Berita

HUT ke-63 Injil Masuk di Suku Kimyal, GIDI Serukan Kembali kepada Injil dan Perkuat Persatuan

SENTANI, TOMEI.ID | Gereja Injili di Indonesia (GIDI) Wilayah Yahukimo 7 Klasis Suku Kimyal se-Kota Sentani, Jayapura, dan Keerom menggelar ibadah syukur Hari Ulang Tahun (HUT) ke-63 Injil Masuk di Suku Kimyal, Kamis (9/7/2026). Perayaan mengusung tema “Kembali Kepada Injil” berdasarkan Yesaya 44:22 dan Ulangan 4:30-31, sebagai ajakan memperkuat iman dan persatuan masyarakat Kimyal.

Ketua Panitia, Pdt. Nerius Magayang, menegaskan Injil menjadi tonggak keselamatan bagi masyarakat Kimyal sejak pertama kali diberitakan.

“Injil keselamatan nyata bagi kami orang Kimyal sehingga terbukti kami orang Kimyal merayakan HUT Injil Masuk yang ke-63 tahun. Hal tersebut kami mengakui sebagai hari keselamatan suku bangsa Kimyal dari belenggu kegelapan hingga kami memperoleh keselamatan,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para senior, intelektual, kader, dan seluruh masyarakat Kimyal di Sentani, Jayapura, serta Keerom yang telah berkontribusi menyukseskan perayaan tersebut.

Pdt. Rusen Magayang mengingatkan pentingnya menjadikan iman sebagai fondasi dalam setiap aspek kehidupan. Menurutnya, peringatan 63 tahun Injil Masuk di Suku Kimyal harus menjadi momentum memperkuat kedewasaan iman sekaligus mendorong kemajuan masyarakat Kimyal.

“Usia 63 tahun bukan sekadar angka, tetapi menjadi ukuran kedewasaan serta pengembangan orang Kimyal ke depan,” katanya.

Perwakilan kader, Capten Buce Sub, mengajak seluruh jemaat di tujuh klasis memperkuat persatuan, membangun keharmonisan, serta meningkatkan inovasi dan kreativitas untuk mendukung kemajuan pelayanan Injil dan pengembangan sumber daya manusia Kimyal.

Ia juga mengingatkan agar masyarakat Kimyal tidak terjebak dalam ego struktural maupun gengsi identitas.

“Orang Kimyal tidak membangun ego struktural, gengsi identitas, tetapi orang Kimyal harus bersatu menuju kedewasaan. Karena itu hal ini menjadi kontribusi kami bersama,” tegasnya.

Sementara itu, perwakilan orang tua penginjil, Pendius Wanimbo, mengajak generasi Kimyal menjadikan Injil sebagai fondasi iman dan kehidupan. Menurutnya, usia Injil yang telah mencapai 63 tahun harus diwujudkan melalui penguatan iman dan semangat memberitakan Injil.

Ia juga berpesan agar masyarakat Kimyal terus memelihara iman, menjaga Injil, memperkuat perubahan hidup, serta terus maju dalam berbagai bidang kehidupan.

Menutup rangkaian kegiatan, Sekretaris Panitia, Seriun Nepsan, menyampaikan ucapan selamat merayakan HUT ke-63 Injil Masuk di Suku Kimyal sekaligus mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung sehingga seluruh rangkaian ibadah dapat berlangsung dengan lancar. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Bakom RI Soroti Media Kejar Viralitas, Bagaimana Nasib Kepercayaan Publik?

JAKARTA, TOMEI.ID | Di tengah persaingan media digital yang semakin cepat, mengejar viralitas tidak cukup…

1 jam ago

Bupati Yudas Tebai Dorong Manajemen Talenta ASN Dogiyai, Karier Birokrasi Harus Objektif dan Transparan

JAKARTA, TOMEI.ID | Bupati Dogiyai, Yudas Tebai, mendorong penerapan manajemen talenta Aparatur Sipil Negara (ASN)…

2 jam ago

IFRC 2026 Digelar di Mimika, 17 Tim Rescue Uji Kesiapsiagaan Darurat

TIMIKA, TOMEI.ID | Sebanyak 17 tim dari 16 perusahaan pertambangan dan energi di Indonesia akan…

3 jam ago

IA-ITB Dorong Investasi Mineral dan Migas, SDM Lokal Papua Jadi Prioritas

JAKARTA, TOMEI.ID | Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (IA-ITB) Pengurus Daerah Papua dan Papua Barat…

3 jam ago

Media Lokal Tak Bisa Lagi Bertahan dengan Cara Lama, Transformasi Jadi Keharusan

JAKARTA, TOMEI.ID | Media lokal menghadapi tantangan besar di tengah perubahan perilaku audiens, perkembangan teknologi…

4 jam ago

Bapperida Papua Tengah Kaji Kondisi Riil Daerah, Program Pembangunan Tak Boleh Salah Sasaran

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi…

1 hari ago