NABIRE, TOMEI.ID | Kepolisian Resor (Polres) Nabire, Polda Papua, memastikan telah mendeteksi keberadaan kelompok Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) pimpinan Aibon Kogoya di wilayah hukum Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah.
Hal tersebut disampaikan Kapolres Nabire, AKBP Samuel Dominggus Tatiratu, dalam kegiatan Coffee Morning bertajuk Wujudkan Persatuan dan Kedamaian Negeri bersama Forkopimda, tokoh adat, serta kepala suku, yang digelar di Aula Wicaksana Laghawa Polres Nabire, Senin (1/9/2025).
“Informasi terpantau, mereka berada di seputaran Kilometer 100, hingga ke Topo, Wanggar, dan Yaro. Prinsipnya, Satgas sudah siap siaga,” ujar Kapolres.
Kapolres mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan komunikasi atau menjalin hubungan dengan kelompok TPNPB pimpinan Aibon Kogoya. Ia menegaskan bahwa pihak kepolisian akan menindak tegas apabila ditemukan adanya warga yang berafiliasi dengan kelompok tersebut.
“Jangan sampai ada masyarakat kita yang terkoneksi dengan saudara-saudara kita yang berbeda ideologi ini,” tegasnya.
Menurut Kapolres, gerakan kelompok tersebut masih dalam pemantauan aparat keamanan. Polres Nabire menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Nabire, khususnya dari aktivitas kelompok bersenjata yang berpotensi mengganggu kehidupan sosial dan pemerintahan. [*].
WAMENA, TOMEI.ID | Anggota DPR Provinsi Papua Pegunungan, Fransina Daby, memberikan klarifikasi atas polemik yang…
WAMENA, TOMEI.ID | Gubernur Papua Pegunungan Dr. John Tabo, memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Seminar…
MANOKWARI, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi Papua Barat mulai menyelaraskan regulasi pengakuan, pelindungan, dan pemberdayaan masyarakat…
JAYAWIJAYA, TOMEI.ID | Karateker Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Distrik Itlay…
NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah mulai mematangkan persiapan peringatan Hari Ulang Tahun…
NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah bersama Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) menggelar…