Berita

Empat Tahun Empat Bulan Dibangun, Jemaat Sion 1 Kogopugaida Resmikan Rumah Pastori

AGADIDE, TOMEI.ID | Perjalanan panjang pembangunan yang dilandasi semangat kebersamaan, ketekunan, dan pengorbanan jemaat akhirnya berbuah sukacita besar sekaligus menandai lahirnya fasilitas pelayanan baru bagi jemaat.

Setelah berlangsung selama empat tahun empat bulan, Jemaat Sion 1 Kogopugaida, Klasis Agadide, Koordinator Paniai, KINGMI di Tanah Papua, resmi meresmikan rumah pastori pada Kamis (5/11/2026).

Peresmian rumah pastori tersebut menjadi ungkapan syukur atas perjuangan, kebersamaan, serta dukungan jemaat dan berbagai pihak yang turut mengambil bagian dalam proses pembangunan fasilitas penunjang pelayanan gereja itu.

Ketua Panitia Pembangunan Rumah Pastori Jemaat Sion 1 Kogopugaida, Yohanes Kobepa, mengatakan proses pembangunan rumah pastori dimulai sejak 21 Maret 2021 hingga akhirnya diresmikan pada 5 November 2026.

Menurutnya, perjalanan pembangunan selama empat tahun empat bulan tidak selalu berlangsung dalam waktu singkat dan mudah. Namun, panitia bersama seluruh jemaat terus berupaya menyelesaikan pekerjaan tersebut dengan semangat kebersamaan.

“Selama proses pembangunan berjalan, jemaat tidak membiarkan pekerjaan ini berhenti. Kami tetap membangun dengan semangat dan pertolongan Tuhan. Pembangunan ini dimulai dengan Tuhan dan berakhir juga dengan Tuhan,” ujar Yohanes dalam keterangan tertulis yang diterima tomei.id di Nabire, Jumat (6/11/2026).

Ia menegaskan, selesainya pembangunan rumah pastori tersebut tidak terlepas dari pertolongan Tuhan serta dukungan seluruh jemaat dan pihak-pihak yang turut memberikan perhatian selama proses pembangunan berlangsung.

“Kami bekerja sebagai alat Tuhan untuk menyelesaikan pembangunan ini. Tuhan yang menolong kami selama empat tahun empat bulan hingga rumah pastori ini dapat diselesaikan. Saya menyampaikan terima kasih kepada semua jemaat dan seluruh pihak yang telah memberikan dukungan,” bebernya.

Prosesi peresmian ditandai dengan pemotongan pita oleh Kepala Distrik Aradide, Oktopianus Yogi, S.Sos. Setelah itu, Ketua Klasis Agadide, Pdt. Noppi Nawipa, S.Th., melakukan pembukaan pintu rumah pastori sekaligus menerima penyerahan kunci dari Jemaat Sion 1 Kogopugaida.

Momen tersebut menandai dimulainya pemanfaatan rumah pastori sebagai salah satu fasilitas yang diharapkan dapat menunjang pelayanan gereja dan kehidupan rohani jemaat di wilayah Klasis Agadide.

Dalam kesempatan itu, Kepala Distrik Aradide, Oktopianus Yogi, turut menyampaikan sambutan kepada seluruh jemaat dan undangan yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Sementara itu, doa syukur serta pemberitaan firman Tuhan dipimpin oleh Ketua Klasis Agadide, Pdt. Noppi Nawipa, S.Th., sebagai bagian dari rangkaian kegiatan peresmian rumah pastori.

Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan doa bulanan dan dihadiri unsur Pemerintah Distrik Agadide, kaum intelektual, kalangan profesional, anak-anak perintis gereja, serta umat KINGMI di lingkungan Klasis Agadide.

Yohanes mengatakan pembangunan rumah pastori itu merupakan hasil kebersamaan yang terus dipelihara selama proses pembangunan berlangsung. Menurutnya, dukungan jemaat menjadi kekuatan penting hingga pekerjaan tersebut dapat diselesaikan.

Dengan diresmikannya rumah pastori tersebut, Jemaat Sion 1 Kogopugaida berharap fasilitas itu dapat memberikan manfaat bagi pelayanan pendeta serta menunjang pembinaan dan pertumbuhan kehidupan rohani jemaat.

Rumah pastori tersebut juga diharapkan menjadi bagian penting dalam mendukung pelayanan gereja agar semakin terarah dan mampu menjawab kebutuhan pelayanan di tengah kehidupan jemaat.

Pembangunan yang berlangsung selama empat tahun empat bulan itu kini menjadi bagian dari perjalanan pelayanan Jemaat Sion 1 Kogopugaida. Semangat kebersamaan dan dukungan yang terbangun selama proses pembangunan diharapkan terus dipelihara untuk memperkuat pelayanan gereja pada masa mendatang. [*]

Redaksi Tomei

Recent Posts

Mahasiswa Paniai di Kota Studi Bogor Nyatakan Sikap Soal Situasi Keamanan di Paniai

PANIAI, TOMEI.ID | Situasi keamanan masyarakat sipil kembali menjadi perhatian serius dan memicu kekhawatiran berbagai…

4 menit ago

Laporan BOSDA 2025 SMK Petra Nabire Belum Diberikan, PKN RI Minta Kepala Sekolah Klarifikasi

NABIRE, TOMEI.ID | Belum diserahkannya laporan penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) Tahun Anggaran…

2 jam ago

KOMPASS Desak Kementerian HAM RI Perhatikan Ketimpangan Pendidikan Papua, Anderian Kamo: Pendidikan adalah Hak

JAKARTA, TOMEI.ID | Ketua Umum Komunitas Mahasiswa Papua Se-Sumatera (KOMPASS), Anderian Kamo, mendesak Kementerian Hak…

2 jam ago

TPNPB Klaim Tembak 6 Aparat di Tambrauw, Fasilitas Perusahaan Dibakar

TAMBRAUW, TOMEI.ID | Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Kodap XXXIII Rumana Tambrauw mengklaim telah…

2 jam ago

Tim 11 Ekspedisi Patriot Universitas Airlangga Edukasi Warga Sumber Boga tentang Pengolahan Limbah Rumah Tangga

MANOKWARI, TOMEI.ID | Tim 11 Ekspedisi Patriot (TEP) 2026 mitra Universitas Airlangga melalui Tim Lentera…

21 jam ago

IPMMO Se-Jawa dan Bali Menolak Wacana Pembangunan Pos Militer Nonorganik di Distrik Wandae

YOGYAKARTA, TOMEI.ID | Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Moni (IPMMO) Se-Jawa dan Bali secara tegas menyatakan…

22 jam ago