Berita

Festival Media Papua: AMSI Tekankan Konten Relevan sebagai Kunci Bertahan Media

NABIRE, TOMEI.ID | Wakil Ketua Aliansi Media Siber Indonesia (AMSI), Citra Dyah Prastusti, menegaskan bahwa keberlangsungan media siber sangat ditentukan oleh kemampuannya menghadirkan konten yang sesuai dengan kebutuhan audiens di tengah ketatnya persaingan industri media.

Penegasan tersebut disampaikan Citra Dyah Prastusti saat menjadi pemateri Workshop Sesi Keempat Festival Media Se-Tanah Papua bertema “Konten Lokal, Untung Global: Model Bisnis Media Siber Papua” yang digelar di Nabire, Papua Tengah, Rabu (14/1/2026).

baca juga: Dian Kandipi: Media Sosial Harus Jadi Sarana Jurnalisme Damai, Bukan Pemantik Konflik

Workshop yang dimoderatori jurnalis Jubi, Jean Bisay, merupakan bagian dari rangkaian Festival Media Se-Tanah Papua yang diselenggarakan Asosiasi Wartawan Papua (AWP) pada 13–15 Januari 2026.

Dalam pemaparannya, Citra Dyah Prastusti menekankan bahwa langkah paling mendasar bagi media adalah mengenali audiens, memahami kebutuhan mereka, serta menyajikan konten yang relevan dan bermanfaat.

“Jika media tidak relevan dengan audiens, maka akan ditinggalkan. Padahal fungsi utama pers adalah menyediakan informasi yang dibutuhkan publik,” ujar Citra Dyah Prastusti.

baca juga: Lucky Ireeuw Tegaskan AI dalam Jurnalisme Hanya Alat Bantu, Bukan Penentu Redaksi

Wakil Ketua AMSI tersebut menegaskan bahwa media harus terus bekerja keras menjaga relevansi agar tetap dibutuhkan masyarakat. Ketika relevansi hilang, media berisiko kehilangan peran strategisnya sebagai sumber informasi publik.

Selain membahas model bisnis media siber, Citra Dyah Prastusti juga mengapresiasi tingginya partisipasi peserta Festival Media Se-Tanah Papua yang tidak hanya berasal dari kalangan jurnalis, tetapi juga pelajar dan mahasiswa.

baca juga: Lewat Festival Media, Jurnalis dan Pelajar Papua Diedukasi Bermedia Sosial Secara Bijak

“Saya senang melihat antusiasme teman-teman media, juga siswa dan mahasiswa, yang memiliki kepedulian untuk mendorong media menjadi lebih baik,” ungkap Citra Dyah Prastusti.

Menurut Citra Dyah Prastusti, pertanyaan kritis dari pelajar mengenai kecanduan media sosial dan keberlanjutan perusahaan pers menunjukkan adanya perhatian serius generasi muda terhadap masa depan industri media.

Festival Media Se-Tanah Papua, lanjut Citra Dyah Prastusti, menjadi ruang strategis bagi insan pers untuk berkonsolidasi, saling belajar, serta membuka wawasan generasi muda tentang praktik dan tantangan dunia jurnalistik.

“Industri media membutuhkan keterlibatan generasi muda agar akses publik terhadap informasi yang berkualitas tetap terjaga,” kata Citra Dyah Prastusti.

Sebagai informasi, Festival Media Se-Tanah Papua diikuti 149 jurnalis dari enam provinsi di Tanah Papua, serta melibatkan pelajar dan mahasiswa. Kegiatan ini diisi dengan pelatihan jurnalistik investigasi, diskusi tematik, pameran foto, hingga malam penganugerahan Papua Jurnalistik Award 2026. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Terima 34 Motor dari Gubernur, Wim Joani: Bantu Ekonomi dan Buka Lapangan Usaha

INTAN JAYA, TOMEI.ID | Penerima bantuan sepeda motor dari Gubernur Papua Tengah, Meki Frit Nawipa,…

5 jam ago

Meki Nawipa Targetkan Intan Jaya Terang 24 Jam Mulai Desember 2026

INTAN JAYA, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menargetkan Kabupaten Intan Jaya mulai menikmati…

5 jam ago

Meki Nawipa Cek Sekolah dan PLN di Intan Jaya, Janji Percepat Pembangunan

INTAN JAYA, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah Meki Frit Nawipa, bersama rombongan Forum Koordinasi Pimpinan…

7 jam ago

Pasokan Menipis, Harga Sirih di Pasar Sanggeng Tembus Rp700 Ribu

MANOKWARI, TOMEI.ID | Harga sirih di Pasar Sanggeng, Kabupaten Manokwari, Papua Barat, melonjak hingga Rp700.000…

7 jam ago

Pelajar Tolak MBG, Kadisdikbud Papua Tengah: Kewenangan Ada di BGN

NABIRE, TOMEI.ID | Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Tengah, Nurhaidah Nawipa, menegaskan pihaknya…

7 jam ago

Kapolres Nabire Akui Aksi Tolak MBG Berjalan Aman, 467 Personel Gabungan Dikerahkan

NABIRE, TOMEI.ID | Kapolres Nabire AKBP Samuel Dominggus Tatiratu mengakui aksi demonstrasi pelajar dan mahasiswa…

14 jam ago