Berita

Kehadiran ASN Papua Baru 80 Persen, Transportasi Uji Disiplin dan Ketahanan Birokrasi

JAYAPURA, TOMEI.ID | Hari pertama kerja pasca-libur Idulfitri 1447 Hijriah di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua belum sepenuhnya mencerminkan pemulihan birokrasi yang solid. Tingkat kehadiran aparatur sipil negara (ASN) yang baru mencapai sekitar 80 persen menjadi indikator bahwa sistem pelayanan publik masih dalam fase penyesuaian.

Penjabat Sekretaris Daerah Papua, Christian Sohilait, menyatakan sebagian besar pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) telah kembali menjalankan tugas. Namun, dari total 42 OPD, masih terdapat sejumlah instansi yang belum sepenuhnya aktif.

“Dari 42 OPD, masih ada beberapa yang pimpinan dan pegawainya belum hadir karena kendala transportasi, keterbatasan akses, jadwal penerbangan, dan hambatan mobilitas daerah,” ujarnya di Jayapura.

Ia menjelaskan, keterlambatan kehadiran ASN didominasi oleh terbatasnya akses penerbangan dari berbagai wilayah menuju Jayapura, terutama dari daerah yang konektivitasnya belum stabil pasca-arus balik Lebaran.

“Ada yang belum mendapatkan tiket pesawat karena penerbangan tidak setiap hari, dan ada juga yang masih dalam perjalanan dari luar daerah, akibat keterbatasan akses, tingginya permintaan, serta jadwal yang tidak menentu,” jelasnya.

Kondisi ini kembali menegaskan persoalan mendasar di Papua: keterbatasan konektivitas bukan sekadar hambatan teknis, melainkan faktor struktural yang berdampak langsung pada mobilitas aparatur dan efektivitas pelayanan publik.

Untuk menjaga keberlangsungan pemerintahan, Sekda Papua melakukan pemantauan langsung ke sejumlah instansi strategis, di antaranya Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida), Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), serta Dinas Pekerjaan Umum.

Hasil pemantauan menunjukkan aktivitas perkantoran mulai berjalan, namun belum sepenuhnya stabil dan masih dalam tahap normalisasi, dengan ritme kerja yang belum konsisten, adaptasi internal, dan koordinasi yang masih terbatas.

“Saya sudah cek langsung, sebagian besar pegawai sudah mulai masuk dan aktivitas perkantoran berjalan, meski efektivitas kerja, disiplin waktu, dan produktivitas masih perlu ditingkatkan,” katanya.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua mengimbau ASN yang masih berada di luar daerah agar segera kembali bertugas, guna memastikan pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu.

Namun demikian, capaian kehadiran yang belum maksimal menjadi catatan serius bagi evaluasi disiplin aparatur, sekaligus menggarisbawahi lemahnya dukungan infrastruktur yang selama ini menjadi kendala berulang.

Di Papua, efektivitas birokrasi tidak hanya ditentukan oleh komitmen individu ASN, tetapi juga oleh kemampuan sistem dalam mengatasi hambatan geografis yang kompleks.

Tanpa pembenahan konektivitas yang berkelanjutan, keterlambatan pasca-libur berpotensi terus menjadi siklus tahunan yang menghambat kinerja pemerintahan dan pelayanan publik secara luas. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

BREAKING NEWS: Persoalan Sampah Dapur MBG Diduga Picu Kericuhan di Bumi Wonorejo Nabire

NABIRE, TOMEI.ID | Persoalan sampah yang diduga berasal dari dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG)…

11 jam ago

Green Policing di Taman Gizi, Kapolda Papua Tengah Bersihkan Lingkungan dan Dengarkan Curhat Warga

NABIRE, TOMEI.ID | Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini bersama personel kepolisian melaksanakan kegiatan…

1 hari ago

200 Mahasiswa Teknik UNCEN Dibekali Wawasan Industri Freeport, Teknologi dan Kompetensi Jadi Fokus

JAYAPURA, TOMEI.ID | Sebanyak 200 mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih (UNCEN) mengikuti program Eksekutif Mengajar…

1 hari ago

Kapolda Papua Tengah Ajak Pemda se-Tanah Papua Bersatu Tangani Karhutla di Papua Selatan

NABIRE, TOMEI.ID | Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol Jermias Rontini mengajak seluruh pemerintah daerah se-Tanah…

1 hari ago

Thedy Pekei: Seniman Papua Harus Punya Panggung di Tanah Sendiri

NABIRE, TOMEI.ID | Ketua Umum Komunitas Rasta Kribo Papua, Thedy Pekei, mendorong pemerintah daerah dan…

1 hari ago

Meki Nawipa Siapkan Rp100 Juta untuk Juara Papua Reggae Festival XI, Nabire Dibidik Jadi Tuan Rumah Tahun Depan

NABIRE, TOMEI.ID | Total hadiah pribadi Rp100 juta rupiah disiapkan Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa…

1 hari ago