Berita

Dua Warga Sipil Terluka di Danggoa, Bupati Intan Jaya Minta Aparat Kedepankan Pendekatan Humanis

NABIRE, TOMEI.ID | Dua warga sipil yang merupakan mama-mama mengalami luka-luka dalam insiden yang terjadi di Kampung Danggoa, Distrik Agisiga, Kabupaten Intan Jaya, Kamis (18/6/2026). Menyikapi peristiwa tersebut, Bupati Intan Jaya Aner Maisini meminta aparat keamanan untuk mengedepankan pendekatan humanis dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah itu.

Aner Maisini mengatakan insiden tersebut terjadi sekitar pukul 13.00 WIT. Berdasarkan informasi yang diterimanya, sebuah drone diduga menjatuhkan bom granat di wilayah Kampung Danggoa sehingga menyebabkan dua warga sipil menjadi korban.

“Drone diduga menjatuhkan bom granat sekitar pukul satu siang di Kampung Danggoa, Distrik Agisiga, Kabupaten Intan Jaya,” ujar Aner Maisini.

Akibat kejadian itu, dua mama-mama yang berada di sekitar lokasi mengalami luka-luka dan segera dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis.

“Akibat kejadian itu, dua masyarakat sipil yang merupakan mama-mama mengalami luka-luka,” katanya.

Pemkab Intan Jaya bersama petugas gereja dan masyarakat setempat kemudian melakukan evakuasi terhadap para korban. Keduanya telah dibawa ke RSUD Sugapa dan saat ini tengah menjalani perawatan.

“Kedua korban telah dievakuasi ke RSUD Sugapa dan sedang ditangani oleh tenaga medis,” jelasnya.

Menanggapi insiden tersebut, Aner menegaskan bahwa keselamatan warga sipil harus menjadi prioritas utama dalam setiap upaya penegakan keamanan. Ia mengingatkan agar pendekatan persuasif dan humanis lebih dikedepankan guna menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan aparat keamanan.

“Kalau kita utamakan kekerasan, masyarakat tidak akan percaya lagi kepada pemerintah dan aparat TNI-Polri. Untuk itu kami minta supaya bisa dilakukan pendekatan yang lebih humanis kepada masyarakat,” tegasnya.

Menurut Aner, kepercayaan masyarakat merupakan fondasi penting dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif sekaligus mendukung percepatan pembangunan di Intan Jaya. Karena itu, ia mengajak seluruh pihak menjaga stabilitas daerah demi kepentingan masyarakat luas.

“Kami berharap semua pihak dapat mendukung pembangunan di Kabupaten Intan Jaya untuk kesejahteraan masyarakat. Dengan suasana yang aman dan penuh kepercayaan, pembangunan dapat berjalan dengan baik dan manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Intan Jaya,” pungkasnya. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Ukkas Buka Sosialisasi Rencana Pangan Papua Tengah, Implementasi Program Jadi Tantangan

TIMIKA, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah menegaskan pembangunan tidak boleh berhenti pada peningkatan…

13 jam ago

Sweeping Alat Tajam di Dogiyai Jadi Sorotan, Kepala Distrik Kamuu dan 8 Kampung Temui Polisi

DOGIYAI, TOMEI.ID | Kepala Distrik Kamuu, Markus Auwe bersama perwakilan 8 kepala kampung menemui aparat…

13 jam ago

Kepala BKPSDM: Mutasi ASN Antar-OPD Papua Tengah Bisa Dilakukan, Ini Syaratnya

NABIRE, TOMEI.ID | Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Provinsi Papua Tengah,…

14 jam ago

Delapan Tahun Deklarasi Manokwari, Karhutla Mengancam Papua: YLBHI Desak Darurat Bencana dan Penghentian PSN Merauke

JAYAPURA, TOMEI.ID | Delapan tahun setelah Deklarasi Manokwari tentang perlindungan hutan Papua ditandatangani, kebakaran hutan…

16 jam ago

Darki Uropmabin: Mahasiswa Papua Harus Ambil Peran dalam Penyelesaian Krisis Kemanusiaan

JAYAPURA, TOMEI.ID | Aktivis mahasiswa Papua sekaligus Menteri Hukum dan HAM BEM Universitas Cenderawasih (Uncen), Darki…

17 jam ago

Jeckson Adii Lantik Pengurus KNPB Sektor Sihupa, Soroti Arah Perjuangan Politik Papua

NABIRE, TOMEI.ID | Ketua I Badan Pengurus Wilayah Komite Nasional Papua Barat (BPW-KNPB) Nabire, Jeckson…

1 hari ago