Berita

KMK Uncen Gembleng Mental dan Kepemimpinan Mahasiswa Lewat LDK I 2026

JAYAPURA, TOMEI.ID | Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Keluarga Mahasiswa Katolik (KMK) Santo Alexander Universitas Cenderawasih (Uncen) menggelar Latihan Dasar Kepemimpinan Tingkat I (LDK I) Tahun 2026 di Aula Gedung Kabesma Uncen, Perumnas III Waena, Kota Jayapura, Papua, Jumat (15/5/2026).

‎Kegiatan bertema “Bertumbuh Dalam Iman, Bersatu Dalam Cinta Kasih, Persaudaraan” itu menjadi ruang pembinaan awal bagi mahasiswa Katolik Uncen untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan, mental organisasi, serta kemampuan komunikasi di tengah menurunnya minat mahasiswa terhadap dunia organisasi kampus.

‎LDK I yang berlangsung selama dua hari, 15–16 Mei 2026, diikuti lebih dari 40 anggota baru KMK Uncen dan turut dihadiri para senior alumni serta pengurus organisasi mahasiswa.

‎Panitia menghadirkan enam materi utama yang difokuskan pada penguatan karakter dan pengembangan soft skill mahasiswa, yakni Analisis SWOT oleh Lamoctar Unnu, Public Speaking oleh Agustina G. Omba, Teknik Dasar Surat-Menyurat oleh Marthen Apay, Teknik Merancang Kegiatan oleh Maximus Wamenareyau, Manajemen Kepemimpinan oleh Erson T. Kalka, serta materi Pentingnya Organisasi oleh Yasmen Yalegese, S.Kep.

‎Kegiatan dibuka secara resmi oleh Binius Kakyarmabin yang juga melakukan pemasangan papan nama kepada peserta sebagai simbol resmi bergabung menjadi anggota KMK Uncen.

‎Dalam sambutannya, Binius menyoroti fenomena menurunnya semangat berorganisasi di kalangan mahasiswa generasi 2020 ke atas yang dinilai semakin pasif dalam aktivitas kemahasiswaan.

‎Menurutnya, organisasi merupakan ruang penting bagi mahasiswa untuk membentuk karakter, mentalitas, dan kemampuan kepemimpinan yang tidak sepenuhnya diperoleh dalam proses belajar formal di ruang kuliah.

“Mahasiswa harus aktif berorganisasi agar mampu mengembangkan kemampuan diri, mentalitas, dan pengalaman kepemimpinan,” ujarnya.

‎Ia menjelaskan, jenjang pembinaan organisasi mahasiswa Katolik dimulai dari tingkat angkatan, Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ), UKM fakultas dan universitas, KMK, hingga Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) di tingkat ekstra kampus.

‎Binius juga mendorong peserta agar memiliki arah dan target organisasi yang jelas sejak dini, termasuk mempersiapkan diri menjadi pemimpin mahasiswa di masa mendatang.

‎”Mahasiswa harus mengikuti proses organisasi dari tingkat dasar supaya benar-benar memahami dinamika organisasi dan memiliki mentalitas yang kuat,” katanya.

‎Sementara itu, Ketua Panitia LDK I, Opinus Sani, mengatakan pelaksanaan kegiatan tersebut dapat terlaksana berkat dukungan lembaga kampus, pengurus KMK, serta para senior alumni.

‎Ia mengakui panitia menghadapi berbagai tantangan selama proses persiapan, mulai dari aspek dukungan, motivasi, hingga kesiapan teknis. Namun seluruh panitia tetap berkomitmen menyukseskan kegiatan hingga berjalan dengan baik.

‎”Kami berharap peserta tetap semangat mengikuti seluruh proses hingga nanti bisa lanjut ke LDK II,” ujar Opinus.

‎Di tempat yang sama, Ketua KMK Uncen periode 2025–2026, Aldonius Almung, menegaskan bahwa LDK I bukan sekadar agenda seremonial kaderisasi, melainkan tahapan awal pembentukan karakter dan kepemimpinan mahasiswa Katolik di lingkungan Universitas Cenderawasih.

‎”Peserta yang mengikuti LDK I ini nantinya menjadi anggota aktif, sedangkan setelah mengikuti LDK II mereka akan dinyatakan sebagai kader KMK Uncen,” jelas Aldonius.

‎Ia menilai KMK Uncen selama ini menjadi wadah pembinaan yang independen dalam mempersiapkan generasi muda Papua agar mampu tampil sebagai pemimpin masa depan.

‎Menurut Aldonius, perubahan sistem kampus dari perguruan tinggi negeri menuju Badan Layanan Umum (BLU) turut membawa tantangan tersendiri bagi keberlangsungan organisasi kemahasiswaan. Meski demikian, dukungan pihak kemahasiswaan kampus dinilai masih menjadi penopang penting bagi aktivitas organisasi mahasiswa.

‎”Kami berharap ke depan organisasi mahasiswa, khususnya KMK Uncen, dapat lebih diperhatikan dan didukung,” tutupnya. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Sekda Papua Tengah Soroti Serapan APBD 2026 Baru 33,37 Persen

NABIRE, TOMEI.ID | Plt Sekretaris Daerah Papua Tengah, Silwanus Sumule, menyoroti rendahnya realisasi Anggaran Pendapatan…

38 menit ago

Serapan APBD Baru 24,22 Persen, Bapperida Papua Tengah Desak OPD Percepat Program

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi Papua Tengah menyoroti rendahnya realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah…

1 jam ago

TPNPB Klaim Operasi di Yahukimo, Sebut 8 Warga Ditangkap dan Ternak Tertembak

DEKAI, TOMEI.ID | Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB mengklaim operasi aparat TNI-Polri di Kompleks Braza,…

3 jam ago

IMPPETANG Se-Indonesia Dilantik, DPRD Soroti Absennya Pemkab Pegunungan Bintang

JAYAPURA, TOMEI.ID | Pengurus Ikatan Mahasiswa dan Pelajar Pegunungan Bintang (IMPPETANG) Se-Indonesia periode 2026–2027 resmi…

4 jam ago

Yosua Douw Terbitkan Buku Papua dari Hati ke Hati, Persembahkan untuk Literasi Papua

KARUBAGA, TOMEI.ID | Intelektual muda Papua, Dr. Yosua Noak Douw, S.Sos, M.Si, MA, menerbitkan buku…

17 jam ago

Dinsos Papua Pegunungan Siapkan Beras Murah, Mulai Dijual Besok

WAMENA, TOMEI.ID | Dinas Sosial Provinsi Papua Pegunungan mulai menjual beras murah bagi masyarakat, Kamis…

17 jam ago