Berita

Gubernur Papua Tengah Kukuhkan SIMAPTENG dan Resmikan Program Sekolah Sepanjang Hari

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi Papua Tengah berkomitmen memperkuat sektor pendidikan sebagai pondasi pembangunan daerah melalui peluncuran Sistem Aplikasi SIMAPTENG dan Program Sekolah Sepanjang Hari (SSH) guna meningkatkan mutu pembelajaran serta menyiapkan generasi emas Papua Tengah.

Pada momentum peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI, Pemprov Papua Tengah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan meluncurkan dua program strategis, yakni Sistem Aplikasi SIMAPTENG dan Program Sekolah Sepanjang Hari (SSH).

Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, secara resmi mengukuhkan SIMAPTENG (https://simapteng.info/) sebagai basis data pendidikan yang mencatat siswa Orang Asli Papua (OAP) maupun non-OAP mulai dari PAUD hingga SMA/SMK.

“Dengan SIMAPTENG, tidak ada lagi anak Papua yang tercecer dari data pendidikan. Semua anak harus terakomodir, baik yang tercatat di Dapodik maupun yang belum tercatat di sekolah,” tegas Gubernur.

Aplikasi ini dirancang berbasis kampung sehingga mampu memotret realitas pendidikan hingga tingkat akar rumput. Data yang valid diharapkan menjadi acuan dalam penyusunan kebijakan pendidikan yang tepat sasaran.

Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, menambahkan pentingnya data dalam pembangunan daerah.

Menurutnya, melalui SIMAPTENG pemerintah memiliki fondasi yang kuat untuk merencanakan pendidikan generasi Papua Tengah secara berkelanjutan.

Selain itu, Gubernur Papua Tengah juga meresmikan Program Sekolah Sepanjang Hari (SSH) yang diterapkan di 9 sekolah dasar pada tahap awal, tersebar di Timika, Nabire, Paniai, Puncak, Puncak Jaya, dan Intan Jaya.

SSH hadir sebagai solusi pendidikan holistik, dengan pola belajar dari pagi hingga sore. Siswa tidak hanya mengikuti kurikulum reguler, tetapi juga kegiatan literasi, keterampilan hidup, seni budaya, olahraga, dan keagamaan.

“SSH adalah komitmen pemerintah menghadirkan pendidikan yang lebih menyeluruh. Anak-anak Papua harus mendapat kesempatan belajar, berdisiplin, sekaligus mengembangkan karakter,” ujar Gubernur Meki Nawipa.

Wakil Gubernur Deinas Geley menegaskan bahwa SSH juga bermanfaat dalam mencegah anak putus sekolah.

“Sekolah akan menjadi rumah kedua yang aman dan mendidik. Dengan SSH, anak-anak akan terlindungi dari kerentanan sosial dan memiliki masa depan yang lebih baik,” ucapnya.

Melalui dua program ini, Pemerintah Provinsi Papua Tengah menegaskan arah pembangunan pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan dengan dukungan pemerintah daerah, masyarakat, sekolah, serta perguruan tinggi seperti Universitas Papua (UNIPA) Manokwari.

Pemprov Papua Tengah optimistis SIMAPTENG dan SSH akan menjadi motor penggerak peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sekaligus menyiapkan generasi emas Papua Tengah. [*]

Redaksi Tomei

Recent Posts

Boma/Kedeikoto Tolak Pengukuran Ulang Tanah Yaro, Tegaskan Kesepakatan Sengketa Sudah Final

NABIRE, TOMEI.ID | Keluarga Besar Boma/Kedeikoto menolak rencana pengukuran ulang tanah adat Yaro yang kembali…

14 menit ago

DPR Papua Tengah Terima LHP BPK RI atas LKPD 2025, Perkuat Akuntabilitas Keuangan Daerah

NABIRE, TOMEI.ID |  Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Papua Tengah menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa…

4 jam ago

Pemprov Papua Tengah Resmi Tetapkan Juknis BOSDA Pendidikan Gratis 2026

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi Papua Tengah resmi menetapkan Petunjuk Teknis (Juknis) Pengelolaan Dana Bantuan…

7 jam ago

Dua Mama Papua Terluka dalam Ledakan Bom di Danggoa, Gereja Desak Perlindungan Warga Sipil

NABIRE, TOMEI.ID | Dua mama Papua, Aliana Pogau dan Ottopina Wayau, menjadi korban dalam insiden…

8 jam ago

DPR Papua Pegunungan Terima LHP BPK RI atas LKPD 2025, Tegaskan Komitmen Perkuat Akuntabilitas Keuangan Daerah

WAMENA, TOMEI.ID | Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Papua Pegunungan menggelar Rapat Paripurna Penyerahan Laporan Hasil…

8 jam ago

Dua Warga Sipil Terluka di Danggoa, Bupati Intan Jaya Minta Aparat Kedepankan Pendekatan Humanis

NABIRE, TOMEI.ID | Dua warga sipil yang merupakan mama-mama mengalami luka-luka dalam insiden yang terjadi…

9 jam ago