Berita

Gubernur Papua Tengah Sampaikan LKPJ 2025 di DPR, Akui Kinerja Pemerintahan Lampaui Target Pendapatan

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah, secara resmi menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPR Papua Tengah yang digelar di ruang rapat utama Kantor DPR Papua Tengah, Nabire, Selasa (31/3/2026).

Rapat paripurna tersebut dihadiri pimpinan dan anggota DPR Papua Tengah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan instansi vertikal, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta tokoh masyarakat dan insan pers.

Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Tumiran, menegaskan bahwa penyampaian LKPJ merupakan kewajiban konstitusional sebagai bentuk pertanggungjawaban atas pelaksanaan pemerintahan, pembangunan, dan pengelolaan keuangan daerah selama tahun anggaran 2025.

“LKPJ ini menjadi instrumen evaluasi kinerja pemerintah daerah sekaligus wujud transparansi kepada publik dan DPR sebagai lembaga pengawas,” kata Tumiran dalam forum resmi tersebut.

Dalam pemaparannya, Pemerintah Provinsi Papua Tengah menyampaikan bahwa arah kebijakan pembangunan tahun 2025 berlandaskan visi besar: Papua Tengah Emas yang Adil, Berdaya Saing, Bermartabat, Harmonis, Maju, dan Berkelanjutan, yang dijabarkan dalam tujuh misi pembangunan strategis.

Sejumlah capaian makro turut disampaikan, di antaranya usia harapan hidup sebesar 60,25 tahun, penurunan prevalensi stunting hingga 12,75 persen, serta Indeks Kualitas Lingkungan Hidup yang mencapai angka 86,78.

Di sektor keuangan, Pemerintah Provinsi Papua Tengah mengakui realisasi pendapatan daerah mencapai Rp4,12 triliun atau 101,46 persen dari target. Sementara Pendapatan Asli Daerah (PAD) tercatat sebesar Rp601,7 miliar atau 114,50 persen. Adapun realisasi belanja daerah mencapai Rp3,78 triliun atau 78,57 persen dari total pagu Rp4,81 triliun.

Selain itu, pemerintah daerah juga mencatat sejumlah program strategis seperti pendidikan gratis, penguatan layanan kesehatan berbasis wilayah, pembangunan infrastruktur dasar, serta pemberdayaan ekonomi Orang Asli Papua melalui sektor UMKM.

Tumiran juga mengakui masih terdapat sejumlah tantangan, terutama dalam optimalisasi penyerapan anggaran dan keterbatasan akses geografis wilayah. Pemerintah Provinsi Papua Tengah, lanjut Tumiran, berkomitmen memperkuat perencanaan pembangunan serta meningkatkan sinergi dengan pemerintah kabupaten/kota.

Pimpinan DPR Papua Tengah dalam rapat tersebut menegaskan bahwa lembaga legislatif akan melakukan pembahasan mendalam terhadap dokumen LKPJ guna memberikan rekomendasi strategis sebagai bagian dari fungsi pengawasan.

Di akhir sidang, dokumen LKPJ Gubernur Papua Tengah Tahun 2025 secara resmi diserahkan kepada DPR Papua Tengah untuk dibahas sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Rapat paripurna ini menegaskan komitmen bersama antara eksekutif dan legislatif dalam menjaga prinsip akuntabilitas dan transparansi penyelenggaraan pemerintahan di Provinsi Papua Tengah. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

70 Suspek Campak di Manokwari, Mince Wilil Dorong Respons Cepat dan ORI 95 Persen

MANOKWARI, TOMEI.ID | Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari, Mince Wilil, menekankan…

2 jam ago

Macuan Perkuat Respons KLB Campak, ORI Ditargetkan Capai 95 Persen

MANOKWARI, TOMEI.ID | Puskesmas Macuan, Distrik Masni Utara, Kabupaten Manokwari, Papua Barat, memperkuat kesiapan penanggulangan…

2 jam ago

Fahutan UNIPA Perkuat Kolaborasi Indonesia–Australia, Kebakaran Hutan Dibahas dalam Perspektif Terpadu

MANOKWARI, TOMEI.ID | Fakultas Kehutanan Universitas Papua (Fahutan UNIPA) memperkuat ruang akademik dan kolaborasi internasional…

2 jam ago

Pala Wondama Didorong Naik Kelas, FATETA UNIPA dan TEP 8 UI Siapkan Produk UMKM Bernilai Tambah

TELUK WONDAMA, TOMEI.ID | Fakultas Teknologi Pertanian (FATETA) Universitas Papua (UNIPA) bersama Tim Ekspedisi Patriot…

6 jam ago

UNIPA Bahas Pengelolaan Kebakaran Terpadu, Indonesia–Australia Perkuat Ketahanan Iklim Papua

MANOKWARI, TOMEI.ID | Pengelolaan kebakaran hutan dan lahan di Indonesia mulai diarahkan pada pendekatan terpadu…

6 jam ago

KNPB Nabire Desak Peninjauan Perjanjian 1962, Soroti Krisis Kemanusiaan dan Minta Mediasi Internasional

NABIRE, TOMEI.ID | Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Wilayah Nabire kembali menyoroti persoalan sejarah dan…

6 jam ago