Berita

Hari HAM Sedunia: KNPB Intan Jaya Desak Penyelidikan Internasional Pelanggaran HAM di Papua

NABIRE, TOMEI.ID | Memperingati Hari Hak Asasi Manusia (HAM) Sedunia, Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Wilayah Intan Jaya menyerukan kepada Dewan HAM PBB dan lembaga internasional untuk segera melakukan penyelidikan terhadap dugaan pelanggaran HAM berat di Tanah Papua.

Ketua KNPB Wilayah Intan Jaya, Yakob Ugipa, menyoroti beberapa kasus spesifik, termasuk pembunuhan pendeta Yeremias Zanambani, pembantaian 12 warga sipil di Kampung Soanggama, serta penangkapan dan pembunuhan Alex Sondegau, seorang warga dengan gangguan jiwa, yang diduga dilakukan oleh aparat militer Indonesia.

Menurut data KNPB Intan Jaya, konflik bersenjata yang terjadi di berbagai wilayah, seperti Intan Jaya, Nduga, Yahukimo, Maybrat, dan Pegunungan Bintang, telah memaksa 103.218 warga mengungsi dari kampung halaman mereka. Situasi ini diperparah dengan banyaknya rumah dan fasilitas sipil yang dialihfungsikan menjadi pos militer.

“KNPB mendesak PBB bertanggung jawab atas situasi pengungsi ini dan atas pembunuhan warga sipil di Papua yang telah terjadi selama 64 tahun terakhir,” ujar Yakob Ugipa.

Ia menambahkan, ribuan warga tewas dan ratusan ribu lainnya terpaksa mengungsi, bahkan hingga mencari perlindungan ke Papua Nugini.

Menanggapi krisis kemanusiaan yang sedang berlangsung, KNPB menyerukan agar Pemerintah Indonesia segera menarik seluruh aparat militer dari kampung-kampung di Intan Jaya. Kehadiran aparat dinilai menimbulkan trauma mendalam dan membatasi aktivitas dasar warga, seperti berburu dan berkebun.

Sebagai solusi fundamental, KNPB menekankan pentingnya pemberian hak penentuan nasib sendiri bagi rakyat Papua melalui mekanisme referendum yang diawasi PBB secara independen, tanpa adanya tekanan militer. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Pemuda KINGMI Serukan Generasi Muda Paniai Jauhi Miras, Narkoba dan Perilaku Berisiko

PANIAI, TOMEI.ID | Departemen Pemuda Gereja Kemah Injil (KINGMI) di Tanah Papua menggelar longmarch damai…

8 jam ago

Dies Natalis ke-1 Mepa Boarding School, Pemprov Papua Tengah Dorong Penguatan Pendidikan dan Karakter

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah mendorong Mepa Boarding School memperkuat fondasi pendidikan,…

8 jam ago

Polda Papua Tengah Kerahkan Ditreskrimum Usut Penyerangan Anggota Polsek Kamuu

DOGIYAI, TOMEI.ID | Polda Papua Tengah mengerahkan tim Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) untuk membantu…

9 jam ago

Perubahan APBD Dogiyai 2026 Diuji: Jangan Besar di Atas Kertas, Kecil Manfaat di Kampung

DOGIYAI, TOMEI.ID | DPRK Dogiyai bersama Pemerintah Kabupaten Dogiyai membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang…

9 jam ago

70 Suspek Campak di Manokwari, Mince Wilil Dorong Respons Cepat dan ORI 95 Persen

MANOKWARI, TOMEI.ID | Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari, Mince Wilil, menekankan…

14 jam ago

Macuan Perkuat Respons KLB Campak, ORI Ditargetkan Capai 95 Persen

MANOKWARI, TOMEI.ID | Puskesmas Macuan, Distrik Masni Utara, Kabupaten Manokwari, Papua Barat, memperkuat kesiapan penanggulangan…

14 jam ago