Berita

HUT ke-25 Demokrat Papua Tengah Soroti Kemiskinan dan Konsolidasi Menuju 2029

NABIRE, TOMEI.ID | Perayaan HUT ke-25 Partai Demokrat di Papua Tengah tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi dimanfaatkan untuk memperkuat konsolidasi organisasi menuju 2029 sekaligus menyoroti persoalan kemiskinan dan kesejahteraan masyarakat.

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Papua Tengah menggelar puncak peringatan HUT ke-25 di kawasan Kali Bobo, Pantai Menase, Nabire, Rabu (9/9/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pengurus DPD, DPC, kader, dan simpatisan Partai Demokrat dari sejumlah kabupaten di Papua Tengah. Pengurus DPC yang disebut hadir berasal dari Nabire, Dogiyai, Deiyai, Paniai, Intan Jaya, Puncak, dan Puncak Jaya.

Peringatan HUT ke-25 tersebut mengusung tema “Mewujudkan Ekonomi, Menegakkan Keadilan, Menjaga Demokrasi.” Tema itu menjadi pijakan dalam penyampaian pandangan partai mengenai ekonomi, kesejahteraan, demokrasi, pelayanan kesehatan, serta penguatan organisasi.

Dalam sambutan Ketua DPD Partai Demokrat Papua Tengah, Timotius Murib, yang dibacakan Sekretaris DPD, Marselus Gobai, jajaran DPD dan DPC didorong mulai melakukan konsolidasi organisasi sejak dini untuk menghadapi agenda politik 2029.

Marserus menyampaikan bahwa waktu menuju 2029 harus dimanfaatkan untuk memperkuat struktur organisasi, membangun komunikasi dengan masyarakat, dan meningkatkan aktivitas kader di tengah masyarakat.

“2029 jangan kira masih jauh. Mulai tanam dari sekarang, supaya 2029 tinggal panen,” kata Marserus saat membacakan sambutan tersebut.

Ia juga mendorong kader yang memiliki keinginan maju dalam kepengurusan DPD maupun DPC agar mempersiapkan diri melalui mekanisme organisasi dan membangun kompetisi secara sehat.

“Silakan berkompetisi. Semua kader terbaik, baik calon-calon DPD maupun DPC, silakan mempersiapkan diri dari sekarang dan bersaing secara sehat,” ujarnya.

Menurut Marserus, Musyawarah Daerah (Musda) Partai Demokrat Papua Tengah direncanakan berlangsung pada Oktober 2026. Namun, tanggal dan lokasi pelaksanaan masih tentatif dan akan ditentukan melalui rapat pleno.

Sementara itu, Musyawarah Cabang (Muscab) direncanakan berlangsung pada November 2026. Apabila belum dapat dilaksanakan, pelaksanaannya secara serentak kemungkinan digeser ke Januari atau Februari 2027.

Kemiskinan dan SiLPA Jadi Sorotan

Selain membahas konsolidasi organisasi, Partai Demokrat Papua Tengah menyoroti persoalan kemiskinan yang masih menjadi tantangan serius bagi masyarakat.

Marserus mengatakan persoalan kesejahteraan harus menjadi perhatian bersama pemerintah daerah, DPR Papua Tengah, dan seluruh pemangku kepentingan. Dalam sambutan tersebut, ia juga menyoroti SiLPA APBD 2025 yang disebut sekitar Rp1,419 triliun.

Angka tersebut, menurutnya, perlu menjadi bahan evaluasi karena besarnya anggaran yang belum terserap harus berbanding dengan kebutuhan masyarakat yang masih menghadapi tekanan ekonomi.

Demokrat mendorong agar pengelolaan anggaran pemerintah lebih diarahkan pada program yang memberikan dampak langsung kepada masyarakat, terutama pemberdayaan ekonomi, pengembangan usaha kecil, dan penguatan usaha mama-mama Papua.

Menurutnya, usaha masyarakat seperti produksi dan penjualan noken serta berbagai produk lokal membutuhkan dukungan nyata agar mampu menjadi bagian dari penguatan ekonomi masyarakat.

“Kalau dana tersebut dipakai untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat, membantu usaha-usaha kecil dan mama-mama, manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh rakyat,” kata Marserus.

Dukung Program Pemerintah, Kritik Kebijakan yang Merugikan Rakyat

Partai Demokrat Papua Tengah menyatakan tetap membuka ruang dukungan terhadap program pemerintah yang dinilai memberikan manfaat bagi masyarakat.

Namun, dukungan tersebut disebut tidak berarti partai akan menutup ruang kritik. Demokrat menegaskan akan menyampaikan keberatan apabila terdapat kebijakan atau program yang dinilai merugikan kepentingan rakyat.

“Program pemerintah yang bagus demi rakyat kita pasti dukung. Tetapi kalau ada program yang merugikan rakyat, wajib kita protes,” demikian inti pernyataan dalam sambutan tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, Demokrat juga menyampaikan apresiasi kepada Fraksi NasDem di DPR Papua Tengah yang dinilai telah menyampaikan pandangan kritis terhadap sejumlah persoalan melalui mekanisme lembaga legislatif.

Dorong Rumah Sakit Provinsi

Sektor kesehatan turut menjadi perhatian dalam peringatan HUT tersebut. Nabire dinilai memiliki beban pelayanan kesehatan yang besar karena menjadi salah satu pusat pelayanan bagi masyarakat dari sejumlah kabupaten di Papua Tengah.

Atas kondisi itu, Demokrat mendorong Pemerintah Provinsi Papua Tengah mulai mempersiapkan pembangunan rumah sakit provinsi secara bertahap.

Usulan tersebut meliputi kesiapan lahan, pembangunan fasilitas, pengadaan alat kesehatan, hingga tahap operasional dan peresmian.

Demokrat menilai pembangunan rumah sakit provinsi tidak harus dilakukan sekaligus. Pemerintah dapat menyusunnya melalui tahapan yang jelas dengan mempertimbangkan kemampuan anggaran dan kebutuhan pelayanan masyarakat.

“Tidak perlu berpikir langsung satu kali jadi. Ini bisa dilakukan secara bertahap,” kata Marserus.

Ditutup Pemotongan Kue

Puncak peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat Papua Tengah kemudian ditutup dengan pemotongan kue ulang tahun.

Ketua DPD Partai Demokrat Papua Tengah bersama para Ketua DPC Partai Demokrat se-Papua Tengah diundang mengikuti pemotongan kue secara bersama-sama sebagai simbol kebersamaan dan soliditas internal partai.

Dua kader senior atau kader tertua juga dilibatkan dalam momentum tersebut sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat.

Ketua Tim Kerja kegiatan, Marice Kotouki, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah membantu menyukseskan kegiatan, baik melalui dukungan materi maupun tenaga.

Peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat Papua Tengah akhirnya menjadi ruang konsolidasi internal sekaligus penyampaian sikap partai terhadap persoalan kemiskinan, penggunaan anggaran, pemberdayaan ekonomi masyarakat, pelayanan kesehatan, demokrasi, dan persiapan organisasi menuju 2029. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Wagub Deinas Geley Dorong Wartawan Ukir Ribuan Kata untuk Papua

PANIAI, TOMEI.ID | Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, mendorong wartawan di Paniai terus bekerja…

12 jam ago

IDI Papua Tengah 2025 Capai 59,24, Ukkas Dorong RAD Demokrasi Lebih Terukur

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah mendorong penguatan kualitas demokrasi melalui penyusunan Rencana…

13 jam ago

Kunker ke Paniai, Wagub Deinas: Kami Tak Kasih Uang, Kami Buka Program

PANIAI, TOMEI.ID | Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, menegaskan Pemerintah Provinsi Papua Tengah tidak…

15 jam ago

Wagub Deinas Geley Serahkan 38 Motor Ojek dan Rp1,5 Miliar untuk RSUD Paniai

PANIAI, TOMEI.ID | Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, menyerahkan bantuan 38 unit sepeda motor…

18 jam ago

Temui Siswa Kepas Kopo Paniai Timur, Wagub Deinas: Jangan Melawan Guru

PANIAI, TOMEI.ID | Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, menegaskan pentingnya sikap hormat kepada guru…

18 jam ago

Tiga Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya Tewas Ditembak, Polisi Kejar Pelaku; TPNPB Klaim Bertanggung Jawab

WAMENA, TOMEI.ID | Tiga pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya tewas ditembak di Kampung Muliama, Distrik…

18 jam ago