NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Papua Tengah dalam menjamin akses pendidikan tinggi bagi generasi muda Papua, khususnya pelajar di Kabupaten Intan Jaya, melalui dukungan pembiayaan pendidikan secara berkelanjutan.
Penegasan tersebut disampaikan Gubernur Meki Nawipa saat bertemu dengan pelajar penerima bantuan laptop dalam kunjungan kerja di Kabupaten Intan Jaya, Jumat (23/1/2026).
baca juga: Gubernur Papua Tengah Realisasikan Janji Festival Pelajar, Salurkan Laptop ke Intan Jaya
Dalam kesempatan itu, Gubernur meminta para pelajar agar tidak ragu melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi karena pemerintah daerah siap hadir dan bertanggung jawab dalam pembiayaan pendidikan, sesuai kebijakan dan ketentuan peraturan perundang-undangan.
“Jangan takut untuk kuliah selama saya dan Wakil Gubernur Deinas Geley memimpin Papua Tengah. Pemerintah siap membiayai pendidikan kalian, melalui program dan skema bantuan pendidikan daerah,” tegas Gubernur Meki Nawipa.
Gubernur menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Papua Tengah telah menyiapkan berbagai skema bantuan pendidikan, salah satunya melalui Kartu Indonesia Pintar (KIP) bagi pelajar berprestasi, guna mengurangi hambatan biaya pendidikan yang selama ini menjadi kendala utama bagi masyarakat.
“Pemerintah menyiapkan beasiswa melalui KIP. Jangan ragu dan jangan takut. Pemerintah Provinsi Papua Tengah, Pemerintah Daerah Intan Jaya, dan negara hadir untuk menjamin keberlanjutan pendidikan kalian, secara adil, merata, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Gubernur Meki Nawipa menegaskan bahwa tugas utama pelajar adalah belajar secara sungguh-sungguh dan membangun kapasitas diri, sementara pemerintah berkewajiban membuka akses, kesempatan, dan dukungan kebijakan pendidikan yang adil dan inklusif.
Selain dukungan pembiayaan, Gubernur Meki Nawipa juga menyampaikan rencana strategis Pemerintah Provinsi Papua Tengah dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui pembangunan Klinik Matematika dan Bahasa Inggris di Nabire. Program ini ditujukan untuk memperkuat kompetensi dasar pelajar agar lebih siap bersaing dan memiliki peluang lebih besar dalam mengakses beasiswa pendidikan tinggi.
“Kita akan membangun klinik matematika dan bahasa Inggris untuk melengkapi kekurangan kompetensi dasar pelajar. Dengan begitu, peluang mendapatkan beasiswa akan semakin besar, baik tingkat nasional maupun internasional secara kompetitif,” jelasnya.
Gubernur menambahkan bahwa perhatian langsung pemerintah terhadap pelajar merupakan bagian dari investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia Papua Tengah, yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas generasi muda.
“Ini mungkin terlihat sederhana, tetapi kehadiran pemerintah secara langsung merupakan bagian dari komitmen membangun masa depan Papua Tengah, secara konsisten dan bertanggung jawab sesuai arah kebijakan,” tambahnya.
Di akhir arahannya, Gubernur Meki Nawipa berpesan kepada pelajar Intan Jaya agar menjaga disiplin, kesehatan, dan fokus pada pendidikan sebagai bekal mempersiapkan diri menjadi generasi penerus dan pemimpin daerah di masa depan.
“Kalian adalah generasi penerus. Karena itu, jaga diri, disiplin, dan belajar dengan sungguh-sungguh, sebagai bekal kepemimpinan dan pembangunan Papua Tengah,” pesannya.
Kebijakan tersebut menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Papua Tengah dalam membangun sumber daya manusia Papua yang unggul, berdaya saing, dan berkeadilan melalui sektor pendidikan, secara terarah dan berkelanjutan. [*].











