Berita

Gubernur Papua Perintahkan Pendataan Kerusakan Stadion Lukas Enembe Usai Kericuhan Persipura vs Adhyaksa FC

JAYAPURA, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi Papua bergerak cepat melakukan pendataan dan pembenahan fasilitas di kompleks Stadion Lukas Enembe pasca insiden kericuhan usai pertandingan Persipura Jayapura melawan Adhyaksa FC pada Jumat (8/5/2026).

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh aset daerah yang mengalami kerusakan segera diperbaiki dan kembali dapat digunakan secara optimal.

Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, mengatakan pemerintah berkomitmen menjaga seluruh aset olahraga milik daerah agar tetap representatif sebagai pusat kegiatan olahraga, pelayanan publik, dan aktivitas masyarakat di Papua.

Menurutnya, tim aset daerah bersama Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) telah ditugaskan melakukan pendataan menyeluruh terhadap fasilitas yang rusak akibat insiden tersebut, termasuk menghitung nilai kerugian yang ditimbulkan.

“Soal kerugian aset milik Pemprov akibat kejadian kemarin akan kami data. Saya minta tim aset dan BPKAD menghitung kerusakan, termasuk kaca-kaca besar yang pecah dan perlu diperbaiki,” kata Fakhiri.

Ia menegaskan Pemerintah Provinsi Papua tidak ingin insiden tersebut mengganggu pemanfaatan fasilitas olahraga yang dibangun dengan anggaran besar untuk kepentingan masyarakat Papua. Karena itu, proses perbaikan diminta segera dilakukan tanpa menunggu terlalu lama.

“Saya menugaskan Kadispora menghitung semua kerusakan untuk segera kita perbaiki. Tidak perlu saling menyalahkan,” ujarnya.

Selain meninjau stadion utama, Gubernur Papua juga melakukan pengecekan langsung terhadap sejumlah venue lain di kawasan Papua Bangkit, seperti venue menembak, venue akuatik, hingga Istora Papua Bangkit guna memastikan kondisi fasilitas secara keseluruhan pasca kejadian.

Hasil peninjauan menunjukkan sebagian besar fasilitas masih dalam kondisi aman dan dapat digunakan. Namun, pada venue akuatik ditemukan sejumlah kerusakan pada bagian kaca bangunan yang disebut akan segera diperbaiki oleh pemerintah daerah.

“Ke depan hal seperti ini tidak boleh terjadi lagi,” kata Fakhiri.

Pemerintah Provinsi Papua juga mengimbau seluruh pihak, termasuk suporter dan masyarakat, agar bersama-sama menjaga fasilitas olahraga yang menjadi kebanggaan Papua tersebut.

Stadion Lukas Enembe dan kawasan Papua Bangkit dinilai bukan hanya sarana olahraga, tetapi juga simbol pembangunan dan kemajuan Papua di tingkat nasional. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Polda Papua Barat Tetapkan Dua Tersangka Kematian Presenter TVRI Yanto Idorway

MANOKWARI, TOMEI.ID | Polda Papua Barat menetapkan dua orang berinisial D dan P sebagai tersangka…

8 jam ago

Perdana Ikut Kriyanusa 2026, Dekranasda Deiyai Bawa Noken dan Kerajinan Khas ke Panggung Nasional

JAKARTA, TOMEI.ID | Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Deiyai untuk pertama kalinya membawa produk…

8 jam ago

Dari Buku ke Diskusi, IPM-IDAKI Gerakkan Budaya Literasi di Kampung Harapan

NABIRE, TOMEI.ID | Ikatan Pelajar dan Mahasiswa/Mahasiswi Idadagi Kigamani (IPM-IDAKI) kembali menggelar kegiatan Lapak Baca…

16 jam ago

Kurikulum Harus Berakar pada Kehidupan Anak, Bukan Sekadar Aturan dari Jauh

Oleh: Yudas Degei Pendidikan adalah hak setiap anak, di mana pun ia dilahirkan dan dalam…

1 hari ago

Waket II DPR Papua Tengah Soroti Pendidikan dan Pertanian Usai Peresmian PLTS di Puncak

PUNCAK, TOMEI.ID | Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Papua Tengah, Dr. Drs. Petrus…

1 hari ago

PT Freeport Indonesia Bawa Talenta Musisi Papua ke Panggung Asian Games 2026

NAGOYA, TOMEI.ID | Musisi asal Papua, Nowela Mikhelia, Bona Pascal, Nobo Idol, dan Boii Soa…

1 hari ago