Berita

Kejar Target BPK, Sekda Papua Tengah Desak OPD Tuntaskan Dokumen Keuangan

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah mempercepat penyelesaian dokumen keuangan menjelang batas akhir pemeriksaan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), guna memastikan kepatuhan terhadap standar akuntansi pemerintahan secara menyeluruh.

Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diwajibkan menuntaskan laporan yang masih tertunda sesuai tenggat waktu yang telah ditetapkan, dengan memperhatikan ketepatan, kelengkapan, serta validitas data secara administratif.

Penjabat Sekretaris Daerah Papua Tengah, Silwanus Sumule, mengatakan koordinasi dengan BPK telah dilakukan untuk memastikan jadwal akhir pemeriksaan berjalan sesuai rencana dan ketentuan audit yang berlaku.

“Kami telah berkomunikasi dengan BPK, dan pemeriksaan dijadwalkan berakhir pada 15 Mei 2026,” kata Silwanus Sumule dalam apel gabungan di Nabire, Senin (20/4/2026).

Silwanus Sumule menegaskan bahwa kelengkapan dokumen keuangan merupakan indikator utama akuntabilitas kinerja OPD, bukan sekadar pemenuhan administrasi, melainkan cerminan integritas serta transparansi pengelolaan anggaran daerah.

“Setiap OPD wajib memastikan laporan disusun secara lengkap, akurat, dan tepat waktu sebagai bentuk tanggung jawab kinerja,” ujar Sumule.

Menurut Silwanus Sumule, pemerintah daerah tetap mengapresiasi OPD yang telah menyampaikan dokumen. Namun demikian, seluruh laporan keuangan harus diselesaikan secara menyeluruh sebelum batas akhir pemeriksaan.

“Kami mengapresiasi OPD yang sudah bekerja, tetapi penyelesaian total tetap menjadi prioritas,” katanya.

Silwanus Sumule juga menyoroti penyusunan Laporan Barang Milik Daerah (BMD) yang masih belum optimal di sejumlah OPD.

“Laporan BMD menjadi perhatian khusus dan harus segera dituntaskan untuk menghindari temuan audit,” ujar Silwanus.

Lebih lanjut, Silwanus Sumule menegaskan arah kebijakan pemerintahan daerah di bawah kepemimpinan Gubernur Meki Nawipa dan Wakil Gubernur Deinas Geley, guna memastikan kesinambungan pembangunan dan pencapaian target strategis daerah.

Terdapat tiga pilar utama yang menjadi dasar kinerja, yakni program prioritas gubernur, program inovasi OPD, serta program wajib dari pemerintah pusat, termasuk agenda Asta Cita Presiden, yang harus dilaksanakan secara konsisten, terukur, dan berkelanjutan oleh seluruh OPD.

“Ketiga pilar tersebut harus diwujudkan dalam capaian yang konkret dan terukur. Evaluasi kinerja akan dilakukan secara berkala mulai bulan depan dengan instrumen yang telah disiapkan,” kata Silwanus Sumule.

Langkah percepatan ini menegaskan komitmen Pemprov Papua Tengah dalam memperkuat disiplin administrasi, meningkatkan transparansi pengelolaan keuangan daerah, serta memastikan akuntabilitas birokrasi berjalan sesuai standar pengawasan audit negara.[*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

IMPT Cup 2026 Resmi Dibuka, Jadi Ajang Kaderisasi dan Seleksi Tim

MANOKWARI, TOMEI.ID | Turnamen Persahabatan IMPT Cup 2026 resmi dibuka di Lapangan IMPT Paptu Cris…

7 jam ago

BERITA FOTO: Sidak Puspem, Deinas Geley Pastikan Pembangunan Dikebut hingga Akhir Tahun

NABIRE, TOMEI.ID | Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, bersama jajaran pemerintah daerah meninjau langsung…

7 jam ago

Sidak Puspem, Deinas Geley Tegaskan Pembangunan Tiga Tower Tuntas 31 Desember

NABIRE, TOMEI.ID | Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, menegaskan pembangunan tiga tower rumah ASN…

8 jam ago

Victor Fun: Ibu Rumah Tangga Perlu Diperkuat untuk Bangun Ekonomi Keluarga

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah, mendorong peningkatan kapasitas ibu rumah tangga dan…

8 jam ago

Kepala Suku Besar SIMPAPITOWA Tutup Layanan Penyelesaian Adat di Jayanti

NABIRE, TOMEI.ID | Kepala Suku Besar SIMPAPITOWA Tota Mapia, Fabianus Tebai, secara resmi menghentikan layanan…

12 jam ago

Kontrakan Mahasiswa Puncak Jaya di Bandung Belum Lunas, IPMAPUJA Desak Pemda Segera Menyelesaikan

BANDUNG, TOMEI.ID | Persoalan pembayaran kontrakan mahasiswa asal Kabupaten Puncak Jaya di Kota Bandung, Jawa…

13 jam ago