Gubernur Matius Fakhiri: Persipura Adalah Kehormatan Tanah Papua yang Harus Dijaga

oleh -1605 Dilihat

JAYAPURA, TOMEI.ID | Gubernur Provinsi Papua, Matius D. Fakhiri, menegaskan bahwa Persipura Jayapura bukan sekadar klub sepak bola, melainkan representasi harga diri dan kehormatan Tanah Papua yang tidak boleh jatuh.

Gubernur menyebut tim berjuluk “Mutiara Hitam” tersebut bukan sekadar klub, melainkan simbol martabat bagi masyarakat Tanah Papua.

banner 728x90

“Kehadiran saya di Stadion Lukas Enembe bukan sekadar agenda seremonial. Saya hadir sebagai bagian dari semangat, energi moral, dan bentuk komitmen bahwa Persipura adalah kehormatan Tanah Papua yang harus terus dijaga,” tulis Matius melalui akun media sosial resminya, Senin (5/1/2026).

Mantan Kapolda Papua ini mengibaratkan peran Persipura selayaknya jenderal di lapangan hijau. Menurutnya, sinergi antara kepemimpinan pemerintahan dan prestasi olahraga adalah kunci menjaga harga diri daerah.

“Jika saya dipercaya memimpin Papua sebagai jenderal di pemerintahan, maka Persipura adalah jenderal di lapangan: pengatur tempo, penentu arah, dan penjaga martabat sepak bola Papua,” tegasnya.

Matius menilai kehadiran pemimpin daerah di tribun memberikan dampak psikologis signifikan bagi pemain. Ia mencatat adanya peningkatan mental bertanding, disiplin, dan keyakinan menang yang lebih kokoh saat tim merasa didukung langsung.

Sepanjang kompetisi Pegadaian Championship musim 2025/2026, Gubernur Matius tercatat konsisten hadir di laga kandang. Salah satu momentum penting terjadi pada pekan ke-14 saat Persipura menjamu Deltras FC di Stadion Lukas Enembe, yang dipadati 12.881 penonton.

Sebelumnya, pada Oktober 2025, Matius juga menunjukkan dukungan langsung dalam laga melawan Persiba Balikpapan dengan memberikan apresiasi dan bonus kepada pemain, serta berkoordinasi dengan manajer tim, Owen Rahadian.

Matius berharap mentalitas juara Persipura tidak hanya terpancar saat bermain di kandang, tetapi juga saat melakoni laga tandang di luar Papua.

“Persipura harus hadir tanpa ragu, memimpin permainan, dan pulang membawa hasil. Saya memimpin dari tribun, Persipura memimpin di lapangan,” pungkasnya. [*].

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.