DOGIYAI, TOMEI.ID | Memasuki usia ke-54 tahun, Pemuda Kelompok Sinar Bintang Daud meneguhkan komitmen untuk membangun generasi muda yang semakin dewasa dalam iman, kuat dalam persatuan, dan bertanggung jawab dalam pelayanan menuju perjalanan 100 tahun.
Penegasan tersebut mengemuka dalam ibadah perayaan HUT ke-54 yang digelar di Gereja KINGMI Antiokhia Dogimani, Kabupaten Dogiyai, Kamis (8/10/2026).
Ketua Pemuda Kelompok Sinar Bintang Daud, Tomas Dogomo, S.Pd., mengatakan usia 54 tahun bukan sekadar angka perjalanan organisasi, tetapi menjadi momentum untuk mengevaluasi pelayanan sekaligus mempersiapkan generasi penerus yang mampu menjaga keberlanjutan pelayanan hingga 100 tahun mendatang.
“Ini momentum bagi pemuda dan pemudi yang Tuhan anugerahkan kepada kita, sehingga kita semakin bertumbuh dan dewasa dalam pelayanan. HUT ke-54 ini menjadi bagian dari perjalanan menuju 100 tahun ke depan,” ujar Tomas.
Sementara itu, Pdt. Yulianus Pekei, S.M.Th., selaku Pembina Pemuda, menekankan bahwa target menuju 100 tahun harus dibangun melalui kedewasaan yang terlihat dalam tindakan dan pelayanan. Pemuda, menurutnya, harus mampu menjadi bagian dari generasi yang membawa terang Injil di tengah kehidupan gereja dan masyarakat.
Pesan tersebut menjadi semakin kuat karena perjalanan Pemuda Sinar Bintang Daud telah berlangsung sejak 1972. Pendiri pemuda, Daniel Anouw, dalam pembacaan sejarah organisasi menyampaikan perkembangan pelayanan dari masa awal berdirinya hingga memasuki usia ke-54 pada 2026.
Dari sisi persatuan organisasi, Ketua Pemuda Klasis Ev. Melianus Pekei, mengingatkan pentingnya menjaga kesatuan dan persaudaraan antarpemuda. Menurutnya, perjalanan panjang menuju 100 tahun membutuhkan pemuda yang tidak hanya aktif dalam kegiatan, tetapi juga mampu saling menjaga, mendukung, dan bekerja bersama dalam pelayanan.
Kemudian Ketua Panitia Ev. Noveri Anouw, menyampaikan rasa syukur atas penyertaan Tuhan sehingga perayaan HUT ke-54 dapat terlaksana. Ia juga menyampaikan laporan pemasukan dan pengeluaran keuangan sebagai bagian dari pertanggungjawaban pelaksanaan kegiatan.
Dengan susunan seperti ini, Tomas menjadi suara utama, Pdt. Yulianus menjadi penguat substansi iman, Daniel memberikan legitimasi sejarah, sedangkan Melianus dan Noveri memperkuat aspek persatuan serta pelaksanaan kegiatan. [*]
JAKARTA, TOMEI.ID | Local Media Summit 2026 yang digagas Suara.com resmi ditutup oleh Pemimpin Redaksi…
NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah resmi mencabut Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Kristalin Eka Lestari di…
JAKARTA, TOMEI.ID | Di tengah persaingan media digital yang semakin cepat, mengejar viralitas tidak cukup…
JAKARTA, TOMEI.ID | Bupati Dogiyai, Yudas Tebai, mendorong penerapan manajemen talenta Aparatur Sipil Negara (ASN)…
TIMIKA, TOMEI.ID | Sebanyak 17 tim dari 16 perusahaan pertambangan dan energi di Indonesia akan…
JAKARTA, TOMEI.ID | Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (IA-ITB) Pengurus Daerah Papua dan Papua Barat…