NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah bergerak cepat menangani dampak konflik di Kabupaten Puncak dan Puncak Jaya dengan mengerahkan enam pesawat untuk mengangkut logistik serta tim tanggap darurat ke wilayah terdampak.
Sekretaris Daerah Papua Tengah, Silwanus Sumule, menegaskan bahwa pengiriman bantuan dilakukan secara bertahap selama dua hari Kamis-Jumat, dengan memaksimalkan armada udara demi menjangkau daerah yang sulit diakses.
“Tim tanggap darurat bergerak hingga hari Jumat menggunakan enam pesawat. Hari ini empat pesawat telah diberangkatkan untuk mengirim logistik dan personel,” ujar Silwanus kepada wartawan di Bandara Nabire, Kamis (23/4/2026).
Tim yang diterjunkan melibatkan lintas organisasi perangkat daerah (OPD), yakni Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, serta BPBD. Keterlibatan multipihak ini menandai respons terintegrasi pemerintah dalam situasi darurat.
Distribusi bantuan difokuskan pada titik-titik krusial. Tim kesehatan diarahkan ke Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, sementara logistik diprioritaskan ke Distrik Mulia, Kabupaten Puncak Jaya yang menjadi pusat pengungsian warga.
Dalam masa tanggap darurat selama 14 hari, pemerintah menitikberatkan penanganan jangka pendek melalui layanan kesehatan serta pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak.
“Tim di lapangan akan melakukan identifikasi untuk menentukan langkah penanganan jangka menengah dan panjang,” kata Silwanus.
Ia menegaskan, keberlangsungan layanan dasar menjadi prioritas utama di tengah situasi krisis. Pemerintah memastikan aktivitas pendidikan, layanan kesehatan, dan kebutuhan harian masyarakat tetap berjalan.
“Kita pastikan anak-anak bisa kembali sekolah, pelayanan kesehatan berjalan baik, dan kebutuhan masyarakat terpenuhi,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Papua Tengah, Roni Misikmbo, mengungkapkan pihaknya telah menyiapkan sekitar tiga ton bantuan logistik berupa sembako untuk masyarakat terdampak.
“Hari ini kami menerbangkan logistik ke Puncak Jaya. Seluruh warga Kampung Kembru dilaporkan telah mengungsi ke Distrik Mulia, Puncak Jaya,” katanya.
Bantuan tersebut akan diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Puncak untuk selanjutnya didistribusikan ke tiga titik pengungsian. Di sisi lain, tim kesehatan juga telah diterjunkan ke sejumlah lokasi guna memberikan pelayanan medis langsung kepada warga.
Langkah cepat ini diharapkan mampu meringankan beban para pengungsi sekaligus mempercepat proses pemulihan di wilayah terdampak konflik. [*]
YAHUKIMO, TOMEI.ID | Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB melalui siaran pers resmi, Kamis (23/4/2026), membantah…
PUNCAK, TOMEI.ID | Dugaan dampak operasi keamanan di Kabupaten Puncak, Papua Tengah, mencuat setelah Manajemen…
NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan secara resmi…
NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah bergerak cepat menangani dampak konflik sosial bersenjata…
NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov)Papua Tengah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan secara resmi mengumumkan…
JAYAPURA, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua mendorong pemerintah kabupaten dan kota untuk memanfaatkan program…