Berita

Jelang Dua Laga Penentu, PSBS Biak Tegaskan 12 Larangan di Stadion Lukas Enembe

JAYAPURA, TOMEI.ID | Menyongsong dua laga kendang, PSBS Biak pada akhir musim BRI Liga 1 2024-2025, manajemen PSBS menegaskan 12 larangan tegas bagi penonton di Stadion Utama Lukas Enembe. Pernyataan ini resmi dirilis pada Jumat (9/5/2025), jelang duel kontra Persis Solo 11 Mei 2025 dan Arema FC, 18 Mei 2025 yang menjadi penentu posisi akhir musim.

Manajemen PSBS menekankan pentingnya menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan selama pertandingan berlangsung. Larangan mencakup tindakan berisiko seperti membawa alkohol, narkotika, senjata, flare, smoke bomb, hingga laser pointer.

Tindakan seperti kekerasan fisik, rasisme, melompati pagar, memasuki lapangan tanpa izin, dan merusak fasilitas stadion juga dilarang keras. Termasuk pula larangan merokok, vaping, serta mengunyah dan meludah pinang di area Stadion.

“Ini bukan sekadar aturan, tapi komitmen bersama agar sepak bola jadi hiburan yang aman dan berkualitas. Kami ingin atmosfer positif dan nama baik Papua terjaga,” tegas manajemen dalam rilis resmi.

Manajemen memastikan bahwa pelanggar akan dikenai sanksi sesuai hukum dan regulasi pertandingan. Pengamanan maksimal telah disiapkan demi kelancaran laga.

Diprediksi ribuan penonton dari seluruh tanah Papua  akan memadati stadion. PSBS Biak mengajak suporter Badai Pasifik untuk menjadi teladan dalam menjaga sportivitas dan semangat fair play hingga akhir musim.[*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Proses Mandek, Konflik Mengintai: HPMN Kritik Kinerja Pansus DPRK Nduga

JAYAPURA, TOMEI.ID | Mandeknya proses pengisian jabatan Wakil Bupati Nduga memicu tekanan terbuka dari mahasiswa,…

10 jam ago

Tokoh Adat dan Pemda Nabire Sepakati Tolak Aksi Long March, Polisi Tetap Fasilitasi Demonstrasi

NABIRE, TOMEI.ID | Rencana aksi Front Rakyat Bergerak dalam bentuk long march resmi ditolak. Kesepakatan…

10 jam ago

785 Personel Dikerahkan, Polres Nabire Kunci Lima Titik Hadapi Aksi Front Rakyat Bergerak

NABIRE, TOMEI.ID | Kepolisian Resor (Polres) Nabire mengerahkan 785 personel gabungan untuk mengamankan aksi demonstrasi…

10 jam ago

Frant Rakyat Bergerak Seruhkan Aksi Mogok di Nabire, Bakal Angkat Isu Freeport, Otsus, dan MRP

NABIRE, TOMEI.ID | Sejumlah elemen masyarakat yang tergabung dalam Front Rakyat Bergerak menyerukan aksi demonstrasi…

1 hari ago

Honai Tak Boleh Sunyi: Seruan Menyelamatkan Budaya Aplim Apom

JAYAPURA, TOMEI.ID | Di tengah laju zaman yang terus bergerak, budaya leluhur orang Aplim Apom…

1 hari ago

Jumat Agung di Tanah Luka: Salib Kristus dan Jeritan Papua

WAMENA, TOMEI.ID | Jumat Agung seharusnya menjadi ruang hening untuk mengenang penderitaan Yesus Kristus. Namun…

1 hari ago