Kesiapan 90 Persen, Festival Media Papua ke-I Siap Digelar di Nabire

oleh -1471 Dilihat
Panitia dan Koordinator Bidang menggelar Diskusi Persiapan Pelaksaan Festival Media di Nabire, Selasa (6/1/2026). (Foto: Hubertus Gobai for tomei.id).

NABIRE, TOMEI.ID | Ketua Panitia Festival Media Se–Tanah Papua, Abeth Youw, menyatakan, persiapan pelaksanaan Festival Media se-tanah Papua pertama telah mencapai 90 persen dan terus dimatangkan oleh seluruh panitia.

Kegiatan berskala regional tersebut akan digelar di Nabire, Ibukota Provinsi Papua Tengah pada 13–15 Januari 2026 dengan melibatkan seluruh kuli tinta yang ada di 6 Provinsi di tanah Papua.

banner 728x90

baca juga: Fesmed ke-I Se-Tanah Papua akan Digelar 13–15 Januari 2026 di Nabire

“Festival media pertama ini siap kami selenggarakan di Ibu Kota Papua Tengah berkat dukungan Gubernur Papua Tengah serta semangat seluruh wartawan di Tanah Papua,” ujar Abeth Youw usai rapat panitia di Nabire, Selasa (6/1/2026).

Abeth menegaskan, festival ini tidak hanya diperuntukkan bagi kalangan jurnalis, tetapi juga terbuka bagi masyarakat umum, termasuk pelajar, mahasiswa, aktivis pemuda, dan pelaku UMKM.

“Kami mengajak para siswa, mahasiswa, aktivis, dan pelaku UMKM yang telah mendaftar melalui barcode maupun secara offline untuk terlibat aktif dalam kegiatan ini,” katanya.

Panitia menyiapkan sejumlah seminar dan diskusi tematik yang relevan dengan dunia pers dan isu-isu strategis di Tanah Papua. Kegiatan ini dirancang sebagai ruang pembelajaran, pertukaran gagasan, dan penguatan kapasitas bagi jurnalis maupun masyarakat yang terlibat dalam ekosistem media.

Topik yang akan dibahas meliputi kebebasan pers, perlindungan sumber daya alam, isu-isu lingkungan, keamanan digital dan jurnalisme damai, sosialisasi KUHP dan KUHAP terbaru, teknik peliputan di kawasan taman nasional, penguatan hak orang asli Papua, deforestasi hutan dan eksistensi masyarakat adat, keamanan jurnalisme bagi pelapor korupsi, liputan investigasi, peran sosial dan komite keselamatan jurnalis, pengelolaan media sosial, serta pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam praktik jurnalistik.

Festival media ini diharapkan menjadi ruang edukasi publik sekaligus forum kolaborasi antarjurnalis, komunitas, dan pelaku media di Tanah Papua untuk memperkuat literasi informasi bersama serta memperluas partisipasi masyarakat luas. [*].

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.