Berita

HIPMI Papua Konsolidasikan Kekuatan, Siapkan Pengusaha Muda Hadapi Indonesia Emas 2045

JAYAPURA, TOMEI.ID | Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Provinsi Papua menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda), Pendidikan dan Pelatihan Daerah (Diklatda), serta Forum Bisnis Daerah (Forbisda) Tahun 2026 sebagai langkah konsolidasi strategis dalam memperkuat peran pengusaha muda menghadapi agenda besar Indonesia Emas 2045.

Kegiatan yang berlangsung di Hotel Horison Kotaraja, Kota Jayapura, Senin (4/5/2026), ini mengusung tema “Sinergitas Pengusaha Muda Papua untuk Indonesia Emas 2045” dan dijadwalkan berlangsung selama dua hari.

Agenda tersebut dihadiri perwakilan Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPMI, Jay Aryaputra Singgih, jajaran BPD HIPMI Papua, pengurus BPC kabupaten/kota se-Papua, unsur pemerintah, pelaku usaha, serta mitra strategis lainnya.

Dalam sambutannya, Jay Aryaputra Singgih menegaskan bahwa Rakerda, Diklatda, dan Forbisda merupakan agenda wajib organisasi yang tidak sekadar formalitas, tetapi menjadi instrumen penting dalam membangun kapasitas kader dan menyusun arah gerak organisasi ke depan.

“Kegiatan ini bertujuan mencetak pengusaha muda yang tangguh, adaptif, dan mampu bersaing di tingkat regional maupun global, sekaligus menjadi tuan rumah di negeri sendiri,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, menyampaikan bahwa forum ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat posisi pengusaha muda sebagai motor penggerak ekonomi daerah di tengah berbagai tantangan yang masih dihadapi Papua.

Menurutnya, keterbatasan kapasitas kewirausahaan dan daya saing UMKM masih menjadi pekerjaan rumah, meski Papua memiliki potensi besar dari sisi sumber daya alam, pembangunan infrastruktur, serta dukungan kebijakan pemerintah.

“HIPMI harus menjadi jembatan antara dunia usaha dan kebijakan publik, sekaligus mencetak pengusaha muda yang inovatif dan berdaya saing tinggi,” kata Matius D. Fakhiri.

Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Papua membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan dunia usaha dalam mendorong transformasi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Di sisi lain, Ketua Panitia, Burhanuddin, menjelaskan bahwa kegiatan ini diarahkan untuk merumuskan program kerja strategis BPD HIPMI Papua periode 2026–2029, meningkatkan kapasitas kader melalui Diklatda, serta memperluas jejaring usaha melalui Forbisda.

“Kami ingin memastikan kegiatan ini tidak berhenti pada seremoni, tetapi melahirkan kolaborasi nyata antara pengusaha, pemerintah, dan stakeholder dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Papua,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan meliputi rapat kerja daerah, pelatihan kewirausahaan, seminar bisnis, forum diskusi, serta sesi networking antar pelaku usaha, dengan menghadirkan pemateri dari kalangan pemerintah, akademisi, dan praktisi bisnis.

Melalui forum ini, HIPMI Papua diharapkan mampu memperkuat ekosistem kewirausahaan daerah dan melahirkan pengusaha muda yang kompetitif, inovatif, serta berkontribusi nyata dalam pembangunan ekonomi Papua dan nasional. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

59 Personel dan PNS Polda Papua Tengah Naik Pangkat, Kapolda Tekankan Profesionalisme dan Pengabdian

NABIRE, TOMEI.ID | Sebanyak 59 personel dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Polda Papua Tengah menerima…

5 detik ago

Pemprov Papua Perkuat Produksi Pangan Lokal, Tekan Ketergantungan Pasokan dari Luar Daerah

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua memperkuat produksi pangan lokal sebagai strategi utama menjaga…

1 jam ago

TPNPB Klaim Dua Remaja Tertembak Saat Membangun Gereja di Intan Jaya

JAYAPURA, TOMEI.ID | Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) mengklaim dua remaja mengalami luka tembak…

1 jam ago

Aksi Jilid II di Kemendagri dan Mabes TNI, Solidaritas Mahasiswa Paniai Tolak DOB, Militerisasi, dan Investasi di Papua

JAKARTA, TOMEI.ID | Front Anti Militerisme dan Investasi bersama Solidaritas Mahasiswa Paniai Se-Indonesia (SMI-KP) menggelar…

2 jam ago

Pemkab Lanny Jaya Tegaskan akan  Biayai Penuh Enam Dokter Spesialis UGM, Bantah Isu Penelantaran

LANNY JAYA, TOMEI.ID | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lanny Jaya menegaskan tetap menanggung penuh biaya pendidikan…

2 jam ago

SK Pemekaran Yalimo Diduga Jadi Jaminan Pinjaman Rp250 Miliar, Saksi Hidup Desak Pemerintah Buka Penjelasan ke Publik

MANOKWARI, TOMEI.ID | Dugaan penggunaan Surat Keputusan (SK) Pemekaran Kabupaten Yalimo sebagai bagian dari proses…

21 jam ago