Berita

Keuskupan Jayapura Akan Tahbiskan Tiga Imam Baru, Uskup You Ajak Keluarga Papua Jadi Sumber Panggilan Gereja

JAYAPURA, TOMEI.ID | Keuskupan Jayapura akan menahbiskan tiga imam baru dalam Perayaan Ekaristi Tahbisan Imam yang dijadwalkan berlangsung di Gereja Katedral Kristus Raja, Dok V Jayapura, pada Minggu, 23 November 2025.

Perayaan tahbisan akan dipimpin langsung oleh Uskup Keuskupan Jayapura, Mgr. Yanuarius Theofilus Matopai You, dan diperkirakan dihadiri ribuan umat yang datang memberi dukungan dan doa.

Dalam arahannya menjelang tahbisan, Uskup You menegaskan bahwa imamat bukanlah sekadar seremoni, melainkan kelanjutan dari karya keselamatan yang diwariskan oleh Yesus Kristus.

“Imamat Katolik selalu ditahbiskan untuk keselamatan manusia. Inilah inti pelayanan kami,” tegasnya dalam press rilis resmi penahbisan tiga imam baru Keuskupan Jayapura yang akan dilaksanakan pada Minggu, sebagaimana diterima redaksi pada Jumat, 21 November 2025.

Uskup You juga menyampaikan pesan mendalam mengenai peran penting keluarga Katolik Papua sebagai tempat pertama lahirnya panggilan hidup bakti. Ia menegaskan bahwa keluarga harus menjadi “seminari kecil”, tempat pembinaan iman yang konsisten dan penuh kasih.

“Panggilan menjadi imam, menjadi suster, menjadi frater itu datang dari keluarga, dari orang tua,” ujarnya.

Dengan nada hangat, Uskup You mendorong keluarga Katolik agar tidak takut memiliki banyak anak. Semakin banyak anggota keluarga, semakin besar pula kemungkinan satu atau dua anak terpanggil melayani Gereja. Pertumbuhan jumlah umat, lanjutnya, menuntut kehadiran lebih banyak imam untuk memenuhi kebutuhan pelayanan rohani.

“Umat ini terus bertambah. Mereka punya hak untuk mendapat pelayanan rohani. Maka kebutuhan akan imam juga harus bertambah,” tandasnya.

Tahbisan kali ini memiliki makna istimewa karena dua dari tiga calon imam merupakan putra asli Papua, menunjukkan semakin suburnya panggilan lokal di keuskupan.

Ketiga calon imam yang akan ditahbiskan adalah: RD. Weakti Rufino Emanuel Kossay (Wamena/Sentani), RD. Yufensius Wabiaman Aituru (Asmat), dan
RP. Ambrosius Weke, OFM (Manggarai Barat).

Ketiganya telah melewati perjalanan formasi panjang, mulai dari Seminari Menengah, formasi rohani, Tahun Orientasi Rohani (TOR), penugasan pastoral di paroki pedalaman dan perkotaan, hingga tahbisan diakon pada 15 Juni 2025 di Seminari Menengah St. Fransiskus Asisi. Proses ini menjadi fondasi bagi mereka untuk memasuki pelayanan sebagai gembala umat.

Penahbisan pada Minggu mendatang disambut penuh suka cita oleh umat di seluruh Keuskupan Jayapura. Kehadiran tiga imam baru ini dipandang sebagai harapan segar bagi peningkatan pelayanan pastoral, pendidikan iman, serta karya kasih Gereja di Tanah Papua.

Dengan momentum ini, Keuskupan Jayapura semakin optimis menjaga keberlanjutan pelayanan rohani bagi umat yang terus bertumbuh. Tiga imam baru tersebut diharapkan menghadirkan damai, kasih, dan sukacita Injil dalam setiap karya pelayanan mereka. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Meki Nawipa Tegaskan Papua Harus Dibangun Bersama: “Satu untuk Enam, Enam untuk Satu”

TIMIKA, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menegaskan bahwa pembangunan Papua harus dijalankan secara…

3 menit ago

Mahasiswa Dogiyai di Manokwari Turun Jalan, Desak Pengusutan Penembakan Warga Sipil di Papua Tengah

MANOKWARI, TOMEI.ID | Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Dogiyai (IPMADO) di Manokwari menggelar aksi mimbar bebas…

15 jam ago

Pusat dan Daerah Perkuat Komitmen Tata Kelola Dana Otsus Papua untuk Kesejahteraan Masyarakat

TIMIKA, TOMEI.ID | Pemerintah Pusat bersama enam gubernur dan pimpinan daerah se-Tanah Papua memperkuat komitmen…

15 jam ago

Pimpinan dan Staf Satpol PP Dogiyai Melayat ke Rumah Duka Yohanes Kotouki

DOGIYAI, TOMEI.ID | Pimpinan beserta staf Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Dogiyai…

15 jam ago

“Tong Izin Balik Pulang”: Salam Perpisahan Bima Ragil Tinggalkan Haru untuk Persipura dan Papua

JAYAPURA, TOMEI.ID | Gelandang Persipura Jayapura, Bima Ragil, menyampaikan pesan emosional yang diduga menjadi salam…

15 jam ago

26 Tahun Otsus Papua, Meki Nawipa Kritik Ego Elite dan Buruknya Tata Kelola Data Pembangunan

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, melontarkan evaluasi keras terhadap pelaksanaan Otonomi Khusus…

15 jam ago