Berita

Ema Kristina Dogomo Perempuan Mee Pertama Jabat Kasi Pidsus Kajari Nabire

NABIRE, TOMEI.ID | Kejaksaan Negeri Nabire mencatat sejarah baru dengan dilantiknya Ema Kristina Dogomo, S.H., sebagai Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus), Senin (4/5/2026).

Penunjukan tersebut menjadikan Ema Kristina Dogomo sebagai perempuan suku Mee pertama yang dipercaya menduduki posisi strategis di lingkungan Kejari Nabire, Papua Tengah.

Pelantikan dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Nabire, Jusak Elkana Ayomi, sebagai bagian dari rotasi dan promosi jabatan struktural guna memperkuat kinerja institusi penegakan hukum di daerah.

Selain Ema Kristina Dogomo, dalam kesempatan yang sama turut dilantik Shelly Angeline Peetoom, S.H., sebagai Kepala Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti.

Kepala Kejaksaan Negeri Nabire, Jusak Elkana Ayomi, menegaskan bahwa setiap jabatan yang diemban merupakan amanah publik yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan profesionalisme.

“Jabatan adalah amanah yang harus dijaga. Jaksa dituntut bekerja profesional, berintegritas, dan berani menegakkan hukum tanpa intervensi,” tegas Jusak Elkana Ayomi.

Penunjukan perempuan asli Papua dari suku Mee pada posisi strategis di bidang tindak pidana khusus dinilai sebagai langkah progresif dalam mendorong representasi dan kesetaraan, sekaligus memperkuat kualitas sumber daya manusia di lingkungan Adhyaksa.

Secara fungsional, Kasi Pidsus memiliki peran krusial dalam menangani perkara strategis, termasuk tindak pidana korupsi dan kejahatan khusus lainnya. Karena itu, kepercayaan yang diberikan kepada Ema Kristina Dogomo menjadi tanggung jawab besar dalam memastikan penegakan hukum berjalan profesional, transparan, dan berkeadilan.

Dengan komposisi kepemimpinan baru ini, Kejaksaan Negeri Nabire diharapkan semakin solid, responsif, dan berintegritas dalam menjawab kompleksitas persoalan hukum di wilayah Papua, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Solidaritas Merauke Desak Pemerintah Hentikan Proyek PSN Industri Pertahanan di Wanam, Nilai Langgar Hak Masyarakat Adat

JAKARTA, TOMEI.ID | Koalisi organisasi masyarakat sipil yang tergabung dalam Solidaritas Merauke mendesak pemerintah meninjau…

1 jam ago

Gembala Yonas Nambagani dan Tiga Warga Sipil Diklaim Ditangkap Aparat di Intan Jaya, Keberadaan Belum Diketahui

INTAN JAYA, TOMEI.ID | Manajemen Markas Pusat Komite Nasional Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (KOMNAS…

1 jam ago

BREAKING NEWS: Warga Sipil dan Kepala Kampung di Sugapa Dilaporkan Ditangkap Aparat

INTAN JAYA, TOMEI.ID | Sejumlah warga sipil, termasuk seorang kepala kampung di Kampung Jalai, Distrik…

3 jam ago

Komnas HAM Temukan Dugaan Pelanggaran HAM dalam Kematian Okto Tigau dan Markina Sondegau di Intan Jaya

JAKARTA, TOMEI.ID | Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menemukan dugaan pelanggaran hak asasi…

11 jam ago

Pelatihan SDM UMKM Papua Pegunungan Hasilkan 13 Rekomendasi, Pemprov Perkuat Daya Saing Pelaku Usaha OAP

WAMENA, TOMEI.ID | Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Papua Pegunungan menghasilkan 13 rekomendasi strategis untuk…

13 jam ago

SMAN 1 Manokwari Wakili Papua Barat ke Nasional, Siap Rebut Gelar Juara LCC Empat Pilar MPR RI

MANOKWARI, TOMEI.ID | SMA Negeri 1 (SMAN 1) Manokwari kembali mengukir prestasi di bidang akademik.…

22 jam ago