Berita

Gereja Katolik Gembala Baik Idadagi Rayakan Hari Arwah: Momentum Doa dan Pengharapan Iman

IDADAGI, TOMEI.ID | Umat Katolik Stasi Gembala Baik Idadagi merayakan Hari Raya Pengenangan Arwah Semua Orang Beriman dengan penuh khidmat pada Minggu, 2 November 2025.

Perayaan Ekaristi yang berlangsung pukul 11.00–13.00 WIT itu dipimpin langsung oleh Pastor Paroki Santa Maria, Pastor Yonas Dionisius Purnama, OFM, di Gereja Katolik Gembala Baik Idadagi.

Dalam homilinya, Pastor Yonas menegaskan bahwa doa bagi arwah orang beriman merupakan wujud kasih dan pengharapan umat terhadap mereka yang telah berpulang. Ia mengajak umat untuk tidak melupakan para leluhur dan anggota keluarga yang telah meninggal dunia.

“Kematian bukanlah akhir, tetapi awal dari kehidupan baru bersama Allah. Melalui doa dan perayaan ini, kita bersatu dalam kasih dengan mereka yang telah mendahului kita,” ujar Pastor Yonas dalam khotbahnya.

Mengacu pada Kalender Liturgi Gereja Katolik, perayaan ini menggunakan warna liturgi ungu sebagai lambang tobat dan pengharapan. Bacaan Kitab Suci diambil dari 2 Makabe 12:43–46, Mazmur 143:1-2.5-6.7b.8ab.10, 1 Korintus 15:20–28, dan Injil Yohanes 6:37–40.

Suasana misa berlangsung dalam keheningan dan doa. Umat tampak membawa lilin dan bunga sebagai simbol kasih serta harapan bagi arwah keluarga dan sahabat yang telah meninggal dunia. Lagu-lagu liturgi yang menggugah hati menambah suasana reflektif dan sakral sepanjang perayaan.

Hari Raya Pengenangan Arwah Semua Orang Beriman menjadi momentum spiritual bagi umat Katolik Stasi Idadagi untuk memperdalam iman, mengenang para leluhur, dan memperteguh harapan akan kebangkitan bersama Kristus.

Melalui perayaan ini, Gereja Katolik menegaskan kembali pesan universal: bahwa cinta dan doa mampu melampaui batas kehidupan dan kematian. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Proses Mandek, Konflik Mengintai: HPMN Kritik Kinerja Pansus DPRK Nduga

JAYAPURA, TOMEI.ID | Mandeknya proses pengisian jabatan Wakil Bupati Nduga memicu tekanan terbuka dari mahasiswa,…

12 jam ago

Tokoh Adat dan Pemda Nabire Sepakati Tolak Aksi Long March, Polisi Tetap Fasilitasi Demonstrasi

NABIRE, TOMEI.ID | Rencana aksi Front Rakyat Bergerak dalam bentuk long march resmi ditolak. Kesepakatan…

12 jam ago

785 Personel Dikerahkan, Polres Nabire Kunci Lima Titik Hadapi Aksi Front Rakyat Bergerak

NABIRE, TOMEI.ID | Kepolisian Resor (Polres) Nabire mengerahkan 785 personel gabungan untuk mengamankan aksi demonstrasi…

12 jam ago

Frant Rakyat Bergerak Seruhkan Aksi Mogok di Nabire, Bakal Angkat Isu Freeport, Otsus, dan MRP

NABIRE, TOMEI.ID | Sejumlah elemen masyarakat yang tergabung dalam Front Rakyat Bergerak menyerukan aksi demonstrasi…

1 hari ago

Honai Tak Boleh Sunyi: Seruan Menyelamatkan Budaya Aplim Apom

JAYAPURA, TOMEI.ID | Di tengah laju zaman yang terus bergerak, budaya leluhur orang Aplim Apom…

1 hari ago

Jumat Agung di Tanah Luka: Salib Kristus dan Jeritan Papua

WAMENA, TOMEI.ID | Jumat Agung seharusnya menjadi ruang hening untuk mengenang penderitaan Yesus Kristus. Namun…

1 hari ago