Berita

Eskalasi Konsolidasi: Leander Pekei Resmi Pimpin IPPM-PM Se-Jayapura Lewat MUBES Konstitusional

JAYAPURA, TOMEI.ID | Musyawarah Besar (MUBES) Ikatan Pemuda Pelajar dan Mahasiswa Paniai Barat Se-Jayapura (IPPM-PM) secara resmi menetapkan Leander Pekei sebagai nahkoda baru organisasi.

Keputusan strategis ini lahir dari forum tertinggi yang digelar di Asrama Paniai Barat, Dok V Atas, Kota Jayapura, Sabtu (21/2/2026).

MUBES kali ini bukan sekadar seremoni pergantian kepemimpinan, melainkan momentum evaluasi total dan reorientasi arah gerak organisasi. Dimulai tepat pukul 08.00 WIT, forum dibuka dengan pengarahan dari Zet Gobai dan landasan spiritual yang dipimpin oleh Beni Pigome, menegaskan bahwa integritas moral tetap menjadi pilar utama perjuangan mahasiswa Paniai Barat.

Prosesi persidangan berlangsung ketat di bawah kendali pimpinan sidang definitif: Yunior Boma, Semuel Boma, dan Yesaya Tebai. Kehadiran figur-figur senior seperti Elias Pekei, Jekson Keiya, serta Januarius Kadepa sebagai peninjau, memberikan bobot legitimasi serta pengawasan terhadap jalannya demokrasi internal organisasi.

Agenda krusial terjadi saat forum menyatakan demisioner terhadap seluruh jajaran Badan Pengurus lama. Prosesi pembubaran pengurus ini dikukuhkan melalui doa oleh Agustinus Uti, menandai berakhirnya masa bakti periode sebelumnya secara terhormat dan konstitusional.

Terpilihnya Leander Pekei sebagai Ketua Badan Pengurus IPPM-PM periode terbaru membawa angin segar bagi konsolidasi internal. Dalam mandatnya, Leander diharapkan mampu mengakselerasi peran strategis pelajar dan mahasiswa Paniai Barat di Jayapura, khususnya dalam penguatan solidaritas dan sistem kaderisasi yang lebih progresif.

“MUBES ini adalah bukti bahwa mesin organisasi terus berputar. Kami menekankan pada penguatan identitas dan peningkatan kapasitas intelektual anggota sebagai subjek pembangunan di tanah perantauan,” tegas forum tersebut.

Kegiatan ditutup secara resmi pada pukul 16.30 WIT. Dengan komposisi kepemimpinan baru ini, IPPM-PM Se-Jayapura menegaskan kembali posisinya sebagai kawah candradimuka bagi generasi muda Paniai Barat dalam menjaga persatuan dan mencetak intelektual organik di masa depan. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Papua Tengah Hadapi Ancaman Karhutla dan Kekeringan, Delapan Kabupaten Dipanggil ke Meja Koordinasi

NABIRE, TOMEI.ID | Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla), kekeringan, serta cuaca ekstrem mulai menekan…

3 jam ago

Kekeringan dan Hujan Es Lumpuhkan Kebun Warga Kuyawage, Bantuan Diminta hingga 2027

TIOM, TOMEI.ID | Kekeringan berkepanjangan yang disusul hujan es berdampak serius terhadap kehidupan masyarakat di…

4 jam ago

BPBD-KP Papua Tengah Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Kekeringan dan Karhutla

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kebakaran dan…

4 jam ago

BEM UNIPA Bekali Mahasiswa Baru, Tekankan Kepemimpinan dan Kepekaan Sosial

MANOKWARI, TOMEI.ID | Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Papua (UNIPA) membekali mahasiswa baru dengan wawasan…

5 jam ago

Delapan Mahasiswa Yahukimo Lulus, IMY Manokwari Gelar Syukuran dan Beri Motivasi

MANOKWARI, TOMEI.ID | Ikatan Mahasiswa Yahukimo (IMY) Kota Studi Manokwari menggelar ibadah syukuran atas keberhasilan…

5 jam ago

Gubernur Meki Nawipa Bentuk Satgas Karhutla Papua Tengah, Operasi Darat dan Udara Disiapkan

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menetapkan Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Kebakaran Hutan…

5 jam ago