Berita

Gubernur Papua Tengah Buka Rakor Pemberantasan Korupsi, Target Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih dan Transparan

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, secara resmi membuka Rapat Koordinasi Pemberantasan Korupsi bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia, Wilayah V, di Guest House Jalan Merdeka Nabire, Senin (1/9/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan OPD Provinsi Papua Tengah, Penjabat Sekda, serta perwakilan dari Kabupaten Nabire, yang berlangsung di Guest House Jalan Merdeka Nabire.

Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan terima kasih atas pendampingan KPK yang selama ini telah membantu melakukan supervisi, pembinaan, dan mentoring perbaikan tata kelola pemerintahan di Papua Tengah.

“Atas nama pemerintah Provinsi Papua Tengah, saya menyampaikan selamat datang kepada tim KPK yang tidak kenal lelah mendampingi kami. Kehadiran KPK menjadi mitra penting dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan,” ujar Nawipa.

Rakor kali ini menitikberatkan pada perbaikan di delapan area Monitoring Center for Prevention (MCP), meliputi: pengelolaan barang milik daerah (BMD), pengadaan barang dan jasa (PBJ) strategis, perencanaan dan penganggaran, pelayanan publik, hingga sistem pengendalian intern pemerintah (SPIP).

Gubernur mengungkapkan, pada 2024 nilai MCP Pemerintah Provinsi Papua Tengah berada di angka 53 persen, dengan rata-rata capaian se-provinsi sebesar 42 persen.

“Kita tahu Papua sering digambarkan ‘zona merah’ dalam tata kelola, tapi kita harus membuktikan bahwa dengan kerja keras dan sinergi, kita bisa memperbaikinya,” tegasnya.

Ia menekankan pentingnya komitmen bersama dalam upaya pencegahan korupsi. “Tanggung jawab pemberantasan korupsi bukan hanya di satu instansi, melainkan tugas kita semua. Dibutuhkan sinergi, kolaborasi, serta keterlibatan masyarakat sebagai simpul kuat dalam gerakan ini,” imbuhnya.

Terkait pengelolaan aset, Nawipa juga menegaskan komitmen pengembalian aset daerah yang masih berada di luar pengelolaan resmi.

“Kemarin kami sudah sepakati untuk mengembalikan 35 kendaraan dinas milik Pemda Nabire yang selama ini digunakan di provinsi. Aset bukan milik pribadi, tetapi milik daerah yang harus dipertanggungjawabkan,” jelasnya.

Gubernur turut mengingatkan jajarannya agar mewaspadai pola kejahatan yang semakin canggih dan adaptif. Ia mendorong seluruh peserta rakor berpartisipasi aktif dalam diskusi dan memberi kontribusi terbaik demi lahirnya keputusan yang konkret serta dapat diimplementasikan.

“Marilah kita bekerja sama merapikan dan mewariskan sesuatu yang baik kepada generasi berikut, sehingga negara kita bebas dari hal-hal yang menghambat kesejahteraan rakyat,” pungkasnya.

Dengan memanjatkan puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, Gubernur Meki Nawipa secara resmi membuka Rapat Koordinasi Pemberantasan Korupsi Pemerintah Provinsi Papua Tengah dan Kabupaten Nabire tahun 2025. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Bupati Yudas Tebai Dorong Manajemen Talenta ASN Dogiyai, Karier Birokrasi Harus Objektif dan Transparan

JAKARTA, TOMEI.ID | Bupati Dogiyai, Yudas Tebai, mendorong penerapan manajemen talenta Aparatur Sipil Negara (ASN)…

59 menit ago

IFRC 2026 Digelar di Mimika, 17 Tim Rescue Uji Kesiapsiagaan Darurat

TIMIKA, TOMEI.ID | Sebanyak 17 tim dari 16 perusahaan pertambangan dan energi di Indonesia akan…

1 jam ago

IA-ITB Dorong Investasi Mineral dan Migas, SDM Lokal Papua Jadi Prioritas

JAKARTA, TOMEI.ID | Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (IA-ITB) Pengurus Daerah Papua dan Papua Barat…

2 jam ago

Media Lokal Tak Bisa Lagi Bertahan dengan Cara Lama, Transformasi Jadi Keharusan

JAKARTA, TOMEI.ID | Media lokal menghadapi tantangan besar di tengah perubahan perilaku audiens, perkembangan teknologi…

2 jam ago

Bapperida Papua Tengah Kaji Kondisi Riil Daerah, Program Pembangunan Tak Boleh Salah Sasaran

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi…

1 hari ago

Bukan Sekadar Predikat, Zona Integritas Papua Tengah Harus Dibuktikan Lewat Pelayanan Publik

NABIRE, TOMEI.ID | Pembangunan Zona Integritas di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Tengah menghadapi tantangan penting,…

1 hari ago