Berita

FIFA Diminta Bayar Rp1,7 Miliar kepada Wasit Afrika yang Gagal Bertugas di Piala Dunia 2026

MEKSIKO, TOMEI.ID | FIFA didesak memberikan kompensasi sebesar US$100 ribu atau sekitar Rp1,7 miliar kepada wasit terbaik Afrika 2025, Omar Artan, setelah gagal menjalankan tugas pada Piala Dunia 2026 akibat ditolak masuk ke Amerika Serikat.

Desakan tersebut disampaikan mantan Ketua Komite Wasit Inggris (PGMOL), Keith Hackett. Menurutnya, Omar Artan kehilangan kesempatan besar dalam kariernya karena faktor di luar kendali pribadi maupun profesionalnya.

Hackett menilai situasi yang dialami wasit asal Somalia tersebut tidak adil, mengingat perjalanan menuju level tertinggi dalam dunia perwasitan membutuhkan proses panjang dan penuh tantangan.

“Ini terlihat tidak adil karena sudah merampas kesempatan wasit muda untuk bertugas di Piala Dunia. Jalur untuk menuju puncak karier sangat sulit dan wasit ini punya karier berkembang dengan menemui tantangan hingga bangkit ke level elite,” kata Hackett seperti dikutip dari Mirror.

Menurut Hackett, kegagalan Omar Artan tampil di ajang sepak bola terbesar dunia tidak hanya menjadi kerugian pribadi, tetapi juga mengecewakan keluarga serta federasi sepak bola Somalia yang selama ini mendukung perjalanan kariernya.

“Saya yakin keluarga dan federasi [sepak bola Somalia] akan kecewa. Wasit setidaknya bisa dibayar hingga US$100 ribu. Saya berharap FIFA dengan kegagalan membantu kasus ini harus membayar US$100 ribu kepadanya,” ujarnya.

Kasus ini memicu sorotan terhadap perlindungan dan dukungan yang diberikan FIFA kepada perangkat pertandingan internasional, terutama ketika mereka menghadapi kendala administratif atau imigrasi yang berpotensi menghambat penugasan dalam turnamen besar.

Omar Artan sebelumnya dikenal sebagai salah satu wasit paling menjanjikan di Afrika dan meraih penghargaan Wasit Terbaik Afrika 2025. Kegagalannya bertugas di Piala Dunia 2026 dinilai menjadi pukulan besar bagi kariernya sekaligus menimbulkan pertanyaan mengenai mekanisme pendampingan FIFA terhadap ofisial pertandingan internasional. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Pemprov Papua Tengah Perketat Tata Kelola Dana Hibah, Lima Rekomendasi Ditetapkan

TIMIKA, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah, memperketat tata kelola dana hibah pemerintah daerah…

2 jam ago

KLHS RDTR Perkotaan Manokwari Soroti Banjir, Abrasi dan Ancaman Bencana

MANOKWARI, TOMEI.ID | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manokwari menempatkan banjir, genangan, abrasi, pengelolaan limbah dan persampahan…

2 jam ago

TPNPB Klaim 10 Warga Sipil Ditembak di Yahukimo, Enam Disebut Luka Tembak

YAHUKIMO, TOMEI.ID | Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB mengklaim 10 warga sipil yang disebut sebagai…

14 jam ago

DPR Papua Tengah Siapkan Revisi Regulasi OAP, John Gobai Soroti Kriteria dan Pengakuan Adat

NABIRE, TOMEI.ID | Wakil Ketua IV DPR Papua Tengah, John NR Gobai, menegaskan regulasi mengenai…

14 jam ago

IMPT Cup 2026 Resmi Dibuka, Jadi Ajang Kaderisasi dan Seleksi Tim

MANOKWARI, TOMEI.ID | Turnamen Persahabatan IMPT Cup 2026 resmi dibuka di Lapangan IMPT Paptu Cris…

1 hari ago

BERITA FOTO: Sidak Puspem, Deinas Geley Pastikan Pembangunan Dikebut hingga Akhir Tahun

NABIRE, TOMEI.ID | Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, bersama jajaran pemerintah daerah meninjau langsung…

1 hari ago