Berita

Kasus Pembunuhan Pendeta Neles Peuki Belum Terungkap, DPR Papua Tengah Desak Kapolda Turun Tangan

NABIRE, TOMEI.ID | Ketua Fraksi Papua Tengah Terang DPR Papua Tengah, Fransiskus Magai, mendesak Kepolisian Daerah (Polda) Papua Tengah untuk segera menangkap pelaku pembunuhan Pendeta Neles Peuki di Distrik Kapiraya.

Fransiskus menyayangkan kasus yang telah berjalan selama satu bulan ini belum menunjukkan titik terang. Menurutnya, ketidakpastian hukum ini mulai memicu keresahan di tengah masyarakat.

“Kami meminta Kapolda Papua Tengah turun langsung mengawal penegakan hukum ini. Wilayah kejadian berada di perbatasan Mimika dan Deiyai yang merupakan zona rawan konflik, sehingga butuh penanganan serius,” tegas Fransiskus dalam keterangannya kepada tomei.id, Kamis, (19/2/2/2026).

Selain fokus pada kasus pembunuhan, ia juga mendesak aparat menindak tegas pelaku pembakaran fasilitas umum, aktivitas tambang ilegal, serta menghentikan penyebaran video provokatif di media sosial agar situasi tidak semakin memanas.

Fraksi Papua Tengah Terang juga meminta aparat keamanan meningkatkan patroli dan pengawasan di wilayah rawan guna mencegah aksi kekerasan susulan dan menjaga stabilitas keamanan masyarakat.

Di sisi lain, Fransiskus Magai mengajak tokoh agama, tokoh adat, dan seluruh elemen masyarakat untuk menahan diri, menjaga persatuan, serta mendukung proses hukum agar situasi tetap kondusif dan kehidupan sosial masyarakat berjalan normal.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait perkembangan penyelidikan maupun kendala yang dihadapi di lapangan serta langkah konkret yang telah dan akan dilakukan. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Mubes AMPJ di Nabire, Pemimpin Baru Ditantang Jaga Persatuan dan Bawa Nama Puncak Jaya

NABIRE, TOMEI.ID | Organisasi Asrama Mahasiswa Puncak Jaya (AMPJ) se-Kota Studi Nabire, Papua Tengah, menggelar…

3 jam ago

ILP Diuji di Lapangan, Dinkes Papua Tengah Evaluasi 8 Puskesmas Lokus

NABIRE, TOMEI.ID | Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah turun langsung melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev)…

3 jam ago

134 Hotspot Terdeteksi di Papua Tengah, Kapolda Paparkan 47 Kali Pemadaman dan Penyelidikan Karhutla

NABIRE, TOMEI.ID | Sebanyak 134 titik panas atau hotspot terdeteksi di sejumlah wilayah Papua Tengah…

4 jam ago

Musa Boma Desak Pemda di Papua Tengah Perkuat Pengawasan dan Penegakan Hukum bagi Pelaku Pembakar Hutla

NABIRE, TOMEI.ID | Persoalan pembakaran hutan di sejumlah wilayah delapan kabupaten di Papua Tengah mendapat…

5 jam ago

Rusia Serahkan Proses Hukum AP yang Ditahan di Wamena kepada Otoritas Indonesia

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Rusia menyerahkan sepenuhnya penanganan hukum terhadap warga negaranya berinisial AP (39),…

5 jam ago

Kendaraan Berpelat Luar Masih Beroperasi di Manokwari, Samsat Soroti Potensi Pajak Daerah

MANOKWARI, TOMEI.ID | Kendaraan berpelat nomor luar daerah masih bebas beraktivitas di Manokwari, sementara kewajiban…

10 jam ago