Berita

Dukcapil Papua Tengah Terima Hibah 24 Ribu Blangko KTP-El dari Kemendagri

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil serta Pemberdayaan Masyarakat Kampung (Dukcapil-PMK) menerima hibah 24 ribu keping blangko Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Penyerahan hibah tersebut dilakukan pada Senin (3/11/2025) sebagai bagian dari upaya pemerintah pusat menjamin ketersediaan blangko KTP-el di seluruh daerah, termasuk provinsi baru hasil pemekaran di Tanah Papua.

Sekretaris Dinas Dukcapil dan PMK Provinsi Papua Tengah, Yeremias Mote, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk dukungan Ditjen Dukcapil Kemendagri dalam optimalisasi pelayanan administrasi kependudukan di daerah.

“Pada hari ini Ditjen Dukcapil Kemendagri menyerahkan sebanyak 24 ribu keping blangko KTP-el kepada Pemerintah Provinsi Papua Tengah. Bantuan ini akan segera kami distribusikan ke delapan kabupaten di wilayah Papua Tengah,” ujar Yeremias Mote melalui sambungan telepon.

Lebih lanjut, Yeremias menjelaskan bahwa distribusi blangko tersebut akan diprioritaskan bagi masyarakat yang belum mengganti KTP lama dari Provinsi Papua ke Papua Tengah, serta untuk penduduk baru yang telah berusia 17 tahun dan wajib memiliki KTP-el.

“Selain itu, blangko juga akan digunakan untuk mencetak data Print Ready Record (PRR) bagi warga yang sudah melakukan perekaman biometrik tetapi KTP-elnya belum tercetak,” jelas mantan Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Nabire itu.

Ia menambahkan, penyaluran blangko KTP-el akan disertai dengan tinta cetak, film, dan ribon yang telah dianggarkan melalui Perubahan APBD Tahun 2025, sesuai arahan Gubernur Papua Tengah, Meki Frit Nawipa.

“Distribusi blangko dan perlengkapan pencetakan akan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing Dinas Dukcapil kabupaten. Untuk teknis pelaksanaannya, kami menunggu arahan Kepala Dinas, Bapak Albert Iyai,” tambahnya.

Menurut Yeremias, langkah cepat Pemprov Papua Tengah dalam mengambil dan mendistribusikan blangko KTP-el ini dilakukan sebagai respon atas berbagai keluhan masyarakat, terutama mereka yang belum mengganti identitas kependudukan dari Provinsi Papua ke Papua Tengah atau belum menerima hasil cetak KTP-el meski sudah melakukan perekaman.

“Kami menerima banyak laporan, terutama dari orang tua yang anaknya sudah melakukan perekaman biometrik dan sedang menempuh kuliah, tetapi KTP-elnya belum tercetak. Dengan adanya hibah ini, kami berharap pelayanan bisa lebih cepat dan merata,” tutup Yeremias. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Pemprov Papua Tengah Gelar Ibadah Oikumene ASN dan Non-ASN, Perkuat Pelayanan Berbasis Iman

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah melalui Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Papua…

2 jam ago

DLH Jayapura Matangkan Penilaian Sekolah Adiwiyata 2026, Libatkan Disdikbud dan WWF Indonesia Program Papua

SENTANI, TOMEI.ID | Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jayapura bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten…

3 jam ago

Gereja KINGMI Jemaat Koya Mei Manokwari Rayakan HUT ke-20, Teguhkan Komitmen Pelayanan dan Persatuan Jemaat

MANOKWARI, TOMEI.ID | Kemah Injil Gereja Masehi Indonesia (KINGMI) Jemaat Koya Mei, Manokwari, Papua Barat…

3 jam ago

KMK Universitas Baliem Matangkan Program Kerja, Alianus Yogomaid Tekankan Organisasi Harus Menjadi Wadah Pelayanan dan Pembinaan

WAMENA, TOMEI.ID | Keluarga Mahasiswa Katolik (KMK) Universitas Baliem (UniBa) Papua menggelar Pekan Orientasi Fungsional…

3 hari ago

Sebagai Wujud Komitmen Iman, Asis Lani Serahkan 50 Sak Semen untuk Pembangunan Gereja Kingmi Bethel Bolakme

WAMENA, TOMEI.ID | Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Papua Pegunungan, Asis Lani, menyerahkan bantuan…

3 hari ago

Mahasiswa Asrama Jayawijaya Manokwari Gelar Kerja Bakti di Amban, Perkuat Budaya Gotong Royong

MANOKWARI, TOMEI.ID | Mahasiswa Asrama Jayawijaya Manokwari menggelar kerja bakti di kawasan Amban, Manokwari, Jumat…

3 hari ago