Berita

FPT2 Imbau Warga Papua Tengah Waspada ISPA dan Polusi Udara Selama Musim Kemarau

NABIRE, TOMEI.ID | Forum Papua Tengah Terang (FPT2) melalui Ketua Bidang Departemen Kesehatan, Marselus Magai, S.Kep., Ns., mengimbau seluruh masyarakat di delapan kabupaten Provinsi Papua Tengah agar meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan berbagai gangguan kesehatan lainnya selama musim kemarau.

Marselus mengatakan, musim kemarau yang disertai meningkatnya debu dan asap, termasuk yang dipicu oleh pembakaran lahan di sejumlah wilayah, berpotensi menurunkan kualitas udara. Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko gangguan pada sistem pernapasan, terutama bagi anak-anak, lanjut usia, serta masyarakat yang memiliki riwayat penyakit paru-paru.

“Selama musim kemarau, kami mengimbau seluruh masyarakat agar selalu menggunakan masker saat berkendara, bekerja di kebun, maupun melakukan aktivitas di luar rumah, terutama ketika kondisi udara dipenuhi debu dan asap. Penggunaan masker merupakan langkah sederhana, namun efektif untuk melindungi saluran pernapasan,” kata Ketua Bidang Departemen Kesehatan Forum Papua Tengah Terang (FPT2), Marselus Magai, S.Kep., Ns., dalam keterangan tertulis yang diterima tomei.id di Nabire, Senin (27/7/2026).

Menurutnya, selain ISPA, paparan debu dan asap juga dapat menyebabkan batuk, iritasi tenggorokan, sesak napas, hingga memperburuk penyakit pernapasan yang telah diderita masyarakat.

Karena itu, FPT2 mengajak masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kualitas udara memburuk, memperbanyak konsumsi air putih, menjaga kebersihan lingkungan, serta segera memeriksakan diri ke puskesmas atau fasilitas pelayanan kesehatan apabila mengalami gejala seperti batuk berkepanjangan, demam, sesak napas, maupun keluhan pernapasan lainnya.

FPT2 juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan. Selain berpotensi memicu kebakaran yang lebih luas, tindakan tersebut dapat memperparah pencemaran udara dan meningkatkan risiko penyebaran penyakit saluran pernapasan di tengah masyarakat.

“Menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Dengan menghindari pembakaran lahan dan menjaga kualitas udara, kita turut melindungi kesehatan seluruh masyarakat Papua Tengah,” tegasnya.

Melalui imbauan tersebut, Forum Papua Tengah Terang berharap masyarakat di delapan kabupaten Papua Tengah semakin meningkatkan kesadaran untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, menggunakan alat pelindung diri saat beraktivitas di luar ruangan, serta menjaga kualitas lingkungan sebagai upaya mencegah meningkatnya kasus penyakit pernapasan selama musim kemarau.

“Mari lindungi diri, keluarga, dan sesama dengan menggunakan masker, menjaga kebersihan lingkungan, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala gangguan pernapasan. Bersama kita wujudkan Papua Tengah yang sehat, aman, dan berkualitas,” tutup Marselus. [*].

Tomei2

Redaksi Tomei

Recent Posts

Tanah Tota Mapia: Hukum Alam, Hak Masyarakat Adat dan Masa Depan Generasi

Oleh: Musa Boma TANAH Mapia adalah mama kami bagi seluruh rakyat Tota Mapia, mulai dari…

3 menit ago

Kapal Induk Pertama Indonesia Tiba, KRI Sriwijaya dan Tantangan di Balik Hibah Italia

JAKARTA, TOMEI.ID | Kapal induk pertama yang masuk dalam jajaran TNI Angkatan Laut (TNI AL),…

36 menit ago

Pemprov Papua Tengah Serahkan KUPA dan P-PPAS Perubahan APBD 2026 ke DPR

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah, mulai mengarahkan pembahasan Perubahan APBD Tahun Anggaran…

45 menit ago

Gubernur Meki Nawipa Siapkan Rp6 Miliar untuk Gereja Hitadipa, Jalan dan Listrik Jadi Prioritas

INTAN JAYA, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menyampaikan sejumlah komitmen pembangunan untuk Distrik…

7 jam ago

IMYAL Manokwari Tak Kirim Delegasi MUSORMA HMKY VII, Soroti Tata Kelola dan Partisipasi

MANOKWARI, TOMEI.ID | Ikatan Mahasiswa Yalimo (IMYAL) Kota Studi Manokwari menyatakan tidak mengirimkan delegasi dalam…

23 jam ago

Lima Tahun Menunggu, Marga Ateta Tahan Kunci Kendaraan Genting Oil

BINTUNI, TOMEI.ID | Persoalan pembayaran hak wilayah adat kembali menjadi perhatian di Kampung Forada, Distrik…

23 jam ago