Berita

Keluarga Warga Dekai Tuntut Pembebasan Dua Tahanan, Soroti Dugaan Penyisiran Aparat dan Tekanan Psikologis Warga

YAHUKIMO, TOMEI.ID | Keluaga Atios Sobolim dan Elipianus Esema mendesak pembebasan keduanya dari tahanan Polres Yahukimo setelah penangkapan pada Sabtu malam (14/2/2026) di Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.

Penangkapan tersebut dinilai keluarga tidak disertai bukti kuat serta memicu keresahan masyarakat melalui tindakan penyisiran aparat di permukiman warga yang berlangsung intens dan menimbulkan ketakutan luas.

baca juga: TPNPB Tegaskan Tidak Ada Pergantian Panglima Kodap XVI Yahukimo, Isu Beredar Disebut Hoaks

Pihak keluarga menyatakan proses penangkapan berlangsung tanpa penjelasan memadai mengenai dasar hukum maupun keterlibatan kedua warga tersebut dalam peristiwa tertentu, sehingga menimbulkan pertanyaan serius terkait prosedur penegakan hukum yang diterapkan di lapangan.

Berdasarkan keterangan keluarga, rangkaian peristiwa bermula sekitar pukul 21.00–22.00 WIT saat kebakaran melanda ruko Blok B, Dekai. Sekitar pukul 22.15 WIT warga berdatangan membantu pemadaman api, sementara patroli gabungan TNI–Polri mulai bergerak melakukan pengamanan kota sekitar pukul 22.20 WIT.

baca juga: TPNPB Klaim Pembakaran SMK Negeri 2 Dekai, Ancaman terhadap Guru dan Warga Picu Kekhawatiran Keamanan

Kemudian sekitar pukul 22.30 WIT aparat dilaporkan mulai menyasar sejumlah warga sipil. Pada pukul 22.38–22.40 WIT, Atios Sobolim dan Elipianus Esema diamankan. Keluarga menegaskan kedua warga tersebut keluar rumah untuk melihat kebakaran karena tempat tinggal mereka di Kompleks Pulau berdekatan dengan ruko Blok A dan B.

Pada Minggu (15/2/2026) sekitar pukul 14.50 WIT, tim gabungan TNI–Polri kembali melakukan penyisiran di Kompleks Pulau menggunakan lima kendaraan operasional dan memasuki sejumlah rumah warga.

Dalam kegiatan tersebut, aparat dilaporkan menyita barang milik warga seperti parang, kampak, sekop, serta peralatan tradisional berupa panah dan busur. Warga menilai tindakan tersebut menimbulkan tekanan psikologis dan rasa takut di tengah masyarakat yang masih terdampak peristiwa kebakaran.

Keluarga menegaskan Atios Sobolim dan Elipianus Esema merupakan warga sipil yang tidak memiliki keterkaitan dengan kelompok atau organisasi mana pun. Kehadiran keduanya di Kota Dekai disebut semata untuk membeli kebutuhan keluarga.

“Kami sudah berkomunikasi dengan pihak kepolisian untuk meminta pembebasan karena mereka murni masyarakat biasa,” ujar perwakilan keluarga korban dalam keterangan tertulisnya yang diterima tomei.id, Minggu, (15/2/2026).

Keluarga juga menyampaikan kekhawatiran terhadap proses pemeriksaan di ruang interogasi serta meminta aparat penegak hukum menjamin hak-hak hukum keduanya, termasuk pendampingan hukum dan perlakuan sesuai standar hukum yang berlaku.

Pihak keluarga mendesak Kapolres Yahukimo, AKBP Zet Salino, memberikan penjelasan resmi mengenai alasan penangkapan dan status hukum kedua warga tersebut serta memastikan proses hukum berjalan transparan, profesional, dan akuntabel.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Polres Yahukimo belum memberikan keterangan resmi terkait kronologi penangkapan maupun perkembangan pemeriksaan terhadap Atios Sobolim dan Elipianus Esema.

Peristiwa ini kembali menyoroti dinamika keamanan di Dekai yang kerap diwarnai operasi aparat pasca gangguan kamtibmas, sekaligus menegaskan pentingnya akuntabilitas, transparansi, dan perlindungan hak sipil dalam setiap tindakan penegakan hukum di wilayah tersebut. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Pemprov Papua Gelar 21 Gerakan Pangan Murah 2026, Sri Utami: Instrumen Kendalikan Inflasi Daerah

JAYAPURA, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi Papua akan melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM) di 21 titik…

48 menit ago

ASN Papua Tengah Tembus 2.300 Orang, BKPSDM Percepat Pembenahan Data dan Status Kepegawaian

NABIRE, TOMEI.ID | Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Provinsi Papua Tengah,…

54 menit ago

Kapolres Nabire Tegaskan Tak Pernah Terbitkan Izin Tambang Ilegal, Dorong Regulasi IPR Demi Kepastian Hukum

NABIRE, TOMEI.ID | Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu menegaskan bahwa kepolisian tidak pernah menerbitkan…

2 jam ago

Mahasiswa Ayosami Jayapura Tegas Tolak DOB Maisomara di Aifat Timur

JAYAPURA, TOMEI.ID | Ikatan Pemuda, Pelajar dan Mahasiswa Ayosami Jayapura menyatakan sikap tegas menolak rencana…

2 jam ago

Sertijab Dipimpin Bupati, Dokter Tebai Langsung Jalankan Lima Agenda Strategis Kesehatan

MAMBERAMO RAYA, TOMEI.ID | Bupati Mamberamo Raya Robby Wilson Rumansara memimpin serah terima jabatan Kepala…

2 jam ago

Plt Sekda Papua Tengah Tekankan Disiplin dan Akselerasi Kinerja Pejabat Eselon III–IV

NABIRE, TOMEI.ID | Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Provinsi Papua Tengah, Silwanus Sumule, menegaskan bahwa pejabat…

2 jam ago