Gubernur Meki Nawipa Letakkan Batu Pertama Sekolah Berpola Asrama di Puncak, Perkuat Program SSH

oleh -1164 Dilihat

ILAGA, TOMEI.ID | Dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Puncak, Gubernur Papua Tengah Meki Frits Nawipa memulai pembangunan sekolah berpola asrama melalui peletakan batu pertama di Kampung Kago, Distrik Ilaga, Sabtu (26/9/2026).

Pembangunan tersebut diarahkan untuk mendukung program Sekolah Sepanjang Hari (SSH) sekaligus memperkuat akses pendidikan dan pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Puncak.

banner 728x90

Peletakan batu pertama dilakukan dalam rangkaian kunjungan kerja Gubernur Papua Tengah ke Kabupaten Puncak. Meki hadir didampingi Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun serta jajaran Forkopimda Papua Tengah.

Kedatangan Meki dan rombongan disambut Bupati Puncak Elvis Tabuni, Wakil Bupati Naftali Akawal, Sekretaris Daerah Nenu Tabuni, jajaran Forkopimda, pimpinan OPD, pimpinan dan anggota DPRK Puncak, serta masyarakat di Bandara Aminggaru, Ilaga.

Gubernur Meki Nawipa mengatakan pembangunan sekolah berpola asrama tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah menekan angka putus sekolah sekaligus mempercepat peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Puncak.

“Hari ini kita letakkan batu pertama pembangunan gedung sekolah berpola asrama guna menekan angka putus sekolah sekaligus mempercepat pembangunan sumber daya manusia di wilayah Kabupaten Puncak,” kata Meki.

Menurut Meki, program Sekolah Sepanjang Hari menjadi salah satu program prioritas Pemerintah Provinsi Papua Tengah bersama Wakil Gubernur Deinas Geley dalam memperkuat kualitas pendidikan. Konsep SSH tidak hanya memperpanjang waktu belajar, tetapi juga diarahkan untuk mendukung pembinaan karakter, kreativitas, keterampilan, serta kebutuhan dasar peserta didik.

Di Kabupaten Puncak, pembangunan sekolah berpola asrama di Kampung Kago menjadi salah satu fasilitas yang disiapkan untuk mendukung ekosistem pendidikan tersebut. Pemerintah Kabupaten Puncak sebelumnya telah menyiapkan lahan untuk pembangunan sekolah berpola asrama di Kago.

Meki menegaskan pembangunan asrama tidak boleh berhenti pada pembangunan fisik semata. Menurutnya, fasilitas pendidikan tersebut harus menjadi bagian dari investasi jangka panjang untuk membentuk generasi Puncak yang mampu melanjutkan pembangunan daerah.

“Bukan hanya simbolis membangun sebuah bangunan, tapi membangun fondasi manusia. Jadi pengelolaan asrama juga harus dipersiapkan secara berkelanjutan untuk menghasilkan kader yang akan Tuhan, cerdas, dan berkarakter,” ujarnya.

Ia mengatakan Pemerintah Provinsi Papua Tengah membuka ruang kerja sama dengan gereja maupun yayasan yang memiliki perhatian terhadap dunia pendidikan. Kerja sama tersebut diharapkan dapat mendukung pengelolaan sekolah dan asrama agar berjalan secara berkelanjutan.

Meki menegaskan pendidikan merupakan salah satu bagian penting dalam pemerintahannya karena pembangunan sumber daya manusia merupakan investasi jangka panjang bagi Papua Tengah.

“Habislah gelap terbitlah terang, negeri ini akan terang terus, untuk orang Puncak menjadi tuan atas tanah ini,” tutupnya.

Dalam kunjungan kerja tersebut, Meki juga menyerahkan bantuan laptop kepada sejumlah siswa SMA yang sebelumnya berpartisipasi dalam Festival Cahaya Kreasi Pelajar Papua Tengah 2026.

Bantuan tersebut diharapkan dapat menunjang proses pembelajaran sekaligus memberikan ruang bagi para pelajar untuk mengembangkan kemampuan, kreativitas, dan pemanfaatan teknologi dalam pendidikan.

Salah seorang siswa, Melpina Hagabal, menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Papua Tengah Meki Frits Nawipa atas bantuan laptop yang diterimanya.

“Terima kasih untuk Bapak Meki Frits Nawipa yang telah memberikan kami bantuan laptop atas partisipasi kami dalam kegiatan Cahaya Kreasi Pelajar di Provinsi Papua Tengah. Semoga laptop ini berguna bagi kami untuk pembelajaran kami di Puncak, dan semoga Tuhan Yesus memberkati atas bantuan yang telah diberikan,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Puncak Elvis Tabuni menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Papua Tengah atas perhatian terhadap pembangunan pendidikan di Kabupaten Puncak.

Menurut Elvis, sinergi antara Pemerintah Provinsi Papua Tengah dan Pemerintah Kabupaten Puncak diperlukan untuk mempercepat pembangunan serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Sinergi antara Pemerintah Provinsi Papua Tengah dan Pemerintah Kabupaten Puncak diperlukan untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Elvis Tabuni.

Peletakan batu pertama tersebut menandai dimulainya pembangunan sekolah berpola asrama di Kampung Kago yang diharapkan dapat memperkuat layanan pendidikan sekaligus membuka akses pembinaan sumber daya manusia bagi generasi muda di Kabupaten Puncak. [*]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.