Berita

HUT ke-81 RI, Fransina Daby Sekolahkan 31 Anak Jalanan Papua Pegunungan ke Jayapura

WAMENA, TOMEI.ID | Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia dimanfaatkan Anggota DPR Provinsi Papua Pegunungan, Fransina Daby, untuk membuka akses pendidikan bagi 31 anak yang selama ini hidup dan beraktivitas di jalanan Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya.

Sebanyak 31 anak dari delapan kabupaten di Papua Pegunungan difasilitasi untuk melanjutkan pendidikan di Jayapura. Sebanyak 26 anak diberangkatkan pada Senin (17/8/2026), setelah lima anak sebelumnya lebih dahulu dikirim dan kini telah aktif bersekolah.

Fransina mengatakan, program tersebut dilakukan sebagai upaya memberikan masa depan yang lebih jelas bagi anak-anak yang selama ini menghadapi keterbatasan akses pendidikan dan bertahan hidup di jalanan Wamena.

“Awalnya sudah ada 5 anak yang berangkat duluan dan mereka saat ini sudah masuk sekolah. Hari ini, tepat di momen HUT RI, saya bawa lagi 26 anak, jadi totalnya ada 31 anak jalanan dari delapan kabupaten di Papua Pegunungan yang kami berangkatkan ke Jayapura untuk disekolahkan,” ujar Fransina Daby di Wamena, Senin (17/8/2026).

Anak-anak tersebut selama ini menjalani kehidupan yang rentan di jalanan. Sebagian mengandalkan pekerjaan kecil, seperti mengelap kendaraan, sementara sebagian lainnya tidur di emperan toko dan kawasan Mal Wamena.

Menurut Fransina, pendidikan menjadi salah satu langkah penting untuk memutus rantai kemiskinan dan mengubah kondisi anak-anak tersebut. Karena itu, mereka tidak hanya diberangkatkan ke Jayapura, tetapi juga difasilitasi agar dapat melanjutkan pendidikan secara layak.

Program tersebut diharapkan dapat mengurangi risiko anak putus sekolah sekaligus memberikan ruang bagi mereka untuk tumbuh dalam lingkungan pendidikan yang lebih terarah.

“Saya memohon dukungan doa dari seluruh masyarakat di mana saja berada, semoga anak-anak ini kelak tumbuh menjadi pribadi yang luar biasa, takut akan Tuhan, berbakti kepada bangsa dan negara, serta mampu membangun tanah Papua dan Indonesia ke depan menjadi lebih baik,” lanjutnya.

Langkah Fransina bertepatan dengan peringatan HUT ke-81 RI. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk mendorong agar anak-anak yang sebelumnya berada di jalanan memperoleh kesempatan pendidikan dan memiliki pilihan masa depan yang lebih luas.

Dengan total 31 anak yang telah difasilitasi, program ini menjadi salah satu bentuk intervensi terhadap persoalan anak jalanan dan akses pendidikan di Papua Pegunungan. Keberlanjutan pendampingan menjadi penting agar mereka tidak hanya kembali bersekolah, tetapi juga mampu bertahan dan menyelesaikan pendidikan hingga jenjang yang lebih tinggi. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

DPD KP2IT Papua Barat, Pilatus Lagowan Sampaikan Terima Kasih kepada Gubernur atas Bantuan untuk Mahasiswa Yahukimo

MANOKWARI, TOMEI.ID | Dewan Pimpinan Daerah (DPD) KP2IT Provinsi Papua Barat menyampaikan terima kasih dan…

16 jam ago

Kepala K2BPT Apner Itlay Ucapkan Terima Kasih kepada Gubernur Papua Barat

MANOKWARI, TOMEI.ID | Kepala Kerukunan Keluarga Besar Pegunungan Tengah (K2BPT) Provinsi Papua Barat, Apner Itlay,…

16 jam ago

Empat Hari di Gereja GIDI Misia, Mahasiswa Yahukimo Bongkar Posko dan Kembali ke Kontrakan

MANOKWARI, TOMEI.ID | Setelah empat hari bertahan di lingkungan Gereja GIDI Misia, Amban, Manokwari, mahasiswa…

17 jam ago

Gubernur Papua Barat Tangani Krisis Hunian Mahasiswa Yahukimo, Pembina Dorong Asrama Permanen

MANOKWARI, TOMEI.ID | Persoalan tempat tinggal yang dialami lebih dari 100 mahasiswa asal Kabupaten Yahukimo…

18 jam ago

Pdt. Menaser Labene Klarifikasi Pemberian Dua Anggota Polres Puncak: Amplop Berisi Rp100 Ribu dan Bingkisan Sembako

ILAGA, TOMEI.ID | Hamba Tuhan Pdt. Menaser Labene memberikan klarifikasi terkait kedatangan dua anggota Polres…

18 jam ago

Gubernur Meki Nawipa Targetkan Pertumbuhan Ekonomi Papua Tengah 8 Persen, OPD Diminta Percepat Kerja Nyata

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, mendorong percepatan kerja seluruh perangkat daerah untuk…

18 jam ago