Berita

KNPB Manokwari Siapkan Mimbar Bebas, Angkat Isu “Papua Zona Darurat Militer dan Kemanusiaan”

MANOKWARI, TOMEI.ID | Badan Pengurus Wilayah Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Mnukwar menjadwalkan aksi mimbar bebas bertema “Papua Zona Darurat Militer dan Kemanusiaan” pada Sabtu (15/8/2026) di depan Mba’Mar, kawasan Kampus Universitas Papua (UNIPA), Manokwari, Papua Barat.

Aksi tersebut dijadwalkan mulai jam delapan hingga selesai. Rencana kegiatan itu tercantum dalam surat pemberitahuan KNPB Mnukwar yang diterbitkan di Mnukwar pada 13 Agustus 2026.

Ketua Badan Pengurus Wilayah KNPB Mnukwar, Alexander Nekenem, tercantum sebagai penanggung jawab kegiatan dalam surat pemberitahuan tersebut.

Dalam surat itu, KNPB Mnukwar menyatakan akan menjadikan mimbar bebas sebagai ruang untuk menyampaikan pandangan dan aspirasi organisasi terkait sejumlah persoalan yang dinilai berkaitan dengan kondisi Papua.

Isu yang akan diangkat mencakup sejarah politik Papua, hak asasi manusia, keamanan, kemanusiaan, investasi, serta kondisi masyarakat Papua. Berbagai isu tersebut merupakan pokok pandangan dan sikap yang hendak disampaikan KNPB dalam kegiatan tersebut.

KNPB Mnukwar juga mengajak sejumlah elemen masyarakat untuk terlibat dalam kegiatan, mulai dari tokoh adat, gereja, pemuda, perempuan, mahasiswa, nelayan, buruh, petani hingga masyarakat Papua yang berada di dalam maupun luar negeri.

Dalam pelaksanaan aksi, peserta juga diserukan menggunakan atribut budaya masyarakat Papua. Penggunaan atribut tersebut disebut sebagai bagian dari penyampaian identitas dan pesan dalam kegiatan mimbar bebas.

KNPB Mnukwar menyatakan kegiatan tersebut diarahkan sebagai ruang penyampaian aspirasi secara terbuka. Organisasi itu juga menyampaikan harapan agar berbagai persoalan Papua dapat dibicarakan dan dicari penyelesaiannya melalui cara-cara yang damai dan bermartabat.

Meski demikian, jumlah peserta yang akan hadir dalam aksi tersebut belum dapat dipastikan. Perkembangan mengenai pelaksanaan kegiatan, termasuk situasi di lapangan, baru dapat diketahui setelah aksi berlangsung pada Sabtu (15/8/2026).

Dengan demikian, tema “Papua Zona Darurat Militer dan Kemanusiaan” dalam kegiatan tersebut merupakan tema dan sikap yang diusung KNPB Manokwari sebagai bagian dari penyampaian aspirasi dan pandangan organisasi.

Hingga berita ini terbit, redaksi tomei.id belum memperoleh konfirmasi dari TNI, Polri maupun pihak terkait. Redaksi tetap membuka ruang klarifikasi untuk menjaga keberimbangan pemberitaan. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Pemprov Papua Tengah Rekrut Petugas Lapangan, Percepat Verifikasi Data OAP di Delapan Kabupaten

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah akan merekrut petugas lapangan untuk mempercepat pendataan,…

2 menit ago

Kemendagri Apresiasi Kinerja Paniai Perkuat Akses dan Mutu Pendidikan

PANIAI, TOMEI.ID | Komitmen Pemerintah Kabupaten Paniai memperkuat akses dan kualitas pendidikan mendapat apresiasi dari…

15 menit ago

Deinas Geley Terima Penghargaan Terbaik I Program 3 Juta Rumah untuk Papua Tengah

NABIRE, TOMEI.ID | Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, menerima penghargaan Terbaik I Pemerintah Daerah…

28 menit ago

LBH GIDI Resmi Diluncurkan, Perkuat Akses Bantuan Hukum bagi Masyarakat Rentan

JAYAPURA, TOMEI.ID | Gereja Injili di Indonesia (GIDI) resmi meluncurkan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) GIDI…

47 menit ago

Respons El Nino, Pemprov Papua Pegunungan Salurkan 17 Ton Bantuan Pangan ke Jayawijaya

WAMENA, TOMEI.ID | Sebagai langkah cepat memenuhi kebutuhan pangan warga sekaligus menekan risiko krisis pangan…

58 menit ago

DPR Papua Tengah Desak Kapolda Jelaskan Perkembangan Kasus Dogiyai

NABIRE, TOMEI.ID | Wakil Ketua I DPR Papua Tengah, Diben Elaby, meminta Kapolda Papua Tengah…

1 hari ago