Berita

Ketua I DPRD Kota Jayapura Terima Rekomendasi Kajian Ilmiah ISMEI Wilayah XI

JAYAPURA, TOMEI.ID | Ketua I DPRD Kota Jayapura, Max Karubaba, menerima secara resmi dokumen rekomendasi hasil kajian ilmiah dari mahasiswa lima kampus yang tergabung dalam Ikatan Senat Mahasiswa Ekonomi Indonesia (ISMEI) Wilayah XI Maluku–Papua.

Prosesi penyerahan berlangsung dalam suasana akademik di Aula Susteran Maranatha, Perumnas I Waena, Kota Jayapura, Rabu (19/11/2025).

Dalam sambutannya, Max Karubaba menyampaikan penghargaan atas inisiatif mahasiswa menggelar forum ilmiah yang membahas isu-isu ekonomi di kawasan timur Indonesia. Ia mengaku memiliki hubungan emosional dengan ISMEI karena pernah menjadi bagian dari organisasi tersebut saat menempuh pendidikan tinggi.

“Saya juga dulu anggota ISMEI, jadi hadir di sini rasanya seperti kembali ke rumah,” ujarnya.

Max hadir mewakili DPRD Kota Jayapura untuk memaparkan materi terkait Proyek Strategis Nasional (PSN) dan dampaknya bagi percepatan pembangunan ekonomi di Indonesia Timur. Ia menilai pemahaman mahasiswa terhadap arah kebijakan nasional menjadi kunci agar mereka mampu berperan aktif ketika berbagai program strategis diimplementasikan di daerah.

“Saya ingin memperkuat pemahaman tentang bagaimana PSN ini hadir di masyarakat. Mahasiswa ekonomi perlu mempersiapkan diri supaya ketika kebijakan turun, kita siap menyambutnya,” katanya.

Ia menegaskan pentingnya sinergi antara mahasiswa, pemerintah, dan lembaga legislatif untuk memastikan pembangunan berjalan terarah dan merata.

“Kolaborasi adalah kunci. Kita harus siap bekerja sama dengan pemerintah untuk mendorong pembangunan di wilayah Timur,” tambahnya.

Max memastikan bahwa dokumen rekomendasi yang diserahkan mahasiswa tidak hanya dicatat, tetapi juga diteruskan kepada lembaga yang berwenang di berbagai tingkatan pemerintahan.

“Rekomendasi ini akan kami sampaikan ke DPRD Kabupaten/Kota, Provinsi, hingga DPR RI. Fraksi-fraksi harus ikut mendorong supaya pembangunan di Timur semakin diprioritaskan,” tegasnya.

Pada bagian akhir, ia menekankan bahwa pembangunan fisik harus diimbangi dengan peningkatan kapasitas manusia.

“Infrastruktur penting, tetapi kualitas SDM harus ditingkatkan. Supaya masyarakat benar-benar merasakan manfaat dari program strategis nasional,” tutupnya. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Pemuda KINGMI Serukan Generasi Muda Paniai Jauhi Miras, Narkoba dan Perilaku Berisiko

PANIAI, TOMEI.ID | Departemen Pemuda Gereja Kemah Injil (KINGMI) di Tanah Papua menggelar longmarch damai…

21 jam ago

Dies Natalis ke-1 Mepa Boarding School, Pemprov Papua Tengah Dorong Penguatan Pendidikan dan Karakter

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah mendorong Mepa Boarding School memperkuat fondasi pendidikan,…

21 jam ago

Polda Papua Tengah Kerahkan Ditreskrimum Usut Penyerangan Anggota Polsek Kamuu

DOGIYAI, TOMEI.ID | Polda Papua Tengah mengerahkan tim Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) untuk membantu…

21 jam ago

Perubahan APBD Dogiyai 2026 Diuji: Jangan Besar di Atas Kertas, Kecil Manfaat di Kampung

DOGIYAI, TOMEI.ID | DPRK Dogiyai bersama Pemerintah Kabupaten Dogiyai membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang…

22 jam ago

70 Suspek Campak di Manokwari, Mince Wilil Dorong Respons Cepat dan ORI 95 Persen

MANOKWARI, TOMEI.ID | Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari, Mince Wilil, menekankan…

1 hari ago

Macuan Perkuat Respons KLB Campak, ORI Ditargetkan Capai 95 Persen

MANOKWARI, TOMEI.ID | Puskesmas Macuan, Distrik Masni Utara, Kabupaten Manokwari, Papua Barat, memperkuat kesiapan penanggulangan…

1 hari ago