Berita

Fransina Daby Perkuat Ketahanan Pangan dan Pembinaan Generasi Muda di Pisugi

WAMENA, TOMEI.ID | Anggota DPR Papua Pegunungan dari Fraksi Demokrat, Fransina Darby, terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ketahanan pangan dan pembinaan generasi muda di Kabupaten Jayawijaya.

Melalui penyaluran bantuan kepada masyarakat Distrik Pisugi, Fransina menyerahkan alat kerja berupa sekop dan parang untuk mendukung aktivitas perkebunan masyarakat, sekaligus bantuan olahraga berupa bola voli dan net bagi anak-anak muda. Ia juga menyalurkan bahan makanan (bama) untuk menunjang aktivitas kelompok tani setempat.

Menurut Fransina, bantuan alat kerja tersebut diberikan untuk mendorong masyarakat lebih produktif dalam mengelola kebun demi memenuhi kebutuhan hidup dan pendidikan anak-anak mereka.

“Alat ini untuk kerja kasi makan saya punya adik-adik, kita punya anak sekolah dengan baik, dengan hasil yang dikerjakan,” ujar Fransina saat menyerahkan bantuan kepada kelompok tani di Pisugi belum lama ini.

Selain memperkuat sektor perkebunan, Fransina juga memberi perhatian serius terhadap pembinaan generasi muda melalui kegiatan olahraga. Ia menyerahkan bola voli dan net agar anak-anak muda memiliki ruang aktivitas positif sepulang sekolah.

“Adik-adik setelah pulang sekolah sore kan bisa bermain di sini dengan alat olahraga ini,” katanya.

Ia menilai olahraga menjadi salah satu cara efektif untuk membangun kebersamaan sekaligus menjauhkan generasi muda dari aktivitas negatif yang dapat merugikan masa depan mereka.

“Pagi mereka ke sekolah, sore mereka bermain bola supaya tidak ikut aktivitas yang merugikan anak-anak muda kita di sini,” tambahnya sembari menyerahkan bola voli dan net.

Tak hanya itu, Fransina juga menyalurkan bantuan bama berupa beras yang diperuntukkan bagi kelompok tani saat melakukan pekerjaan perkebunan.

“Bama untuk pake masak saat kerja kebun,” jelasnya.

Di sisi lain, Fransina kini tengah mengembangkan program pembinaan khusus bagi anak-anak tingkat SD dan SMP di sejumlah kampung di Jayawijaya. Program tersebut dilaksanakan setiap Sabtu dan Minggu sore dengan materi pembelajaran Bahasa Inggris, komputer, membaca, dan menulis. Seluruh kegiatan dibina dan dibiayai langsung olehnya sebagai bentuk investasi pendidikan bagi generasi muda Papua Pegunungan.

Langkah yang dilakukan Fransina Daby dinilai menjadi gebrakan positif dalam memperkuat pendidikan, olahraga, dan ketahanan pangan masyarakat di Jayawijaya, sekaligus membangun fondasi generasi muda yang lebih mandiri dan produktif di masa depan. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Hujan Es dan Kekeringan Rusak Kebun Warga Papua Pegunungan, DPR Desak Pemerintah Segera Turunkan Bantuan

WAMENA, TOMEI.ID | Fenomena alam berupa hujan es dan kekeringan melanda sejumlah wilayah di Papua…

16 jam ago

HPMY Apresiasi Dukungan Ketua DPRK Yahukimo, Dorong Perhatian terhadap Generasi Muda Tak Berhenti pada Seremoni

PARE, TOMEI.ID | Dukungan terhadap kegiatan pelajar dan mahasiswa dinilai bukan sekadar bantuan untuk menyukseskan…

16 jam ago

Dari Pare, HPMY Dorong Mahasiswa Yahukimo Jadikan Organisasi sebagai Ruang Menempa Pemimpin

PARE, TOMEI.ID | Himpunan Pelajar dan Mahasiswa Yahukimo (HPMY) menggelar Seminar Sehari di Pare, Jawa…

16 jam ago

Wakil Rektor III Uncen Buka Penguatan Kapasitas dan Raker BEM 2026–2027, Tekankan Program Berdampak

JAYAPURA, TOMEI.ID | Keluarga Besar Mahasiswa Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (MPM) dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM)…

16 jam ago

Pendidikan Bukan Sekadar Gedung, Papua Tengah Membutuhkan Sekolah yang Membentuk Manusia

NABIRE, TOMEI.ID | Pendidikan Papua tidak boleh berhenti pada pembangunan ruang kelas, pengadaan fasilitas, atau…

17 jam ago

Gubernur Meki Nawipa Siapkan Rp56 Miliar untuk Perkuat Fasilitas SPH Nabire

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menegaskan komitmen pemerintah menyiapkan anggaran Rp56 miliar…

22 jam ago