HUT ke-63 Injil Masuk di Suku Kimyal, GIDI Serukan Kembali kepada Injil dan Perkuat Persatuan

oleh -1185 Dilihat

SENTANI, TOMEI.ID | Gereja Injili di Indonesia (GIDI) Wilayah Yahukimo 7 Klasis Suku Kimyal se-Kota Sentani, Jayapura, dan Keerom menggelar ibadah syukur Hari Ulang Tahun (HUT) ke-63 Injil Masuk di Suku Kimyal, Kamis (9/7/2026). Perayaan mengusung tema “Kembali Kepada Injil” berdasarkan Yesaya 44:22 dan Ulangan 4:30-31, sebagai ajakan memperkuat iman dan persatuan masyarakat Kimyal.

Ketua Panitia, Pdt. Nerius Magayang, menegaskan Injil menjadi tonggak keselamatan bagi masyarakat Kimyal sejak pertama kali diberitakan.

banner 728x90

“Injil keselamatan nyata bagi kami orang Kimyal sehingga terbukti kami orang Kimyal merayakan HUT Injil Masuk yang ke-63 tahun. Hal tersebut kami mengakui sebagai hari keselamatan suku bangsa Kimyal dari belenggu kegelapan hingga kami memperoleh keselamatan,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para senior, intelektual, kader, dan seluruh masyarakat Kimyal di Sentani, Jayapura, serta Keerom yang telah berkontribusi menyukseskan perayaan tersebut.

Pdt. Rusen Magayang mengingatkan pentingnya menjadikan iman sebagai fondasi dalam setiap aspek kehidupan. Menurutnya, peringatan 63 tahun Injil Masuk di Suku Kimyal harus menjadi momentum memperkuat kedewasaan iman sekaligus mendorong kemajuan masyarakat Kimyal.

“Usia 63 tahun bukan sekadar angka, tetapi menjadi ukuran kedewasaan serta pengembangan orang Kimyal ke depan,” katanya.

Perwakilan kader, Capten Buce Sub, mengajak seluruh jemaat di tujuh klasis memperkuat persatuan, membangun keharmonisan, serta meningkatkan inovasi dan kreativitas untuk mendukung kemajuan pelayanan Injil dan pengembangan sumber daya manusia Kimyal.

Ia juga mengingatkan agar masyarakat Kimyal tidak terjebak dalam ego struktural maupun gengsi identitas.

“Orang Kimyal tidak membangun ego struktural, gengsi identitas, tetapi orang Kimyal harus bersatu menuju kedewasaan. Karena itu hal ini menjadi kontribusi kami bersama,” tegasnya.

Sementara itu, perwakilan orang tua penginjil, Pendius Wanimbo, mengajak generasi Kimyal menjadikan Injil sebagai fondasi iman dan kehidupan. Menurutnya, usia Injil yang telah mencapai 63 tahun harus diwujudkan melalui penguatan iman dan semangat memberitakan Injil.

Ia juga berpesan agar masyarakat Kimyal terus memelihara iman, menjaga Injil, memperkuat perubahan hidup, serta terus maju dalam berbagai bidang kehidupan.

Menutup rangkaian kegiatan, Sekretaris Panitia, Seriun Nepsan, menyampaikan ucapan selamat merayakan HUT ke-63 Injil Masuk di Suku Kimyal sekaligus mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung sehingga seluruh rangkaian ibadah dapat berlangsung dengan lancar. [*].

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.