Berita

Kendaraan Berpelat Luar Masih Beroperasi di Manokwari, Samsat Soroti Potensi Pajak Daerah

MANOKWARI, TOMEI.ID | Kendaraan berpelat nomor luar daerah masih bebas beraktivitas di Manokwari, sementara kewajiban pajaknya tetap mengalir ke daerah asal kendaraan. Kondisi ini disoroti UPT Samsat Manokwari karena berpotensi mengurangi optimalisasi penerimaan pajak kendaraan bagi daerah.

Kepala UPT Samsat Manokwari, Septinus Ullo, mengatakan pihaknya masih menghadapi persoalan kendaraan yang sehari-hari beroperasi di Manokwari, tetapi secara administrasi masih terdaftar di daerah lain.

Menurut Septinus, kondisi tersebut perlu mendapat perhatian karena kendaraan yang digunakan secara rutin di Manokwari turut memanfaatkan jalan dan fasilitas umum daerah, sementara pembayaran pajaknya masih tercatat sebagai penerimaan daerah asal.

“Kalau kendaraan digunakan di Manokwari, tetapi pajaknya dibayarkan di daerah asal, tentu menjadi persoalan bagi penerimaan daerah,” kata Septinus saat kegiatan pemeriksaan kendaraan bersama Satlantas Polres Manokwari, Kamis (27/8/2026).

Ia mendorong pemilik kendaraan yang telah lama digunakan di Manokwari untuk menyesuaikan administrasi kendaraannya sesuai ketentuan, termasuk mengurus proses mutasi maupun balik nama apabila memang telah memenuhi persyaratan.

Menurutnya, penanganan kendaraan berpelat luar daerah tidak dapat dilakukan hanya oleh Samsat. Diperlukan koordinasi lintas instansi antara Pemerintah Provinsi Papua Barat, kepolisian, dan pihak terkait lainnya agar pendataan serta penertiban kendaraan dapat berjalan lebih efektif.

Samsat juga mengingatkan adanya ketentuan administrasi bagi kendaraan berpelat nomor luar daerah yang telah digunakan di wilayah baru dalam jangka waktu tertentu. Pemilik kendaraan diharapkan tidak membiarkan status administrasi kendaraan berlarut-larut tanpa penyesuaian.

Persoalan kendaraan berpelat luar bukan hal baru di Manokwari. Dalam kegiatan pemeriksaan sebelumnya, Samsat juga menemukan kendaraan usaha dan kendaraan rental berpelat luar daerah yang masih beroperasi tanpa melakukan mutasi. Akibatnya, pembayaran pajak kendaraan tetap tercatat di daerah asal.

Selain persoalan kendaraan berpelat luar, kegiatan pemeriksaan juga diarahkan untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap kewajiban membayar pajak kendaraan bermotor. Samsat Manokwari sebelumnya mencatat sekitar 4.000 kendaraan masih memiliki tunggakan pajak.

Di lapangan, petugas turut menemukan sejumlah pelanggaran lalu lintas. Kanit Gakkum Satlantas Polres Manokwari, IPTU Albertus Laku, mengingatkan pengendara agar mematuhi aturan keselamatan, menggunakan helm, serta membawa dokumen kendaraan secara lengkap.

Bagi Samsat, persoalan tersebut bukan sekadar menyangkut pelat nomor kendaraan. Di dalamnya terdapat persoalan kepatuhan administrasi, optimalisasi penerimaan pajak, serta kesadaran pemilik kendaraan terhadap kewajibannya di daerah tempat kendaraan digunakan.

Samsat Manokwari berharap pemilik kendaraan berpelat luar yang telah lama beroperasi di wilayah tersebut segera menyesuaikan administrasi kendaraan sesuai ketentuan. Langkah itu dinilai penting agar pendataan kendaraan lebih tertib sekaligus mengoptimalkan penerimaan pajak daerah.

Dengan demikian, kendaraan yang setiap hari beraktivitas di Manokwari tidak hanya tercatat secara administratif, tetapi juga memberikan kontribusi terhadap daerah yang menyediakan jalan, fasilitas umum, dan infrastruktur yang digunakan masyarakat. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Kekeringan Ekstrem Melanda Kuyawagi, HIPMI Papua Pegunungan Serukan Bantuan Kemanusiaan

WAMENA, TOMEI.ID | Kekeringan ekstrem melanda kawasan Kuyawagi dan sejumlah wilayah sekitarnya di Papua Pegunungan…

2 jam ago

Definisi OAP Dibahas Kemendagri, Akia Wenda: Jangan Politisir Hak Orang Asli Papua

JAKARTA, TOMEI.ID | Pendefinisian dan pemaknaan Orang Asli Papua (OAP) kembali menjadi pembahasan pemerintah, Direktorat…

2 jam ago

Anggota DPR Papua Tengah Apresiasi Bantuan Gubernur Meki Rp5 Miliar untuk Gereja Damabagata

DEIYAI, TOMEI.ID | Anggota DPR Papua Tengah, Daerah Pemilihan (Dapil) 8 Deiyai, Maximus Takimai, mengapresiasi…

2 jam ago

HUT Asrama Yalimo di Manokwari Teguhkan Persatuan Mahasiswa: “Satu Asrama, Satu Tujuan”

MANOKWARI, TOMEI.ID | Mahasiswa Yalimo di Kota Studi Manokwari memperkuat persatuan dan solidaritas melalui ibadah…

3 jam ago

APINDO Dogiyai Dorong Kolaborasi, Program Pembangunan Pemprov Jangan Berhenti di Seremoni

DOGIYAI, TOMEI.ID | Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kabupaten Dogiyai mendorong seluruh elemen daerah memperkuat dukungan…

4 jam ago

15 Puskesmas di Dogiyai Jalankan CKG, Dinkes Pantau Layanan Kesehatan Gratis

DOGIYAI, TOMEI.ID | Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Dogiyai menggelar layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi…

4 jam ago