Berita

Duka di Dekai: Dua Anggota TPNPB Yahukimo Dilaporkan Gugur, TPNPB Klaim Tembak Aparat Militer dalam Serangan Balasan

YAHUKIMO, TOMEI.ID | Situasi konflik bersenjata di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, kembali memanas. Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB mengumumkan dua anggota TPNPB Kodap XVI Yahukimo dilaporkan gugur dalam kontak bersenjata yang terjadi di pusat Kota Dekai, Minggu dini hari (17/5/2026).

Informasi tersebut disampaikan melalui Siaran Pers II Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB tertanggal Senin (18/5/2026) yang diterima tomei.id ini dari juru bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom.

Dalam keterangan tersebut, TPNPB menyebut dua anggota yang gugur merupakan bagian dari Batalyon Yamue, Kodap XVI Yahukimo. Identitas keduanya yakni Yoper Payage dan Marten Heluka.

TPNPB menyatakan kedua anggota tersebut gugur dalam operasi bersenjata di wilayah Dekai dan disebut sebagai bagian dari perjuangan bersenjata TPNPB di Papua.

“Secara resmi kami mengumumkan duka nasional atas gugurnya dua anggota TPNPB pada Minggu, 17 Mei 2026 sekitar pukul 02.00 subuh di pusat Kota Dekai,” demikian pernyataan resmi yang disampaikan Sebby Sambom dalam siaran pers tersebut.

Selain mengumumkan duka nasional, TPNPB juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga kedua korban dan menyebut keduanya sebagai anggota yang aktif dalam operasi bersenjata di wilayah Yahukimo.

Dalam pernyataan yang sama, Komandan Operasi TPNPB Batalyon Yamue, Mayor Dejang Heluka, mengklaim pasukannya melakukan serangan balasan dan menembak satu aparat militer Indonesia di lokasi kejadian usai insiden yang menewaskan dua anggota TPNPB tersebut.

Namun hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak TNI maupun aparat keamanan terkait klaim penembakan terhadap aparat militer tersebut.

Saat ini, tomei.id juga belum memperoleh konfirmasi independen mengenai kronologi lengkap kontak bersenjata yang terjadi di pusat Kota Dekai maupun jumlah korban dari kedua belah pihak.

TPNPB dalam pernyataannya menegaskan bahwa kelompoknya akan terus melakukan perlawanan bersenjata di Papua dan menyerukan dukungan masyarakat Papua terhadap perjuangan kemerdekaan Papua Barat.

Pernyataan tersebut juga berisi ajakan kepada seluruh pasukan TPNPB di berbagai wilayah Papua untuk tetap bertahan dan melanjutkan perjuangan bersenjata.

Siaran pers resmi tersebut ditandatangani oleh Sebby Sambom, Jubir TPNPB OPM, serta penanggung jawab nasional KOMNAS TPNPB-OPM: Jenderal Goliath Tabuni (Panglima Tinggi), Letjen Melkisedek Awom (Wakil Panglima), Mayor Jenderal Terianus Satto (Kepala Staf Umum), dan Mayor Jenderal Lekagak Telenggen (Komandan Operasi Umum).

Situasi keamanan di Yahukimo dalam beberapa waktu terakhir memang dilaporkan terus menjadi perhatian menyusul meningkatnya aktivitas kontak bersenjata antara aparat keamanan TNI dan TPNPB di sejumlah wilayah pedalaman Papua Pegunungan.

Hingga Senin malam, kondisi keamanan di Kota Dekai dilaporkan masih dalam pemantauan aparat keamanan. Aktivitas masyarakat di beberapa titik disebut berjalan terbatas menyusul meningkatnya ketegangan pasca-insiden tersebut.

Hingga malam ini, tomei.id masih terus berupaya memperoleh konfirmasi resmi dari pihak TNI, Polri, Pemerintah Kabupaten Yahukimo, maupun pihak terkait lainnya guna memastikan perkembangan situasi dan keberimbangan informasi. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

KNPB Nabire Ajukan Tujuh Tuntutan, Soroti Konflik dan Penanganan Pengungsi Papua

NABIRE, TOMEI.ID | Badan Pengurus Wilayah Komite Nasional Papua Barat (BPW-KNPB) Wilayah Nabire dengan sikap…

7 jam ago

KNPB Balim Barat dan Ndugama Tolak Rencana Pendataan Ulang Pengungsi oleh KemenHAM RI

WAMENA, TOMEI.ID | Dengan sikap tegas di tengah polemik penanganan pengungsi, Badan Pengurus Wilayah Komite…

7 jam ago

Gubernur Meki Nawipa Perintahkan Delapan Kabupaten Bentuk Satgas Hadapi Karhutla dan Dampak El Nino

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla)…

8 jam ago

Papua Tengah Hadapi Ancaman Karhutla dan Kekeringan, Delapan Kabupaten Dipanggil ke Meja Koordinasi

NABIRE, TOMEI.ID | Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla), kekeringan, serta cuaca ekstrem mulai menekan…

1 hari ago

Kekeringan dan Hujan Es Lumpuhkan Kebun Warga Kuyawage, Bantuan Diminta hingga 2027

TIOM, TOMEI.ID | Kekeringan berkepanjangan yang disusul hujan es berdampak serius terhadap kehidupan masyarakat di…

1 hari ago

BPBD-KP Papua Tengah Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Kekeringan dan Karhutla

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kebakaran dan…

1 hari ago