Berita

Gubernur Meki Nawipa Lakukan Terobosan Pendidikan, Salurkan Laptop Gratis bagi Pelajar SMA/SMK

NABIRE, TOMEI.ID | Sebagai wujud komitmen pembangunan sumber daya manusia (SDM), Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah di bawah kepemimpinan Gubernur Meki Nawipa dan Wakil Gubernur Deinas Geley melakukan terobosan strategis di sektor pendidikan melalui penyaluran laptop gratis bagi pelajar SMA dan SMK di delapan kabupaten seluruh wilayah Papua Tengah.

Program ini menjadi bagian dari komitmen Pemprov dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia sejak jenjang pendidikan menengah yang berkelanjutan, inklusif, dan berorientasi masa depan daerah.

baca juga: BERITA FOTO: Gubernur Meki Nawipa Tegaskan Komitmen Beasiswa dan Serahkan Laptop untuk Pelajar Intan Jaya

Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur Meki Nawipa pada Festival Pelajar yang digelar di Nabire pada 3 September 2025. Dalam kesempatan itu, Gubernur berjanji memberikan fasilitas penunjang pembelajaran kepada pelajar sebagai respons atas keterbatasan sarana pendidikan yang masih dihadapi di sejumlah daerah.

Realisasi program dilakukan dengan metode penyaluran langsung ke sekolah-sekolah di delapan kabupaten di Provinsi Papua Tengah. Langkah ini ditempuh sebagai bentuk kehadiran pemerintah sekaligus memastikan bantuan diterima tepat sasaran oleh pelajar yang membutuhkan.

baca juga: Gubernur dan Wagub Papua Tengah Keliling 4 Kabupaten Salurkan Laptop dan Tegaskan Beasiswa Pendidikan

Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa menegaskan bahwa penyaluran laptop gratis tersebut merupakan wujud komitmen dan integritas kepemimpinan, sekaligus pembeda dari praktik janji politik yang kerap tidak terealisasi.

“Ini bukan soal laptopnya. Di Tanah Papua masih banyak pemimpin yang hanya menyampaikan janji, tetapi tidak pernah menepatinya. Pemberian laptop gratis ini adalah soal integritas kami,” tegas Gubernur Meki Nawipa saat penyerahan bantuan di Timika, Sabtu (24/1/2026).

Menurut Gubernur, program ini menjadi langkah awal pemerintah provinsi dalam membangun fondasi pendidikan yang kuat guna meningkatkan kapasitas dan daya saing sumber daya manusia Papua Tengah di masa depan.

Gubernur Meki juga mengingatkan para pelajar agar memanfaatkan perangkat digital tersebut secara bijak dan bertanggung jawab. Penggunaan media sosial yang tidak terkontrol, menurutnya, berpotensi menghambat proses belajar dan merusak masa depan generasi muda.

“Laptop ini boleh dipakai, tetapi jangan untuk Facebook, Instagram, atau TikTok. Media sosial tidak membantu anak-anak untuk sukses,” ujarnya, dan fokus meningkatkan prestasi akademik secara konsisten.

Gubernur meminta agar bantuan laptop dimanfaatkan sebagai sarana pembelajaran dan instrumen penentu arah masa depan pelajar, demi menciptakan generasi unggul Papua Tengah berdaya.

“Sukses ditentukan oleh diri sendiri. Saya tidak bisa, orang tua juga tidak sepenuhnya bisa. Yang menolong adalah Tuhan dan usaha kamu sendiri. Biarlah laptop ini menjadi alat untuk meraih masa depan,” pesannya, sebagai bekal meraih cita-cita melalui disiplin belajar.

Pemprov Papua Tengah, lanjut Gubernur, tidak menargetkan pelajar menjadi kaya secara materi, melainkan menjadi pribadi yang berpengetahuan, berkarakter, dan memiliki daya saing, demi meningkatkan kualitas SDM daerah berkelanjutan inklusif.

“Dulu kami sulit membeli laptop, bahkan belum ada. Yang ada hanya mesin ketik. Sekarang fasilitas sudah tersedia, maka gunakan dengan sebaik-baiknya,” tutupnya, sebagai fasilitas pendukung pembelajaran di era digital.

Sebelumnya, Pemprov Papua Tengah telah menyalurkan bantuan laptop kepada pelajar peserta Festival Pelajar di Kabupaten Dogiyai, Deiyai, dan Paniai pada Jumat (23/1/2026), sebagai bagian komitmen pemerataan pendidikan provinsi Papua Tengah. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

DPW PKB Papua Pegunungan Tinjau Sekretariat Baru DPC Tolikara, Penguatan Konsolidasi Jelang Pelantikan Pengurus

WAMENA, TOMEI.ID | Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Papua Pegunungan, Asis…

48 menit ago

Siaran Pers TPNPB: Dua Anggota Kodap XVI Yahukimo Diklaim Tewas

YAHUKIMO, TOMEI.ID | Manajemen Markas Pusat Komando Nasional Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) mengklaim…

1 jam ago

MPLS SMA Negeri Meepago Nabire Ditutup, Kepsek Tanamkan Nilai Persatuan dan Kepemimpinan bagi Siswa Baru

NABIRE, TOMEI.ID | SMA Negeri Meepago Nabire resmi menutup pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS)…

1 jam ago

Masyarakat Adat Tota Mapiha Tolak Perusahaan Mineral, Dugaan Tambang Ilegal, dan Pemekaran Wilayah

DOGIYAI, TOMEI.ID | Masyarakat Adat Tota Mapiha menyatakan sikap tegas menolak rencana masuknya perusahaan mineral,…

2 jam ago

Mahasiswa Paniai Desak Pemilihan Kepala Suku Berjalan Transparan dan Sesuai Mekanisme Adat

MANOKWARI, TOMEI.ID | Mahasiswa asal Kabupaten Paniai, Theofilus Richard Yogi, mendesak agar proses pemilihan Kepala…

2 jam ago

GIDI Jemaat Misia Manokwari Rayakan HUT ke-19, Perkuat Pelayanan dan Kembangkan Pekabaran Injil

MANOKWARI, TOMEI.ID | Gereja Injili di Indonesia (GIDI) Jemaat Misia Manokwari merayakan Hari Ulang Tahun…

3 jam ago