Berita

Kajati Papua Kunjungi Papua Tengah, Gubernur Tekankan Penguatan Tata Kelola Pemerintahan

NABIRE, TOMEI.ID | Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Papua, Dr. Jefferdian, melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Papua Tengah, Senin (9/2/2026). Kunjungan kerja tersebut menjadi momentum strategis dalam memperkuat sinergi institusional, kepastian hukum, serta pengawasan penyelenggaraan pemerintahan daerah di Papua Tengah secara berkelanjutan di provinsi baru tersebut.

Rombongan Kejaksaan Tinggi Papua disambut langsung oleh Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, bersama delapan bupati se-Papua Tengah di Nabire. Kehadiran para kepala daerah tersebut mencerminkan komitmen bersama pemerintah provinsi dan kabupaten dalam membangun tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, serta berlandaskan prinsip integritas.

Dalam sambutannya, Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa menegaskan bahwa kunjungan kerja Kajati Papua memiliki nilai strategis dalam mempererat hubungan kelembagaan antara Pemerintah Provinsi Papua Tengah dan Kejaksaan Tinggi Papua sebagai mitra penegakan hukum.

Menurut Gubernur, kehadiran Kejaksaan Tinggi Papua juga menjadi simbol penguatan koordinasi antar-institusi negara, khususnya pascapemekaran wilayah Papua yang kini terbagi menjadi empat provinsi administratif.

“Kunjungan ini merupakan bentuk penguatan hubungan kelembagaan, saling menghargai, serta saling menghormati antara pemerintah daerah dan Kejaksaan Tinggi, khususnya dalam konteks Papua yang telah terbagi menjadi empat provinsi,” ujar Gubernur Meki Nawipa, Senin (9/2/2026).

Gubernur Meki juga menegaskan bahwa kunjungan Kajati Papua ke Nabire merupakan yang pertama sejak Papua Tengah resmi terbentuk sebagai provinsi baru. Kehadiran tersebut dinilai penting dalam mendukung proses pembenahan sistem pemerintahan yang saat ini tengah dijalankan pemerintah daerah.

“Nabire sebagai ibu kota provinsi baru masih dalam tahap pembenahan berbagai aspek pemerintahan. Oleh karena itu, kami sangat mengharapkan arahan serta pendampingan dari Kejaksaan Tinggi Papua agar penyelenggaraan pemerintahan berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Gubernur menekankan pentingnya menjaga kesinambungan komunikasi dan koordinasi antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum. Sinergi tersebut dinilai krusial dalam mewujudkan prinsip good and clean governance di Papua Tengah.

Gubernur Papua Tengah juga mengapresiasi kehadiran para bupati yang telah berada di Nabire sejak sehari sebelumnya sebagai bentuk kesiapan pemerintah kabupaten dalam menyelaraskan program pembangunan dan mendukung kebijakan strategis pemerintah provinsi.

“Kehadiran para bupati menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung program pemerintah Provinsi Papua Tengah. Harapannya, koordinasi dan hubungan kelembagaan yang telah terbangun ini dapat terus terjaga secara konsisten,” pungkas Gubernur. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Kunker ke Paniai, Wagub Deinas: Kami Tak Kasih Uang, Kami Buka Program

PANIAI, TOMEI.ID | Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, menegaskan Pemerintah Provinsi Papua Tengah tidak…

2 jam ago

Wagub Deinas Geley Serahkan 38 Motor Ojek dan Rp1,5 Miliar untuk RSUD Paniai

PANIAI, TOMEI.ID | Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, menyerahkan bantuan 38 unit sepeda motor…

4 jam ago

Temui Siswa Kepas Kopo Paniai Timur, Wagub Deinas: Jangan Melawan Guru

PANIAI, TOMEI.ID | Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, menegaskan pentingnya sikap hormat kepada guru…

4 jam ago

Tiga Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya Tewas Ditembak, Polisi Kejar Pelaku; TPNPB Klaim Bertanggung Jawab

WAMENA, TOMEI.ID | Tiga pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya tewas ditembak di Kampung Muliama, Distrik…

5 jam ago

Kekeringan Ekstrem Melanda Kuyawagi, HIPMI Papua Pegunungan Serukan Bantuan Kemanusiaan

WAMENA, TOMEI.ID | Kekeringan ekstrem melanda kawasan Kuyawagi dan sejumlah wilayah sekitarnya di Papua Pegunungan…

19 jam ago

Definisi OAP Dibahas Kemendagri, Akia Wenda: Jangan Politisir Hak Orang Asli Papua

JAKARTA, TOMEI.ID | Pendefinisian dan pemaknaan Orang Asli Papua (OAP) kembali menjadi pembahasan pemerintah, Direktorat…

19 jam ago