FOTO BERITA: Gubernur Meki Nawipa Festival Cahaya Kreasi Pelajar Provinsi Papua Tengah Tahun 2026

oleh -1195 Dilihat

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, secara resmi membuka Festival Cahaya Kreasi Pelajar Provinsi Papua Tengah Tahun 2026 di Lapangan Bandara Lama Nabire, Rabu (24/6/2026). 

Pembukaan festival ditandai dengan pemukulan tifa sebagai simbol dimulainya ajang kreativitas pelajar dari delapan kabupaten di Papua Tengah.

banner 728x90

Berikut sejumlah foto yang diabadikan oleh redaksi media Tomei.id.

Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menyampaikan sambutan saat membuka Festival Cahaya Kreasi Pelajar Provinsi Papua Tengah Tahun 2026 di Lapangan Bandara Lama Nabire, Rabu (24/6/2026). Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan bahwa budaya Papua merupakan identitas dan warisan yang nilainya lebih berharga daripada kekayaan alam, sekaligus mengajak generasi muda untuk melestarikan budaya sebagai jati diri masyarakat Papua. [Foto: Humas Setda Pemprov Papua Tengah].

Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, didampingi Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta tamu undangan melakukan pemukulan tifa sebagai tanda resmi dibukanya Festival Cahaya Kreasi Pelajar Provinsi Papua Tengah Tahun 2026 di Lapangan Bandara Lama Nabire, Rabu (24/6/2026). Festival ini menjadi wadah bagi pelajar dari delapan kabupaten di Papua Tengah untuk menampilkan kreativitas sekaligus melestarikan seni dan budaya Papua. [Foto: Humas Setda Pemprov Papua Tengah].

Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menyampaikan sambutan saat membuka Festival Cahaya Kreasi Pelajar Provinsi Papua Tengah Tahun 2026 di Lapangan Bandara Lama Nabire, Rabu (24/6/2026). Dari atas panggung utama, Gubernur mengajak para pelajar menjadikan budaya sebagai identitas yang harus dijaga serta memanfaatkan perkembangan teknologi untuk mempromosikan kekayaan seni dan budaya Papua kepada masyarakat luas. [Foto: Humas Setda Pemprov Papua Tengah].

Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, Wakil Gubernur Deinas Geley, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala OPD, panitia, serta perwakilan pelajar dan kontingen dari delapan kabupaten berfoto bersama usai pembukaan Festival Cahaya Kreasi Pelajar Provinsi Papua Tengah Tahun 2026 di Lapangan Bandara Lama Nabire, Rabu (24/6/2026). Foto bersama ini menjadi simbol kebersamaan dan komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung pelestarian budaya, pengembangan kreativitas, dan pembentukan karakter generasi muda Papua Tengah. [Foto: Humas Setda Pemprov Papua Tengah].

Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, didampingi Wakil Gubernur Deinas Geley, bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan OPD, dan tamu undangan berfoto bersama usai pembukaan Festival Cahaya Kreasi Budaya Pelajar Provinsi Papua Tengah Tahun 2026 di Lapangan Bandara Lama Nabire, Rabu (24/6/2026). Festival ini menjadi wadah untuk memperkuat pelestarian budaya, mengembangkan kreativitas pelajar, serta membangun karakter generasi muda dari delapan kabupaten di Papua Tengah. [Foto: Humas Setda Pemprov Papua Tengah].

Festival yang mengusung semangat pelestarian budaya dan pengembangan kreativitas generasi muda ini menjadi wadah bagi para pelajar untuk menampilkan seni, budaya, dan bakat melalui berbagai perlombaan, seperti tari kreasi, musik akustik lokal, fashion show, pameran stan, dan lomba bertutur cerita.

Dalam sambutannya, Gubernur Meki Nawipa menegaskan bahwa budaya merupakan identitas masyarakat Papua yang nilainya tidak dapat diukur dengan kekayaan alam. 

Ia mengajak para pelajar untuk menjaga, melestarikan, dan memperkenalkan budaya Papua kepada dunia dengan memanfaatkan perkembangan teknologi dan media sosial secara positif.

Festival Cahaya Kreasi Pelajar Papua Tengah 2026 diikuti kontingen dari Kabupaten Nabire, Mimika, Paniai, Deiyai, Dogiyai, Intan Jaya, Puncak, dan Puncak Jaya. 

Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi ruang memperkuat karakter, kreativitas, persatuan, serta kecintaan generasi muda terhadap budaya Papua.

Festival dijadwalkan berlangsung hingga 27 Juni 2026 dengan menghadirkan berbagai pertunjukan seni dan budaya sebagai bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Papua Tengah membangun generasi muda yang kreatif, berkarakter, dan berakar pada nilai-nilai budaya lokal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.