasi dan komunikasi bersama PASI setempat guna memperkuat pembinaan olahraga secara berkelanjutan.

“Apapun yang dilakukan, selama itu hal yang baik, pasti akan kami dukung. Ke depan, kita akan selalu berkolaborasi dan berkomunikasi dalam setiap agenda kerja. Pada prinsipnya, kami di Kabupaten Dogiyai sangat mendukung sepenuhnya setiap langkah dan program yang dijalankan PASI,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua PASI Kabupaten Dogiyai, Zakarias Agapa, menegaskan bahwa kepengurusan yang baru dilantik tidak hanya berfokus pada agenda seremonial, tetapi langsung bergerak menyusun program nyata untuk menjaring atlet-atlet potensial hingga ke kampung-kampung dan daerah terpencil.

Menurut Zakarias, banyak talenta muda Dogiyai yang selama ini belum tersentuh pembinaan sehingga perlu dirangkul dan diberikan ruang berkembang melalui sistem pelatihan yang terukur.

Sebagai langkah awal, PASI Dogiyai akan menggelar Pekan Olahraga Kabupaten guna mencari bibit-bibit unggul dari seluruh wilayah. Atlet yang terpilih nantinya akan dibina secara intensif sesuai cabang olahraga masing-masing sebagai persiapan menghadapi kompetisi tingkat provinsi maupun nasional.

“Kami akan merangkul anak muda berbakat, terutama yang masih diam dan terpendam di kampung-kampung. Kita akan angkat dan tampung mereka ke kabupaten, lalu ditindaklanjuti dengan pelatihan sesuai program kerja masing-masing cabang olahraga. Tujuannya jelas: mempersiapkan atlet Dogiyai untuk menghadapi tantangan besar di ajang-ajang kompetisi mendatang,” tegas Zakarias. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Pemprov Papua Tengah Perkuat Koperasi Simpan Pinjam, Cegah Kredit Macet dan Koperasi Mati Suri

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah memperkuat tata kelola koperasi simpan pinjam lintas…

2 jam ago

Gubernur Meki Nawipa Tunjuk Emanuel Youw sebagai Juru Bicara

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan…

14 jam ago

Pemprov Papua Tengah Berencana Resmikan Dua PLTS di Kabupaten Puncak, Layani 185 Rumah di Daerah Terisolasi

NABIRE, TOME.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah terus memperluas akses energi bersih bagi masyarakat…

14 jam ago

Pj Sekda Papua Tengah Dorong Pengelola Kepegawaian Kuasai Teknologi Digital

TIMIKA, TOMEI.ID | Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Papua Tengah, Silwanus Sumule, mendorong para pengelola…

15 jam ago

Tery Wahla Dikukuhkan sebagai Kepala SD Negeri Duram, Pendidikan Didorong Jadi Fondasi Penguatan SDM Kimyal

DEKAI, TOME.ID | Ibadah syukuran atas pengukuhan Tery Wahla, sebagai Kepala SD Negeri Duram berlangsung…

16 jam ago

Boma/Kedeikoto Tolak Somasi Jhon Kegou, Persoalan Tanah Adat Yaro Diminta Diklarifikasi

NABIRE, TOMEI.ID | Keluarga besar Boma/Kedeikoto dari Kotomoma, Wiyogei, Modio, Kitakebo, dan Waihai menyatakan menolak…

2 hari ago