Berita

Fans Senegal Manokwari Gaungkan Semangat Rekonsiliasi Melalui Film dan Sepak Bola

MANOKWARI, TOMEI.ID | Di tengah berbagai tantangan sosial yang dihadapi generasi muda, Fans timnas Senegal Kota Manokwari mendorong penguatan nilai persatuan dan perdamaian melalui kegiatan Nonton Bareng (Nobar) Film Pesta Babi yang dirangkaikan dengan diskusi bertema “Piala Dunia dalam Rekonsiliasi Konflik Dunia” di Asrama Yalimo, Manokwari, Minggu (14/6/2026).

Kegiatan yang dihadiri mahasiswa, pemuda, dan masyarakat tersebut menjadi ruang refleksi bersama mengenai pentingnya dialog, toleransi, serta rekonsiliasi dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis di tengah keberagaman.

Pemutaran film dan diskusi menghadirkan Sam Awom sebagai narasumber pertama serta Ketua Umum Fans Senegal, Yali Papua, sebagai narasumber kedua. Sementara jalannya diskusi dipandu oleh Ketua Mabes Senegal Yamica, Ima.

Dalam pemaparannya, Sam Awom menegaskan bahwa seni, musik, olahraga dan budaya memiliki peran strategis dalam memperkuat identitas sekaligus membangun ikatan persaudaraan antarmasyarakat. Menurutnya, budaya merupakan warisan yang harus dijaga dan diteruskan kepada generasi muda agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman.

“Budaya adalah identitas yang harus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda agar tetap hidup dan berkembang,” ujarnya.

Sementara itu, Yali Papua menekankan bahwa olahraga, khususnya sepak bola, telah terbukti menjadi bahasa universal yang mampu menyatukan masyarakat dari berbagai latar belakang tanpa memandang perbedaan suku, agama, maupun status sosial.

Melalui tema yang diangkat, ia mengajak peserta melihat bagaimana ajang sepak bola dunia tidak hanya menjadi kompetisi olahraga, tetapi juga simbol persaudaraan, sportivitas, dan perdamaian antarbangsa.

“Melalui olahraga dan film, kita dapat belajar tentang persatuan, saling menghargai, dan membangun perdamaian. Perbedaan bukan untuk memisahkan, tetapi menjadi kekuatan untuk hidup bersama dalam kebersamaan,” ujar Yali Papua.

Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai tanggapan dari peserta terkait pesan sosial yang terkandung dalam film Pesta Babi serta relevansinya dengan kehidupan masyarakat saat ini. Berbagai pandangan mengenai pentingnya komunikasi, penghormatan terhadap perbedaan, dan penyelesaian konflik secara damai turut mewarnai jalannya dialog.

Moderator diskusi, Ima, menilai ruang-ruang percakapan seperti ini penting untuk memperkuat kesadaran kolektif generasi muda mengenai pentingnya membangun budaya damai dan saling menghargai di tengah masyarakat yang majemuk.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Selain menjadi sarana hiburan dan edukasi, kegiatan tersebut juga menjadi wadah mempererat hubungan antarmahasiswa, pemuda, dan masyarakat melalui dialog yang terbuka dan konstruktif.

Melalui kegiatan ini, Vans Senegal Kota Manokwari berharap semangat persatuan, perdamaian, dan rekonsiliasi terus tumbuh di kalangan generasi muda. Dengan mengusung slogan “Satu Bola, Satu Dunia, Satu Damai! Rekonsiliasi Lewat Olahraga dan Film”, organisasi tersebut berupaya menjadikan olahraga dan budaya sebagai jembatan untuk memperkuat solidaritas sosial serta membangun kehidupan yang lebih harmonis di tengah keberagaman. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

LBH Papua Laporkan Dugaan Penganiayaan Ketua MPM Uncen oleh Anggota Polresta Jayapura ke Polda Papua

JAYAPURA, TOMEI.ID | Lembaga Bantuan Hukum Papua (LBH Papua) melaporkan dugaan penganiayaan terhadap Ketua Majelis…

36 menit ago

459 Kasus Tercatat, Polda Papua Tengah akan Gelar Operasi Pekat Noken 2026

NABIRE, TOMEI.ID | Polda Papua Tengah akan menggelar Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Noken 2026 selama…

3 jam ago

TPNPB Ancam Karyawan Freeport yang Ikut Latsarmil Komcad di Rindam Cenderawasih

NABIRE, TOMEI.ID | Manajemen Markas Pusat Komando Nasional Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (KOMNAS TPNPB)…

4 jam ago

Dies Natalis ke-12 Asrama Yahukimo Jayapura Soroti Perhatian Pemkab

JAYAPURA, TOMEI.ID | Asrama Mahasiswa Putra Yahukimo di Jayapura memperingati Dies Natalis ke-12 dengan mengangkat…

4 jam ago

Wabup Burhanuddin Minta Kantor Sementara Kodim 1705/Nabire Harus Jadikan Rumah Pengabdian

NABIRE, TOMEI.ID | Wakil Bupati Nabire, H. Burhanuddin Pawenari, meminta jajaran Kodim 1705/Nabire menjadikan kantor…

4 jam ago

Kodim 1705/Nabire Pindah ke Gedung KNPI, Dandim Ungkap Penataan Kekuatan Pertahanan

NABIRE, TOMEI.ID | Kodim 1705/Nabire mulai menempati Gedung Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Lama,…

4 jam ago