Berita

Hadiri di HUT ke-30 Panti Uzinmo, Kadinsos: Rawat Anak Yatim Piatu adalah Panggilan Tuhan

WAMENA, TOMEI.ID | Kepala Dinas Sosial Provinsi Papua Pegunungan, Yanius Telenggen, menyebut merawat anak yatim piatu bukan sekadar tanggung jawab sosial, tetapi merupakan panggilan Tuhan.

Pernyataan itu disampaikan saat menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-30 Panti Asuhan Uzinmo Wamena di Kampung Holkima, Distrik Muliama, Kabupaten Jayawijaya, Sabtu (19/9/2026).

Yanius hadir mewakili Gubernur Papua Pegunungan, Dr. John Tabo, yang berhalangan hadir karena menjalankan tugas dinas di luar daerah. Kehadiran Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan dalam perayaan tersebut juga ditandai dengan penyerahan bantuan untuk mendukung kebutuhan panti dan anak-anak asuh.

Bantuan yang diserahkan berupa 1 ton beras, gula, teh, tiga karton biskuit, dan susu Dancow. Selain bantuan pemerintah, Yanius secara pribadi turut menyerahkan bantuan uang tunai sebesar Rp10 juta kepada Panti Asuhan Uzinmo.

Dalam sambutannya, Yanius menyampaikan salam hangat sekaligus permohonan maaf dari Gubernur Papua Pegunungan kepada pengurus dan anak-anak Panti Asuhan Uzinmo.

“Puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Hari ini kami dari Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan hadir mewakili Bapak Gubernur. Beliau menyampaikan salam hangat untuk pengurus dan anak-anak panti di sini. Kehadiran kami adalah wujud kepedulian negara dalam mendampingi serta memelihara anak-anak yatim piatu,” ujar Kadinsos.

Yanius juga mengapresiasi dedikasi pengurus Panti Asuhan Uzinmo yang selama tiga dekade terus merawat, membina, dan mendampingi anak-anak asuh, termasuk dalam memenuhi kebutuhan pendidikan mereka.

“Mengelola panti dan merawat anak-anak yatim piatu itu adalah panggilan Tuhan. Kami berharap ke depan kerja sama antara pemerintah daerah dan yayasan dapat terus terjalin erat untuk mendukung masa depan anak-anak ini. Kehadiran kami di sini selain menyerahkan bantuan juga untuk memenuhi undangan perayaan HUT ke-30 panti,” tambahnya.

Sementara itu, Pimpinan Panti Asuhan Uzinmo Wamena, Linus Yakobus Wuka, mengatakan panti tersebut dirintis sejak dirinya masih duduk di bangku SMP. Dari awalnya hanya berupa bangunan honai dan dapur sederhana, panti kemudian berkembang hingga mampu mendukung pendidikan anak-anak asuh sampai jenjang perguruan tinggi.

“Usia 30 tahun ini bukan waktu yang singkat. Perjuangan dan proses panjang telah kami lalui. Berbagai tantangan kami hadapi, namun karena niat dan tujuan kami baik, Tuhan tuntun sampai hari ini. Anak-anak binaan kami bahkan sudah ada yang menempuh pendidikan S-2, baik di dalam negeri maupun di luar negeri seperti Tiongkok dan Malaysia,” ungkap Linus.

Menurut Linus, Panti Asuhan Uzinmo menerima dan merawat bayi yatim piatu dari berbagai daerah, termasuk Lanny Jaya, Yalimo, Yahukimo, wilayah pesisir, hingga anak-anak dari kalangan warga pendatang.

Namun, keberlangsungan pelayanan panti masih menghadapi sejumlah kebutuhan. Pengelola menyebut pembangunan pagar di salah satu sisi area panti belum selesai, sementara armada truk yang selama ini digunakan untuk mendukung kebutuhan anak-anak terbakar dalam konflik di Woma beberapa waktu lalu.

“Pagar di satu sisi sudah aman, tetapi sisi lainnya belum dibangun. Selain itu, truk yang menjadi sarana kami mencari nafkah untuk anak-anak terbakar saat konflik lalu. Kami sangat berharap adanya perhatian dan bantuan dari pemerintah,” tutur Linus.

Perayaan HUT ke-30 Panti Asuhan Uzinmo diawali dengan ibadah bersama yang dipimpin Ev. Yafet Dabili. Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan laporan panitia, pemotongan kue, penyerahan bantuan, serta penampilan pujian dari anak-anak panti.

Perayaan tersebut turut dihadiri para kepala distrik, kepala kampung, tokoh intelektual, kader masyarakat, dan warga setempat. Kegiatan kemudian ditutup dengan ramah tamah melalui tradisi bakar batu atau barapen. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

AHY Komandoi 42 Kepala Daerah di Jayapura, Trans Papua Jadi Prioritas

JAYAPURA, TOMEI.ID | Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memimpin rapat…

20 menit ago

KNPB Numbay Soroti Kondisi Yahukimo, Sebut Situasi sebagai “Darurat Militer dan Kemanusiaan”

JAYAPURA, TOMEI.ID | Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Wilayah Numbay Sektor Asya menyoroti kondisi sosial…

20 jam ago

KMPPJ Nabire Kukuhkan 61 Mahasiswa Baru, Dukungan Pemkab Puncak Jaya Diapresiasi

NABIRE, TOMEI.ID | Komunitas Mahasiswa Pelajar Puncak Jaya (KMPPJ) Kota Studi Nabire mengukuhkan 61 mahasiswa…

20 jam ago

Tanah Tota Mapia: Hukum Alam, Hak Masyarakat Adat dan Masa Depan Generasi

Oleh: Musa Boma TANAH Mapia adalah mama kami bagi seluruh rakyat Tota Mapia, mulai dari…

20 jam ago

Kapal Induk Pertama Indonesia Tiba, KRI Sriwijaya dan Tantangan di Balik Hibah Italia

JAKARTA, TOMEI.ID | Kapal induk pertama yang masuk dalam jajaran TNI Angkatan Laut (TNI AL),…

21 jam ago

Pemprov Papua Tengah Serahkan KUPA dan P-PPAS Perubahan APBD 2026 ke DPR

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah, mulai mengarahkan pembahasan Perubahan APBD Tahun Anggaran…

21 jam ago