Kasus Pembunuhan Pendeta Neles Peuki Belum Terungkap, DPR Papua Tengah Desak Kapolda Turun Tangan

oleh -1129 Dilihat
Ketua Fraksi Papua Tengah Terang di DPR Papua Tengah, Fransiskus Magai, saat menyampaikan pernyataan sikap terkait desakan pengungkapan pembunuhan Pendeta Neles Peuki di Distrik Kapiraya. [Foto: Steven Boma/tomei.id].

NABIRE, TOMEI.ID | Ketua Fraksi Papua Tengah Terang DPR Papua Tengah, Fransiskus Magai, mendesak Kepolisian Daerah (Polda) Papua Tengah untuk segera menangkap pelaku pembunuhan Pendeta Neles Peuki di Distrik Kapiraya.

Fransiskus menyayangkan kasus yang telah berjalan selama satu bulan ini belum menunjukkan titik terang. Menurutnya, ketidakpastian hukum ini mulai memicu keresahan di tengah masyarakat.

banner 728x90

“Kami meminta Kapolda Papua Tengah turun langsung mengawal penegakan hukum ini. Wilayah kejadian berada di perbatasan Mimika dan Deiyai yang merupakan zona rawan konflik, sehingga butuh penanganan serius,” tegas Fransiskus dalam keterangannya kepada tomei.id, Kamis, (19/2/2/2026).

Selain fokus pada kasus pembunuhan, ia juga mendesak aparat menindak tegas pelaku pembakaran fasilitas umum, aktivitas tambang ilegal, serta menghentikan penyebaran video provokatif di media sosial agar situasi tidak semakin memanas.

Fraksi Papua Tengah Terang juga meminta aparat keamanan meningkatkan patroli dan pengawasan di wilayah rawan guna mencegah aksi kekerasan susulan dan menjaga stabilitas keamanan masyarakat.

Di sisi lain, Fransiskus Magai mengajak tokoh agama, tokoh adat, dan seluruh elemen masyarakat untuk menahan diri, menjaga persatuan, serta mendukung proses hukum agar situasi tetap kondusif dan kehidupan sosial masyarakat berjalan normal.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait perkembangan penyelidikan maupun kendala yang dihadapi di lapangan serta langkah konkret yang telah dan akan dilakukan. [*].

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.