Berita

Kodim Nabire Dorong Kemandirian Ekonomi Melalui Lahan Pangan Terpadu di Kampung Biha

NABIRE, TOMEI.ID | Kodim 1705/Nabire meningkatkan ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi masyarakat melalui pengembangan lahan pangan terpadu di Kampung Biha, Distrik Makimi, Legari SP 1. Program yang berjalan pada Rabu, 26 November 2025, ini menjadi bentuk nyata kolaborasi TNI bersama masyarakat dalam memperkuat sektor pangan di Kabupaten Nabire.

Pelaksanaan kegiatan melibatkan Koramil 1705-02/Napan dengan pengawasan langsung Dandim 1705/Nabire serta kendali lapangan oleh Danramil 1705-02/Napan, Letnan Satu Inf La Samute. Babinsa turut hadir mendampingi masyarakat dalam setiap tahapan program sebagai langkah mendorong partisipasi, gotong royong, dan kesinambungan pengelolaan lahan.

Program pangan terpadu tersebut berfokus pada lima sektor utama, dimulai dari peternakan ayam yang menjadi sumber protein hewani sekaligus membuka peluang usaha bagi peningkatan pendapatan rumah tangga.

Selain itu, budidaya ikan lele dan mujair dikembangkan melalui kolam yang dikelola bersama warga sebagai sumber pangan alternatif dan sarana penguatan ekonomi lokal.

Di sektor tanaman pangan, penanaman jagung diproyeksikan sebagai komoditas strategis untuk memperkuat suplai kebutuhan pokok masyarakat, sementara pengolahan dan penanaman padi diarahkan guna menjaga ketersediaan beras lokal melalui pengelolaan lahan secara bertahap dan berkelanjutan.

Adapun sektor hortikultura turut menjadi perhatian, dengan pengembangan sayur dan buah sebagai upaya meningkatkan gizi masyarakat sekaligus memberikan nilai ekonomi dari hasil panen.

Dandim 1705/Nabire menyampaikan bahwa program ini tidak hanya menyasar penanaman komoditas pangan, namun juga menjadi investasi jangka panjang bagi kesejahteraan warga.

“Program ini bukan sekadar penanaman pangan, tetapi investasi strategis bagi ketahanan ekonomi masyarakat. Kami berharap dampaknya dapat dirasakan langsung oleh warga Kampung Biha,” ujarnya.

Danramil 1705-02/Napan, Letnan Satu Inf La Samute, turut menegaskan pentingnya pendampingan lanjutan agar program berjalan efektif dan memberikan hasil maksimal.

“Kami memastikan kegiatan ini berjalan terarah dan berkelanjutan. Pendampingan jangka panjang sangat penting untuk memperkuat sektor pangan sehingga masyarakat Makimi semakin mandiri,” tuturnya.

Melalui pendekatan terpadu berbasis pertanian, perikanan, dan peternakan, Kodim 1705/Nabire menempatkan fondasi pembangunan ekonomi rakyat yang inklusif dan berkelanjutan.

Program ini diharapkan menjadi motor penggerak kemandirian pangan sekaligus peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kampung Biha dan wilayah sekitarnya. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Polda Papua Barat Tetapkan Dua Tersangka Kematian Presenter TVRI Yanto Idorway

MANOKWARI, TOMEI.ID | Polda Papua Barat menetapkan dua orang berinisial D dan P sebagai tersangka…

12 jam ago

Perdana Ikut Kriyanusa 2026, Dekranasda Deiyai Bawa Noken dan Kerajinan Khas ke Panggung Nasional

JAKARTA, TOMEI.ID | Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Deiyai untuk pertama kalinya membawa produk…

13 jam ago

Dari Buku ke Diskusi, IPM-IDAKI Gerakkan Budaya Literasi di Kampung Harapan

NABIRE, TOMEI.ID | Ikatan Pelajar dan Mahasiswa/Mahasiswi Idadagi Kigamani (IPM-IDAKI) kembali menggelar kegiatan Lapak Baca…

21 jam ago

Kurikulum Harus Berakar pada Kehidupan Anak, Bukan Sekadar Aturan dari Jauh

Oleh: Yudas Degei Pendidikan adalah hak setiap anak, di mana pun ia dilahirkan dan dalam…

1 hari ago

Waket II DPR Papua Tengah Soroti Pendidikan dan Pertanian Usai Peresmian PLTS di Puncak

PUNCAK, TOMEI.ID | Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Papua Tengah, Dr. Drs. Petrus…

1 hari ago

PT Freeport Indonesia Bawa Talenta Musisi Papua ke Panggung Asian Games 2026

NAGOYA, TOMEI.ID | Musisi asal Papua, Nowela Mikhelia, Bona Pascal, Nobo Idol, dan Boii Soa…

1 hari ago